Ni
Blog Universitas Komputer Indonesia

Sunblock Bayi dan Cara-cara Melindungi Anak dari Matahari

Sunblock Bayi dan Cara-cara Melindungi Anak dari Matahari
Memasuki musim panas atau musim kemarau, Anda mungkin semakin khawatir bagaimana cara melindungi anak dari paparan sinar matahari yang berbahaya. Anda mungkin juga sudah banyak mendengar saran dari orang-orang mengenai pemakaian sunblock bayi untuk melindungi kulit buah hati dari radikal bebas. Namun, sudah yakinkah Anda menggunakannya dan apakah itu cukup memberi perlindungan maksimal. 
Penggunaan sunblock bayi hanya salah satu cara untuk melindungi kulit anak dari paparan sinar matahari yang berbahaya. Masih banyak cara lain yang bisa dan sebaiknya Anda lakukan untuk mengoptimalkan perlindungan kepada si kecil. 
Berikut ini adalah beragam cara yang dapat Anda tempuh untuk memberi perlindungan kepada sang buah hati. Tentu saja penggunaan sunblock bayi ada di antaranya.
 
1. Pilih Pakaian yang Tepat 
Pakaian sebenarnya merupakan bentuk pelindung matahari yang paling bagus untuk bayi. Pakaian yang menutupi kulit bayi dapat melindungi kulit bayi dari kerentanan terkena paparan berlebih. Namun, tentu tidak semua pakaian cocok untuk menjadi pelindung sinar matahari bagi bayi. Pakaian yang direkomendasikan adalah jenis pakaian yang longgar dan berbahan dingin. Anda juga patut mencari tahu bahan pakaian yang memiliki UPF 50 karena dapat menghalangi 98 persen sinar matahari. 
 
2. Jangan Lupakan Topi 
Pakaian hanya melindungi bagian badan sang buah hati. Namun, kepala dan rambut bayi juga memerlukan perlindungan dari sinar matahari! Untuk itu, jangan lupa untuk selalu memakaikan topi kepada sang buah hati tiap kali hendak keluar. Pilihlah topi bertepi lebar untuk memberi perlindungan yang baik bagi wajah, leher, mata, sampai telinga anak. Anda juga perlu memilih ukuran topi yang tepat, tidak kebesaran maupun kekecilan, agar penglihatan dan pendengaran bayi tidak terhalang oleh keberadaannya.
 
3. Pertimbangkan Kacamata Hitam 
Kaca mata hitam bukan hanya untuk orang dewasa. Saat ini pun telah banyak diproduksi kacamata hitam yang diperuntukkan untuk bayi dengan ukuran yang telah disesuaikan. Anda patut mempertimbangkan penggunaan kacamata hitam untuk si kecil sebagai pelindung mata. Dengan memakai kacamata hitam, bagian mata anak Anda bisa terlindungi dari paparan sinar matahari yang dapat merusak penglihatan. Pastikan kacamata hitam yang nantinya Anda pilih menawarkan perlindungan UVA dan UVB bagi bayi. 
 
4. Gunakan Sunblock Bayi Secukupnya 
Tentu saja sunblock bayi dapat menjadi senjata ampuh untuk melawan radikal bebas yang terpapar oleh sinar matahari. Namun, penggunaan tabir surya untuk bayi ini tidak boleh berlebihan. Anda bisa memakaikan sunblock bayi di atas SPF 30 secara tipis-tipis di bagian kulit yang tidak terlindungi pakaian. Ingatlah pula, sunblock bayi hanya direkomendasikan untuk anak di atas usia 6 bulan. Jika bayi Anda belum mencapai usia tersebut, sebaiknya hindari penggunaan tabir surya ini. 
 
5. Hindari Waktu Krusial 

Redakan niat Anda untuk mengajak sang buah hati jalan-jalan apabila sinar matahari sedang menyengat. Inilah cara terbaik untuk memberi perlindungan kepada kulit si kecil, tanpa upaya perlengkapan tambahan. Anda mungkin bertanya-tanya, manakah waktu terbaik untuk mengajak si kecil jalan-jalan? Sedikit contekan bagi Anda, sinar matahari paling menyengat pada pukul 10 pagi sampai 4 sore. Di luar jam tersebut, Anda bisa lebih leluasa mengajak buah hati berjalan-jalan, tanpa perlu memakai sunblock bayi ataupun pakaian pelindung khusus. 

Memakai sunblock bayi hanyalah salah satu cara yang dapat Anda pilih untuk melindungi kulit anak dari sinar matahari. Anda pun harus sering mengoleskan sunblock bayi secara berulang jika jangka waktu pemakaian sudah mencapai 2—3 jam. Namun tentunya, berbagai cara lain yang dapat meminimalkan paparan sinar matahari perlu Anda pertimbangkan. 

Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Selasa, 09 Maret 21 - 09:47 WIB
Dalam Kategori : SUNBLOCK BAYI
Dibaca sebanyak : 52 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback