Ni
Blog Universitas Komputer Indonesia

Penyakit Jantung Asianotik: Kondisi Cacat Jantung Bawaan Lahir

Penyakit Jantung Asianotik: Kondisi Cacat Jantung Bawaan Lahir
Penyakit jantung asianotik merupakan kondisi yang timbul sejak lahir. Penyakit tersebut mempengaruhi bagian dinding atrium atau ventrikel jantung, katup jantung, dan pembuluh-pembuluh darah yang besar. Meskipun bisa menghambat bagian tersebut, penyakit jantung asianotik tidak menghambat jumlah darah atau oksigen yang dialirkan di dalam tubuh penderita.
 
Gejala
Seseorang yang menderita penyakit jantung asianotik akan mengalami gejala berikut:
  • Tubuh terasa lelah dengan mudah.
  • Pucat.
  • Berkeringat dalam jumlah yang berlebihan.
  • Tubuh membiru (di beberapa bagian dan jarang dialami).
  • Detak jantung bergerak lebih cepat.
  • Bernafas dengan cepat.
  • Sesak nafas.
  • Infeksi paru-paru yang terjadi secara berkali-kali.
Penyebab
Berikut adalah beberapa kondisi yang dapat memicu penyakit jantung asianotik:
  • Cacat septum ventrikel (VSD)
Cacat septum ventrikel merupakan kondisi yang paling umum terjadi dimana hal tersebut disebabkan oleh adanya lubang di dinding yang memisahkan bagian bawah jantung.
  • Cacat septum atrium (ASD)
Cacat septum atrium merupakan kondisi yang disebabkan oleh adanya lubang di dinding yang memisahkan bagian atas jantung.
  • Duktus arteriosus paten (PDA)
Duktus arteriosus paten merupakan kondisi dimana duktus arteriosus (pembuluh darah janin) membuka saat bayi mulai bernafas.
  • Koarktasio aorta
Koarktasio aorta merupakan kondisi yang disebabkan oleh adanya penyempitan beberapa pembuluh darah besar (aorta). Kondisi tersebut membuat jantung memompa lebih keras sehingga bisa memicu tekanan darah tinggi, gagal jantung, dan komplikasi lain.
  • Stenosis katup paru
Stenosis katup paru merupakan kondisi yang disebabkan oleh adanya penyempitan katup jantung di bagian kanan bawah jantung dan pembuluh darah arteri di bagian paru-paru.
 
Faktor Risiko
Sebagian orang lebih mudah berisiko terhadap penyakit jantung asianotik jika mereka mengalami kondisi berikut:
  • Faktor genetik
Seseorang yang pernah mengalami penyakit jantung asianotik bisa menurunkan kondisi tersebut ke anaknya.
  • Rubella
Campak atau rubella selama masa kehamilan dapat memberikan pengaruh yang buruk pada kondisi bayi.
  • Diabetes
Jika manusia menderita diabetes gestasional dan kondisinya tidak dapat ditangani dengan baik, mereka juga bisa lebih mudah berisiko terhadap penyakit jantung asianotik.
  • Penggunaan obat
Sebagian obat juga bisa meningkatkan risiko penyakit jantung asianotik bagi ibu hamil.
  • Merokok
Ibu hamil yang merokok selama masa kehamilan bisa memicu risiko penyakit tersebut pada bayinya.
  • Alkohol
Alkohol merupakan faktor lain yang perlu diwaspadai ibu hamil. Alkohol bisa memicu risiko yang lebih besar terhadap penyakit jantung asianotik.
 
Komplikasi
Berikut adalah komplikasi yang bisa terjadi pada penderita penyakit jantung asianotik:
  • Ketidakteraturan detak jantung.
  • Infeksi pada bagian jantung.
  • Stroke.
  • Kematian.
Jika Anda Mengalami Penyakit Jantung Asianotik
Jika Anda merasa bahwa Anda mengalami penyakit jantung asianotik, Anda sebaiknya temui dokter. Sebelum bertemu dengan dokter, Anda dapat mempersiapkan diri dengan beberapa hal di bawah:
  • Daftar pertanyaan yang ingin Anda ajukan ke dokter.
  • Daftar gejala yang Anda alami karena penyakit tersebut.
  • Daftar riwayat medis (baik dari Anda maupun keluarga Anda).
Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter akan menanyakan kondisi Anda seperti:
  • Kapan gejala tersebut terjadi?
  • Apa yang menyebabkan Anda mengalami kondisi tersebut?
  • Apakah Anda memiliki riwayat medis?
Diagnosis
Setelah mengetahui kondisi Anda, dokter dapat melakukan diagnosis. Contoh diagnosis terhadap penyakit jantung asianotik adalah X-ray, MRI, dan ECG.
 
Pengobatan
Penyakit jantung asianotik dapat diobati melalui cara berikut:
  • Operasi
Operasi merupakan cara yang dilakukan dokter jika kondisi pasien sangat parah. Dokter bisa menunda operasi tersebut, namun tergantung pada kondisi yang terjadi pada pasien.
  • Obat
Pengobatan seperti diuretik juga bisa diberikan kepada pasien yang menderita penyakit jantung asianotik.
 
Kesimpulan
Penyakit jantung asianotik merupakan kondisi yang dapat membahayakan tubuh pasien. Meskipun demikian, kondisi tersebut dapat ditangani dengan cara-cara yang disebutkan di atas. Untuk informasi lebih lanjut tentang penyakit jantung asianotik, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter.
Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Kamis, 04 Februari 21 - 10:15 WIB
Dalam Kategori : PENYAKIT JANTUNG
Dibaca sebanyak : 95 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback