Ni
Blog Universitas Komputer Indonesia

Pahami Gejala dan Cara Obati Orkitis

Pahami Gejala dan Cara Obati Orkitis
Merupakan peradangan pada satu atau kedua testis yang disebabkan karena infeksi bakteri dan virus yang tidak diketahui penyebabnya disebut orkitis. Kondisi ini paling sering disebabkan infeksi bakteri, seperti penyakit menular seksual dan beberapa kasus yang memunculkan kondisi ini disebabkan karena virus gondongan atau parotitis.
 
Penyakit peradangan pada testis ini bisa memengaruhi kesuburan dan menyebabkan rasa sakit, dalam mengobati kondisi ini bisa menggunakan obat-obatan. Namun obat-obatan ini hanya dapat meredakan beberapa gejala dan tanda yang disebabkan bakteri serta virus yang membuat seseorang terkena penyakit ini serta membutuhkan waktu beberapa minggu untuk menghilangkan nyeri.
 
Penyebab dan Gejala Orkitis
Penyakit ini terdapat dua bentuk yakni bakterial dan viral, penyebab yang paling umum adalah virus mumps atau gondongan. Meskipun penyakit ini lebih sering menyerang anak-anak, namun tak sedikit anak laki-laki yang sudah menginjak masa pubertas juga mengalaminya. Berikut dua hal yang menyebabkan seseorang mengalami kondisi ini.
  • Bakteri
Kerap kali bakteri dihubungkan dengan epididimitis, yakni peradangan pada epididimis atau saluran yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan dan penyaluran sperma. Keadaan ini seringkali disebabkan karena infeksi pada uretra atau kandung kemih yang kemudian menyebar ke epididimis, keadaan ini biasanya disebabkan karena penyakit menular seksual.
 
Selain itu penyebab infeksi yang lain adalah karena kelainan pada saluran kemih atau kateter atau alat medis lain yang dimasukkan ke dalam penis. Beberapa jenis bakteri yang membawa infeksi ini adalah escherichia coli, staphylococcus dan streptococcus.
  • Virus
Penyebab umum dari kondisi ini yang dikarenakan virus adalah virus gondongan atau mumps yang sering dialami sepertiga pria dengan gondongan saat pubertas. Virus ini juga akan menjadi penyakit setelah empat sampai tujuh hari setelah inset gondongan. Selain bakteri dan virus, peradangan pada testis ini juga dipengaruhi beberapa faktor risiko, seperti berikut ini.
  1. Berusia lebih dari 45 tahun.
  2. Tidak mendapat vaksin MMR.
  3. Menderita infeksi saluran kemih yang berulang.
  4. Menderita pembesaran prostat jinak.
  5. Terlahir dengan saluran kemih dalam kondisi tidak normal.
  6. Menggunakan kateter pada saluran kemih dalam kurun waktu yang lama.
  7. Pernah menjalani operasi pada kelamin atau saluran kemih.
  8. Pernah atau sedang menderita infeksi saluran menular seksual.
Risiko peradangan pada testis juga dapat meningkat jika sering melakukan hubungan seks yang berisiko, seperti berganti-ganti pasangan, tidak menggunakan kondom saat berhubungan seks dan berhubungan seks dengan penderita penyakit seksual menular, berikut beberapa gejala yang muncul pada penderita.
  1. Demam.
  2. Mual disertai muntah.
  3. Tubuh mudah lelah.
  4. Bengkak pada satu atau kedua testis.
  5. Testis terasa berat.
  6. Nyeri di area selangkangan dan testis.
  7. Munculnya pembengkakan kelenjar getah bening di selangkangan.
  8. Nyeri saat buang air kecil, berhubungan seks dan ejakulasi.
  9. Terdapat darah pada sperma.
Cara Pengobatan
Untuk mengobati kondisi ini karena bakteri dokter akan memberikan obat-obatan untuk dikonsumsi seperti antibiotik, lalu mengompres skrotum dengan es atau mengonsumsi obat pereda nyeri. Selain itu juga dianjurkan untuk tidak melakukan hubungan seksual hingga tidak mengangkat benda berat selama pengobatan.
 
Sementara itu untuk mengobati orkitis yang disebabkan karena virus bisa dengan beristirahat sambil mengangkat skrotum, lalu mengonsumsi obat antiinflamasi non-steroid seperti ibuprofen atau naproxen sodium, bisa juga dengan mengompres dengan air dingin. Pengobatan dilakukan setelah dokter melakukan beberapa pemeriksaan yang dibutuhkan untuk pengobatan terhadap pasien.
Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Jumat, 05 Februari 21 - 09:51 WIB
Dalam Kategori : PENYAKIT KELAMIN, KESEHATAN LAKI-LAKI
Dibaca sebanyak : 95 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback