Ni
Blog Universitas Komputer Indonesia

Waspada Trombositopenia, Efek Samping Obat Heparin yang Perlu Diketahui

Waspada Trombositopenia, Efek Samping Obat Heparin yang Perlu Diketahui
 
Heparin adalah obat pengencer darah (antikoagulan) yang fungsinya tentu saja untuk mencegah agar tidka terjadi penggumpalan darah. Obat ini biasanya digunakan untuk mengobati dan mencegah pembekuan darah di arteri, pembuluh darah, ataupun paru-paru.
Heparin juga digunakan sebagai obat penyakit jantung agar tidak terjadi kemungkinan komplikasi yang menimbulkan efek fatal.
Seperti obat pada umumnya, heparin ini memiliki efek samping yang perlu diwaspadai oleh pasien, salah satunya yaitu trombositopenia.
Cara Kerja Heparin untuk Mengobati Penyakit Jantung
Obat heparin ini bekerja dengan cara mencegah terjadinya pembekuan darah dengan cara mengaktifkan antithrombin III untuk menghentikan kerja thrombin dan juga fibrin. Keduanya merupakan faktor penting dalam proses pembekuan darah.
Dengan dihambatnya thrombin dan fibrin ini, maka obat ini sama dengan menggagalkan proses pembekuan darah.
Pembekuan darah yang terjadi dalam arteri menuju jantung bisa menyebabkan terjadinya sindrom koroner akut. Seperti misalnya angina yang tidak stabil atau terasa sesak di dada, atau bisa serangan jantung.
Untuk mencegah agar tidak terjadi kondisi ini, maka diperlukan obat heparin atau antikoagulan (pengencer darah).
Penyebab Trombositopenia Akibat Heparin
Seperti obat jenis lain pada umumnya, heparin juga memiliki efek samping berupa:
  • Perdarahan, sebab tubuh akan rentan mengalami perdarahan karena obat ini bekerja mengencerkan darah
  • Memicu alergi dan syok anafilaktik
  • Meningkatkan enzim transminase hati
  • Osteoporosis
  • Trombositopenia
Trombositopenia merupakan efek samping dari penyakit jantung. Kondisi ini terjadi karena jumlah trombosit atau platelet yang berkurang. Trombosit ini merupakan sel darah yang keberadaannya penting dalam proses pembekuan darah.
Jumlah trombosit yang menurun akan meningkatkan risiko terjadinya perdarahan pada pasien. Sehingga pasien akan sangat mudah mengalami memar, mimisan, penyembuhan luka lama, hingga mengalami perdarahan haid yang berat pada perempuan.
Akan tetapi, ketika trombositopenia yang dipicu oleh penggunaan obat heparin, akan meningkatkan risiko terjadinya trombosis alias penyumbatan pembuluh darah.
Heparin yang seharusnya bekerja menghambat pembekuan darah, malah memicu aktivasi trombosit pada sebagian orang. Sehingga darah akan membeku dan terjadilah penyumbatan pembuluh darah.
Trombositopenia akibat heparin ini biasanya terjadi 5-14 hari pasca konsumsi. Atau pada pasien yang sudah pernah mengonsumsi obat ini sebelumnya, efek samping bisa muncul lebih cepat alias kurang dari 5 hari. Ada pula gejala yang muncul terlambat bahkan hingga 3 minggu setelah dosis dihentikan.
Ada yang meyakini bahwa trombositopenia dapat terjadi pada pasien yang konsumsi obat Heparin setelah operasi serta pada wanita yang memiliki penyakit jantung.
Tentu penyakit trombositopena ini akan membahayakan jika tidak diketahui secepatnya. Bahkan, sekitar 6-10 persen pasien Trombositopenia ini meninggal dunia.
Bagaimana cara mengetahui seseorang mengalami Trombositopenia? Ada beberapa hal yang perlu dikenal pada pasien yang sedang mengonsumsi heparin, yaitu:
  • Trombositopenia atau menurunnya jumlah trombosit tubuh
  • Trombosis atau terjadinya penyumbatan
  • Timing dari penurunan jumlah trombosit
  • Tidak adanya penyebab trombosipenia lainnya.
Efe samping heparin yang satu ini memang unik. Itulah kenapa obat penyakit jantung ini tidak boleh diberikan pada sembarang orang. Dokter akan melihat dulu riwayat alergi obat heparin pada pasien sebelumnya, atau kelainan dan gangguan perdarahan, alkoholisme, ataupun pada pasien yang memiliki riwayat operasi otak, medulla spinalis,  dan mata.
Perlu diingat bahwa informasi ini tidak berarti bisa menjadi pengganti konsultasi medis dengan dokter. Ini hanyalah berupa informasi umum saja. Pemakaian obat heparin harus dengan resep dan persetujuan dokter.
Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Rabu, 16 Desember 20 - 17:51 WIB
Dibaca sebanyak : 97 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback