Ni
Blog Universitas Komputer Indonesia

Kanker Testikular Penyebab Kemandulan pada Pria, Benarkah?

Kanker Testikular Penyebab Kemandulan pada Pria, Benarkah?
Kanker testikular adalah penyakit kanker yang terjadi pada salah satu atau dua testis, yaitu bagian dari organ reproduksi pria yang terletak di dalam skrotum atau kantong kulit di bawah penis, yang biasa juga disebut buah zakar atau biji kemaluan. Dalam sistem reproduksi, testis sendiri memiliki fungsi untuk memproduksi hormon dan sperma.
 
Tanda dan gejala kanker testikular adalah sebagai berikut:
  • Muncul gumpalan, bengkak, atau benjolan di salah satu atau kedua testis
  • Rasa berat di area skrotum
  • Rasa sakit dan kebas di area perut bagian bawah dan juga paha bagian dalam atau selangkangan
  • Terdapat pengumpulan cairan di skrotum
  • Rasa sakit atau tidak nyaman baik di bagian testis atau skrotum
  • Pembesaran atau pelunakkan bagian payudara
  • Rasa sakit di bagian punggung bawah
 
Tidak ada faktor pasti yang dapat menjadi penyebab terjadinya kanker testikular. Namun beberapa ahli percaya bahwa kanker testikular terjadi saat sel baik yang ada pada testis berubah bentuk. Umumnya, sel tumbuh dan berkembang biak secara teratur untuk menjaga tubuh agar berfungsi dengan baik, namun ada beberapa kasus sel yang berkembang secara abnormal walaupun tidak dibutuhkan, dan menyebabkan sel ini tumbuh di luar kontrol. Sel yang tumbuh secara abnormal pada testis ini menyebabkan adanya mutasi genetik sel dan mengakibatkan kanker testikular. Hampir semua kanker testikular dimulai dari germ cell, yaitu sel pada testis yang memproduksi sperma yang belum matang. Namun penyebab pasti mengapa germ cell tumbuh dan berkembang biak secara abnormal masih belum dapat dipastikan.
 
Benarkah Dapat Menyebabkan Kemandulan?
 
Di antara beberapa jenis penyakit kanker yang terjadi pada pria, kanker testikular adalah salah satu yang memiliki kemungkinan besar untuk diobati walaupun jika kanker sudah menyebar ke luar area testis.  Namun, kanker testikular juga berbahaya karenaternyata memang terbukti dapat mempengaruhi reproduksi pria dan menyebabkan kemandulan.
 
Kanker testikular beserta pengobatannya dapat mempengaruhi level hormon dan juga mempengaruhi kemampuan laki-laki untuk memiliki anak. Maka penting sekali untuk mendiskusikan efek pengobatan dengan dokter sebelum melakukan pengobatan agar para penderita kanker testikular memahami betul risiko yang kemungkinan terjadi.
 
Mayoritas laki-laki yang menderita kanker testikular hanya mengalaminya di salah satu testis saja sedangkan testis yang satunya masih dapat berfungsi baik untuk menghasilkan hormon testosteron (hormon utama laki-laki). Namun jika kanker menyebar sampai mempengaruhi fungsi testis yang lainnya atau jika kedua testis harus diangkat maka penderita kanker testikular harus mengonsumsi hormon testosteron secara manual sepanjang hidup, bisa dengan cara mengaplikasikan gel, patch atau injeksi (suntik) secara teratur setiap bulan. Penderita kanker testikular juga dapat mengonsumsi suplemen testosteron dengan mengonsultasikannya terlebih dahulu dengan dokter.
 
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, kanker testikular dan juga pengobatannya dapat menyebabkan kemandulan bagi pria. Sebelum pengobatan dimulai, penderita kanker testikular disarankan untuk menyimpan spermanya di bank sperma untuk digunakan di kemudian hari. Tetapi kanker testikular juga dapat menyebabkan turunnya kadar sperma, yang mana menyebabkan proses pengambilan sampel akan menjadi sulit.
 
Di beberapa kasus, jika penderita kanker testikular masih memiliki satu testis dengan kondisi sehat, maka kesuburan akan kembali setelah pengobatan. Umumnya, kesuburan pada penderita kanker testikular akan kembali 2 tahun setelah kemoterapi.
Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Jumat, 17 Januari 20 - 15:32 WIB
Dalam Kategori : KANKER TESTIKULAR
Dibaca sebanyak : 249 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback