Ni
Blog Universitas Komputer Indonesia

Perlukah Memakai Kacamata Anti Radiasi?

 Perlukah Memakai Kacamata Anti Radiasi?
Rata-rata pekerja kantor menghabiskan 1.700 jam per tahun di depan layar komputer. Dan itu hanya saat berada di kantor, sedangkan banyak orang yang juga kecanduan menggunakan ponsel sepanjang hari. Sehingga muncul kacamata anti radiasi, namun apakah berpengaruh?
 
Semua waktu yang Anda habiskan di depan layar tampaknya memiliki berbagai efek buruk pada tubuh dan pikiran, seperti ketegangan mata, sakit kepala, dan insomnia. Untuk mengatasi masalah tersebut, banyak orang yang menggunakan sepasang kacamata komputer, yang juga disebut kacamata pemblokir cahaya biru atau kacamata anti radiasi, yang menjanjikan segalanya mulai dari menghilangkan ketegangan mata hingga membantu Anda tidur lebih nyenyak.
 
Kacamata anti radiasi adalah kacamata yang dapat menyaring cahaya biru. Kacamata tersebut memiliki bahan penyaring atau lapisan permukaan pada lensa yang menghalangi sebagian cahaya biru, sehingga banyak orang menggunakannya untuk mengurangi eksposur mereka pada cahaya tersebut.
 
Dokter dan peneliti sebagian besar berfokus pada dua masalah yang muncul dari waktu layar yang terus berkembang: ketegangan mata digital dan paparan cahaya biru. Menurut American Optometric Association, ketegangan mata digital adalah "sekelompok masalah terkait mata dan penglihatan yang diakibatkan oleh penggunaan komputer, tablet, e-reader, dan ponsel dalam waktu lama." Masalah tersebut berkisar dari penglihatan kabur dan mata kering, hingga sakit kepala dan sakit leher.
 
Dengan menatap layar sepanjang hari, Anda juga terpapar gelombang cahaya biru, yang konon menyebabkan banyak sekali masalah. Ada bukti yang bertentangan tentang bagaimana paparan cahaya biru memengaruhi mata Anda, tetapi dokter dan penelitian sepakat bahwa hal itu mempengaruhi ritme sirkadian Anda. Apa itu cahaya biru?
 
Semua cahaya tampak yang kita lihat mengandung seluruh spektrum pelangi, dari merah hingga ungu. Dalam spektrum itu terdapat gelombang cahaya biru, yang dikatakan membantu Anda tetap waspada dan bersemangat. Setiap sumber cahaya tampak mengeluarkan gelombang cahaya biru, baik itu matahari, layar sentuh, atau bola lampu.
 
Manusia mendapatkan banyak gelombang cahaya biru setiap hari dari matahari, tetapi setelah gelap biasanya manusia masih terpapar dari banyak sumber buatan. Saat matahari terbenam, kekurangan cahaya memberi sinyal pada tubuh Anda untuk mulai memproduksi melatonin, hormon yang bertanggung jawab membuat Anda tertidur.
 
Sebelum munculnya cahaya buatan, matahari mengatur jadwal tidur Anda. Sementara paparan gelombang cahaya apapun setelah gelap menunda produksi melatonin tubuh Anda, gelombang cahaya biru bisa sangat bermasalah karena membuat Anda tetap terjaga dan waspada. Di sisi lain, cahaya biru dapat membantu Anda mengatasi masalah tidur dengan mengganggu ritme sirkadian Anda yang biasa.
 
Haruskah Anda menggunakan kacamata anti radiasi? Hal itu tergantung apakah Anda ingin atau perlu melihat ponsel Anda setelah gelap, dan mengalami kesulitan tidur?
 
Terdapat banyak bukti bahwa cahaya biru memengaruhi saat tubuh Anda membuat melatonin, jadi jika Anda menggunakan layar lama setelah matahari terbenam, kacamata anti radiasi mungkin membantu menghentikan Anda begadang lebih lama dari yang Anda inginkan.
 
Kacamata anti radiasi mungkin membantu. Namun jika Anda khawatir tentang bagaimana komputer dan layar pemancar cahaya biru lainnya mempengaruhi mata Anda, Anda dapat menemukan cara lain tanpa kacamata khusus. Jika Anda merasa mata Anda bermasalah karena, segera kunjungi dokter mata.
 
Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Kamis, 10 Desember 20 - 16:05 WIB
Dalam Kategori : KESEHATAN MATA, PENYAKIT MATA, GANGGUAN PENGLIHATAN
Dibaca sebanyak : 152 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback