Ni
Blog Universitas Komputer Indonesia

Terapi Gelombang Otak, Apakah Itu?

Terapi Gelombang Otak, Apakah Itu?
Kerja otak sangat erat kaitannya dengan rangsangan dari panca indera, salah satunya pendengaran. Tak heran bila Anda merasa lebih bersemangat saat mendengarkan musik tertentu, atau sebaliknya, lebih tenang saat mendengar musik atau suara tertentu.
 
Melalui terapi gelombang otak, teknologi suara dimanfaatkan untuk meredakan stres, meningkatkan fokus, serta memperbaiki kualitas tidur.
 
Walaupun memanfaatkan suara, terapi gelombang otak atau binaural beats tidak termasuk ke dalam genre musik apa pun. Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud dengan terapi gelombang otak ini?
 
Mengenal terapi gelombang otak
Kehidupan yang semakin maju dan modern, semakin menjauhkan manusia dari alam. Padahal elemen-elemen alam dapat menyembuhkan manusia dalam berbagai level. Suara kicau burung, suara aliran sungai, suara desau angin, dapat menjadi sound healing.
 
Ketiadaan elemen alam atau suara alami dari keseharian manusia, maka penyembuhan dengan suara pun perlu dikembangkan secara khusus. Muncul suatu terapi yang dikenal dengan terapi gelombang otak.
 
Terapi gelombang otak dilakukan dengan menggabungkan dua frekuensi suara yang sedikit berbeda untuk memperoleh suatu frekeunsi baru. Pemanfaatannya yang paling umum adalah untuk meredakan stres.
 
Gelombang suara yang dimanfaatkan biasanya di bawah 1000 Hz, dengan selisih dua nada yang digabungkan tidak lebih dari 30 Hz. Pada prosesnya, kedua nada tersebut akan didengarkan melalui telinga kanan dan kiri, secara terpisah.
 
Contoh, telinga kiri Anda akan diperdengarkan nada dengan gelombang 151 Hz. Di saat yang sama, telinga kanan Anda akan diperdengarkan nada dengan gelombang 147 Hz. Menariknya, Anda tidak akan mendengar dua nada yang berbeda, tetapi Anda akan mendengar selisih dari kedua nada tersebut, yaitu 4 Hz. 
 
Manfaat terapi gelombang otak
Layaknya meditasi, terapi gelombang otak juga diklaim dapat meredakan stres, meningkatkan fokus, serta memperlambat penurunan daya ingat. Tapi, berbeda dengan meditasi, terapi gelombang otak tidak membutuhkan waktu dan latihan khusus. Anda dapat mendengarkan binaural beats kapan saja.
 
Alasan kepraktisan tersebut sepertinya yang membuat banyak orang lebih memilih terapi gelombang otak daripada latihan meditasi. Lalu, apa saja manfaat dari terapi ini?
 
Terapi gelombang otak dipercaya dapat mengurangi stres dan rasa cemas. Rangsangan suara konon sangat memengaruhi kadar hormon kortisol yang memicu stres. Mendengarkan musik atau suara tertentu diketahui dapat menurunkan kadar hormon kortisol.
 
Terapi ini juga diketahui dapat membantu meningkatkan konsentrasi. Banyak sekali aspek kehidupan kita yang akan terganggu bila fokus atau konsentrasi kita menurun. 
 
Tak berhenti di situ, terapi gelombang otak juga dapat memacu kreativitas. Ide-ide kreatif dapat distimulasi kemunculannya oleh rangsangan suara.
 
Selain menurunkan stres, meningkatkan konsentrasi, dan memacu kreativitas, terapi gelombang otak juga dapat membantu meningkatkan rasa percaya diri, mempertajam daya ingat, membantu meditasi, bahkan membantu meredakan nyeri.
 
Frekuensi gelmbang suara yang digunakan sangat menentukan efek yang diperoleh. Gelombang suara sendiri terbagi ke dalam 4 jenis, yaitu gelombang delta, theta, alpha, dan beta.
 
Gelombang delta berkisar antara 1-4 Hz, mendengarkannya akan membuat Anda lebih rileks dan memiliki kualitas tidur yang lebih baik. Untuk menurunkan kecemasan, Anda dapat mendengarkan gelombang theta (4-8 Hz) atau gelombang alpha (8-13 Hz). Sedang gelombang beta pada frekuensi 14-30 Hz bermanfaat untuk meningkatkan konsentrasi dan daya ingat.
 
Meski demikian, tidak semua ahli sepakat bahwa terapi gelombang otak memberikan manfaat. Ada juga yang berpendapat, terapi ini masih perlu ditinjau ulang sisi manfaatnya.
Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Jumat, 08 Mei 20 - 13:52 WIB
Dibaca sebanyak : 46 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback