Ni
Blog Universitas Komputer Indonesia

Flu Hong Kong dan Covid-19, Serupa Namun Tak Sama

Flu Hong Kong dan Covid-19, Serupa Namun Tak Sama
Influenza termasuk salah satu penyakit musiman. Ada banyak jenis virus flu di dunia, salah satunya flu Hong Kong. Flu ini disebabkan oleh virus ifluenza A tipe H3N2, dan permah menjadi pandemi penyakit menular di tahun 1968.
Merebaknya kasus virus corona membuat kasus flu Hong Kong kembali disorot. Meski sangat berbeda, keduanya memiliki beberapa kemiripan.
Flu Hong Kong vs Covid-19, mana yang lebih berbahaya?
Influenza dan Covid-19 adalah penyakit pernapasan. Keduanya berasal dari virus yang berbeda, namun gejala yang tampak memiliki kemiripan sehingga pada awalnya Covid-19 dapat salah didiagnosis sebagai influenza.
Umumnya influenza memiliki gejala meliputi:
  • Demam tinggi
  • Panas dingin
  • Badan pegal-pegal
  • Batuk
  • Sakit tenggorokan
  • Kelelahan
Flu Hong Kong pertama kali mewabah pada tahun 1968 di Hong Kong, beberapa saat setelah pandemi flu Asia menyerang. Virus penyebab flu Hong Kong, H3N2, diketahui merupakan mutasi dari virus yang sama dari flu Asia, yaitu H2N2.
Saat pandemi terjadi, kurang lebih 1 juta orang meninggal, dengan korban paling banyak lansia. Angka ini tak separah pandemi influenza yang terjadi sebelumnya. Ini merupakan kesamaan lain antara flu Hong Kong dengan Covid-19, dimana memiliki angka kematian (death rate) rendah namun dapat menular dengan cepat.
Perbedaan lainnya adalah karena flu Hong Kong terjadi tepat setelah pandemi flu Asia, mereka yang pernah terkena flu Asia sebelumnya secara otomatis mengembangkan kekebalan terhadap virus tersebut. Maka dari itu kasus penularan flu Hong Kong tak sebanyak penyakit virus SARS-CoV-2.
Terlepas dari itu, bahaya kedua penyakit ini tak bisa dibandingkan karena keduanya sama-sama membutuhkan penanganan khusus.
Berawal dari wabah, kini menjadi penyakit musiman
Pada awal kemunculannya, flu Hong Kong terjadi dalam dua gelombang yaitu pada tahun 1968 dan 1969. Seiring perkembangan waktu, influenza H3N2 menjadi penyakit flu musiman yang dapat menyerang siapapun.
Pada tahun 2017, kasus influenza H3N2 di Hong Kong kembali meningkat. Dilaporkan telah terjadi 157 kematian akibat penyakit ini dan flu Hong Kong hampir kembali menjadi wabah. Di awal 2020, kasus influenza tipe A kembali muncul seiring dengan merebaknya kasus Covid-19 di China.
Hingga saat ini, perkembangan influenza H3N2 tetap dipantau oleh beberapa organisasi kesehatan di dunia.
Bagaimana cara terhindar dari flu Hong Kong?
Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) seperti mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, dan menutup mulut ketika bersin atau batuk dapat membantu seseorang terhindar dari infeksi virus influenza.
Vaksinasi flu tahunan juga dapat mencegah dari terinfeksi flu Hong Kong. Vaksin membuat tubuh mengembangkan kekebalan terhadap virus influenza. Karena virus flu terus bermutasi, vaksin dikembangkan setiap tahun mengikuti tiga jenis virus yang paling umum terjadi pada musim flu mendatang.
Berbagai jenis vaksin flu yang tersedia meliputi:
  1. Vaksin flu kuadrivalen: dirancang melindungi dari empat virus yang berbeda, termasuk dua virus influenza A dan dua virus influenza B.
  2. Vaksin flu dosis tinggi: mengandung 4 kali jumlah antigen sehingga kekebalan tubuh lebih tinggi. Diberikan khusus untuk lansia berusia 65 tahun ke atas.
  3. Vaksin flu semprot hidung: vaksin diberikan secara langsung melalui semprotan hidung.
  4. Vaksinasi flu dengan jet injector: vaksinasi flu melalui injektor yang digunakan pada orang berusia 18 hingga 64 tahun.
  5. Vaksin adjuvanted: terdapat bahan tambahan pada vaksin yang membantu menciptakan respn kekebalan yang lebih kuat. Diberikan khusus untuk lansia di atas 65 tahun.
Catatan
Vaksinasi sangat diperlukan untuk mencegah penularan dan penyebaran suatu penyakit. Agar terhidar dari flu Hong Kong, Anda bisa melakukan vaksinasi influenza tahunan disertai dengan menjalani perilaku sehat.
Diskusikan mengenai vaksin flu dengan menanyakannya langsung kepada dokter melalui aplikasi kesehatan SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play Store.



Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Senin, 04 Januari 21 - 10:33 WIB
Dibaca sebanyak : 127 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback