Ni
Blog Universitas Komputer Indonesia

Pentingnya Vaksin DPT untuk Bayi,

Pentingnya Vaksin DPT untuk Bayi,

Vaksinasi adalah proses pemberian vaksin yang biasanya dilakukan dengan cara disuntikkan, diteteskan ke dalam mulut ataupun yang disemprotkan di hidung. Vaksinasi merupakan salah satu cara untuk memberikan kekebalan terhadap suatu penyakit pada seseorang. 

Vaksin DPT (difteri, pertussis, dan tetanus) adalah salah satunya. Gabungan vaksin ini diberikan pada anak sebelum usia 1 tahun yang menghindari bayi dari beberapa penyakit. Karena begitu pentingnya vaksin ini, para orang tua disarankan untuk tidak melewatkan vaksin DPT. Berikut penjelasannya!

Apa itu vaksin DPT? 

Vaksin DPT atau DTaP adalah suntikan obat yang membantu melindungi anak Anda dari penyakit difteri, tetanus, dan pertusis.

Ketiga penyakit tersebut sangat umum terjadi sebelum vaksin ditemukan dan menyebabkan banyak kematian setiap tahunnya pada bayi. kebanyakan anak yang mendapatkan semua suntikan akan dilindungi selama masa anak-anak.

Risiko terkena penyakit ini akan kembali meningkat jika anak tidak diimunisasi. 

Apa itu difteri, tetanus dan pertussis?

1. Difteri adalah penyakit sangat serius yang menyebabkan infeksi dan lapisan tebal di hidung dan tenggorokan. Hal ini dapat menyebabkan gangguan pernapasan, kelumpuhan (tidak dapat bergerak), gagal jantung, hingga kematian. 

2. Tetanus (Lockjaw) terjadi ketika luka seperti luka terinfeksi bakteri tetanus (kuman) yang sering ditemukan di tanah. Bakteri di luka membuat racun yang menyebabkan otot-otot di seluruh tubuh mengalami kejang (menegang) yang menyakitkan. Hal ini bisa menyebabkan rahang terkunci, sehingga anak Anda tidak dapat membuka mulut atau menelan. Tetanus juga bisa menyebabkan kematian. 

3. Pertusis (batuk rejan) menyebabkan batuk yang sangat buruk yang membuat anak Anda sulit makan, minum, atau bernapas. Serangan batuk ini dapat berlangsung selama berminggu-minggu dan dapat menyebabkan pneumonia (infeksi paru-paru), kejang, kerusakan otak, dan kematian. 

Kapan anak harus di vaksin DPT?

Kebanyakan anak harus mendapatkan suntikan DPT pada waktu-waktu tertentu, seperti:

- Usia 2 bulan

- 4 bulan

- 6 bulan

- 12-18 bulan

- 4 sampai 6 tahun

Booster shoot, anakan Anda membutuhkan  suntikan booster untuk mencegah difteri dan tetanus pada usia 12 tahun dan setiap 10 tahun setelahnya. 

Orang yang seharusnya tidak divaksin

- Pernah mengalami reaksi sedang atau serius setelah mendapatkan vaksinasi 

- Pernah mengalami kejang di masa lalu

- Memiliki orang tua, saudara laki-laki, atau saudara perempuan yang mengalami kejang

- Sedang sakit ringan atau parah

Risiko vaksinasi DPT

Sama seperti obat lainnya, vaksin ini pun memiliki beberapa risiko. Kebanyakan anak tidak mengalami reaksi atau masalah serius dari vaksin ini. Tapi, jika anak Anda memiliki masalah, biasanya dimulai dalam 3 hari dan tidak berlangsung lama. 

Reaksi jauh lebih jarang terjadi dengan vaksin DPT yang lebih baru dibandingkan dengan DPT yang lama. Berikut beberapa jenis masalah yang mungkin dialami anak Anda setelah mendapatkan vaksin. 

Reaksi ringan bisa terjadi tetapi tidak serius

- Kelelahan (merasa lelah)

- Demam

- Rewel

- Nafsu makan berkurang

- Nyeri atau bengkak di tempat suntikan

- Muntah

Reaksi sedang hingga serius yang tidak terlalu umum terjadi

- Menangis tanpa henti selama 3 jam atau lebih

- Demam 40,6 derajat celcius atau lebih tinggi

- Kurang waspada, lemas dan pucat

- Kejang

Reaksi parang sangat jarang terjadi

- Reaksi alergi yang parah yaitu gangguan pernapasan dan syok

- Reaksi otak yang parah yaitu mengalami kejang yang sangat lama dan mengalami koma. Hal ini masih dipelajari apakah bagian pertusis dari vaksin dapat menyebabkan kerusakan otak jangka panjang setelah reaksi otak yang parah. 

Jadi, vaksin DPT sangat berguna untuk bayi di mana dapat mencegah penyakit difteri, tetanus dan pertusis atau batuk rejan. Jangan sampai melewatkan jadwal imunisasi bayi sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Jika terlewat, pastikan untuk mengkonsultasikan hal tersebut dengan dokter. 

 
Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Jumat, 19 Februari 21 - 15:21 WIB
Dalam Kategori : VAKSIN DPT
Dibaca sebanyak : 107 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback