Ni
Blog Universitas Komputer Indonesia

Tips Atasi Rambut Rontok Saat Menyusui

Tips Atasi Rambut Rontok Saat Menyusui
Ketika tengah menjadi ibu menyusui atau yang kerap disingkat “Busui”, seorang wanita akan mengalami masalah pada penampilannya, utama rambut. Secara perlahan dan pasti, mahkota wanita itu akan rontok dengan sendirinya. Seperti daun-daun yang meranggas digarang sinar matahari pada musim kemarau. Rambut rontok saat menyusui dialami oleh nyaris semua ibu menyusui di dunia. Kondisi ini biasanya terjadi ketika bayi Anda berusia 3 bulan, dan dapat berlangsung dalam hitungan minggu hingga berbulan-bulan.
 
Dalam dunia medis, rambut rontok saat menyusui sering disebut sebagai pospartum hair loss alias rambut rontok pascamelahirkan. Artinya, menyusui atau tidak, setiap ibu yang baru saja melahirkan akan mengalami kerontokan rambut yang signifikan.
Ada banyak penyebab rambut rontok saat menyusui, tetapi pada umumnya kondisi itu disebabkan oleh hormon. Perubahan kadar hormon yang sangat drastis saat Anda hamil dan pascamelahirkan sangat ekstrem sehingga mengakibatkan beberapa perubahan pada kondisi tubuh secara keseluruhan, salah satunya rambut rontok.
 
Nah, jika sudah bicara faktor hormonal, kita biasanya sulit untuk menolak atau menghindarinya. Namun, bukan berarti rambut rontok saat melahirkan tak bisa diatasi. Ibu menyusui masih bisa, setidaknya, meminimalisir kondisi itu dengan beberapa tips di bawah. Di antaranya:
  1. Mengonsumsi Makanan Berprotein Tinggi
Perhatikan asupan Anda. Konsumsilah bahan makanan yang bernutrisi, mengandung vitamin, dan pilihlah makanan yang berprotein tinggi. Misalnya daging merah, kacang-kacangan, susu, sayuran dan buah-buahan. Rambut Anda juga butuh banyak Vitamin D, vitamin C, zat besi, magnesium, dan omega-3 untuk dapat tumbuh sehat. Pasalnya nutrisi-nutrisi itu amat dibutuhkan untuk kesehatan rambut.
  1. Jangan Mengikat Rambut Terlalu Kencang
Hindari mengikat atau mengepang rambut terlalu kencang dan terlalu sering. Lebih baik, gerai rambut atau kuncir longgar secukupnya saja. Pasalnya, mengikat rambut terlalu kencang dapat menyebabkan rambut mudah rontok, karena ikatan yang terlalu kuat menyebabkan akar rambut tertarik keras
  1. Jangan Terlalu Sering Keramas
Keramas atau mencuci rambut terlalu sering dapat menyebabkan kadar minyak pada rambut berkurang dan menyebabkan rontok, loh! Sebaiknya cucilah rambut dua atau tiga hari sekali untuk mencegah kerontokan jadi lebih parah.
  1. Gunakan Kondisioner atau Vitamin Rambut
Gunakanlah kondisioner atau vitamin rambut setelah mencuci rambut dengan sampo. Karena, sampo hanya berfungsi untuk membersihkan rambut, sedangkan kondisioner atau vitamin rambut dapat menutrisi dan menjaga kelembapan rambut agar tidak mudah rontok.
Lagi pula, penggunaan kondisioner rambut untuk menjaga rambut tetap lembut. Rambut yang kusut lebih mudah patah dan rontok.
  1. Menyisir Rambut Sebelum Tidur
Jangan biarkan rambut dalam keadaan kusut atau terlalu lama diikat. Pasalnya, kondisi itu berpotensi mengganggu pertumbuhan rambut. Adapun menyisir rambut sebelum tidur juga tak boleh sembarangan, lho. Sisir rambut perlahan dengan sisir bergigi jarang dan usai rambut yang kusut dengan sabar.
Adapun bila Anda mulai merasa rambut panjang Anda amat mengganggu dan merepotkan selama masa menyusui, jika perlu potonglah rambut Anda jadi lebih pendek. Memotong rambut bisa membantu meringankan kerontokan karena beban akar rambut menjadi berkurang.
  1. Hindari Stres
Stres dapat meningkatkan jumlah kerontokan rambut, loh! Saat stres, sebaiknya Anda istirahat sejenak, melakukan hal-hal yang disukai agar hilang rasa stres. Bila ada hal-hal yang membuat Anda stres, segera luangkan waktu untuk menenangkan diri kembali. Stres hanya akan membuat rambut rontok lebih parah lagi.
  1. Oleskan Lidah Buaya pada Rambut
Aloe vera atau lidah buaya bisa memperkuat akar rambut dan melembapkan rambut hingga tidak mudah rapuh. Aloe vera yang digunakan bisa yang sudah berbentuk kemasan maupun yang baru dipetik.
  1. Hindari Penggunaan Hairdryer
Hindari rambut dari suhu tinggi yang bisa membuat rambut kering dan lebih rapuh. Misalnya suhu tinggi saat penggunaan hairdryer atau catokan rambut. 
  1. Pilih Perawatan Rambut yang Tepat
Bila ke salon, pilihlah perawatan rambut hairmask dibanding creambath, karena pijatan pada kepala saat perawatan creambath bisa membuat rambut rontok lebih banyak.
  1. Jangan Diet Terlebih Dahulu
Berencana diet untuk mengembalikan berat badan setelah melahirkan? Tunda dulu deh, Moms! Diet atau membatasi makan akan mengurangi asupan nutrisi yang diperlukan untuk pertumbuhan rambut yang sehat.
***
Kira-kira itulah beberapa tips yang dapat dilakoni oleh para ibu menyusui yang mengalami rambut rontok saat menyusui si kecil. Jika tips-tips di atas dirasa tak mampu membendung kerontokan tersebut, ada baiknya ibu melewati masa-masa ini dengan bijak dan penuh kesabaran. Anda tetap bisa memperbaiki penampilan setelah kondisi hormon di tubuh Anda kembali seperti sedia kala.
Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Senin, 24 Februari 20 - 17:54 WIB
Dalam Kategori : RAMBUT RONTOK, RAMBUT, KEHAMILAN, MENYUSUI
Dibaca sebanyak : 74 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback