Ni
Blog Universitas Komputer Indonesia

Hal yang Perlu Diketahui Seputar Diagnosis dan Pengobatan Coccidioidomycosis

Hal yang Perlu Diketahui Seputar Diagnosis dan Pengobatan Coccidioidomycosis
Coccidioidomycosis merupakan penyakit infeksi jamur yang mempengaruhi paru-paru. Infeksi jamur ini bisa menyebabkan gejala serupa dengan beberapa penyakit lain. Karena itu, biasanya kondisi ini sulit untuk dideteksi.

Infeksi bisa terjadi ketika Anda menghirup spora jamur penyebab infeksi. Spora ini hidup dan tumbuh dalam debu serta tanah. Ketika tanah diganggu, spora akan bertebaran di udara, dan bisa terhirup oleh manusia. 

Diagnosis kondisi coccidioidomycosis
Umumnya, seperti jenis infeksi jamur lainnya, coccidioidomycosis didiagnosis melalui tes darah. Tes darah bisa memperlihatkan respon sistem kekebalan tubuh Anda terhadap jamur. 

Saat awal Anda baru terinfeksi, hasil tes darah bisa saja menunjukkan hasil negatif. Karena itu, biasanya tes bisa dilakukan beberapa kali dalam jangka waktu yang berbeda. 
Selain tes darah, jenis tes lainnya yang umumnya dilakukan untuk mendeteksi infeksi jamur ini adalah: 
  • Biopsi paru-paru
  • Rontgen di area dada
  • CT Scan di area dada
  • Pemeriksaan sampel dari ludah ketika batuk
Upaya perawatan coccidioidomycosis
Pada dasarnya, coccidioidomycosis bukanlah kondisi yang sangat berbahaya. Banyak orang yang mengalami gejala pada akhirnya sembuh dengan sendirinya, bahkan tanpa memerlukan adanya perawatan medis khusus. 

Sebagai alternatif, pengobatan yang paling umum diberikan adalah pemberian obat antijamur. Obat ini bekerja dengan mengurangi keparahan gejala dan mencegah infeksi berkembang semakin parah.
Namun, tidak semua pasien akan mendapatkan obat ini. Biasanya, obat antijamur hanya diberikan kepada pasien yang masuk ke golongan faktor risiko. Faktor risiko itu antara lain: 
  • Berusia 60 tahun ke atas
  • Sedang di masa kehamilan
  • Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah
  • Menderita HIV/AIDS
  • Menderita diabetes
  • Menggunakan obat kortikosteroid
Apabila infeksi jamur berkembang semakin parah, bahkan sampai mempengaruhi organ tubuh lainnya, Anda mungkin memerlukan perawatan intensif dengan rawat jalan di rumah sakit. Perawatan jenis ini biasanya bisa memakan waktu lebih dari 6 bulan.

Perawatan untuk gejala kronis dilakukan dengan pemberian obat antijamur melalui jalur intravena (IV). Apabila sistem kekebalan tubuh Anda sangat lemah, pengobatan ini bisa saja harus Anda jalani seumur hidup.

Akan tetapi, Anda tidak perlu khawatir, karena keparahan dari infeksi jamur ini cukup jarang terjadi. Umumnya, sebagian besar penderita sembuh dengan sendirinya. 

Upaya pencegahan coccidioidomycosis
Mencegah tentunya lebih baik daripada mengobati. Sebelum Anda terkena kondisi ini, akan lebih baik lagi kalau Anda bisa melakukan upaya pencegahan, khususnya jika Anda masuk ke dalam golongan faktor risiko. Supaya terhindar dari coccidioidomycosis, berikut ini upaya pencegahan yang bisa dilakukan:
  • Menggunakan alat pembersih udara dalam ruangan, seperti humidifier
  • Menghindari paparan debu di luar ruangan
  • Menghindari aktivitas yang melibatkan kontak dengan debu, kotoran, atau tanah
  • Membersihkan luka pada permukaan kulit dengan sabun dan air untuk mengurangi kemungkinan infeksi melalui luka di kulit
  • Meminum obat antijamur sebagai upaya pencegahan
  • Menghindari datang ke lokasi yang berdebu, seperti wilayan konstruksi dan penggalian
Tidak seperti jenis infeksi lainnya, coccidioidomycosis tidak bisa dicegah dengan vaksin. Sejauh ini, belum ada vaksin yang diciptakan secara khusus bagi kondisi ini.

Biasanya, ketika Anda sudah pernah mengalami infeksi jamur ini, kemungkinan besar Anda tidak akan mengalaminya lagi. Karena, tubuh Anda sudah membentuk antibodi, sehingga menjadi kebal terhadap spora jamur yang memicu infeksi. 

Namun, pada penderita dengan sistem kekebalan tubuh lemah, coccidioidomycosis mungkin saja dialami lagi meskipun dulunya sudah pernah terinfeksi. 
Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Selasa, 02 Maret 21 - 09:34 WIB
Dalam Kategori : INFEKSI JAMUR, BATUK
Dibaca sebanyak : 72 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback