Ni
Blog Universitas Komputer Indonesia

Sel Darah Putih Rendah

Sel Darah Putih Rendah
Sel darah putih adalah bagian dari pertahanan sistem kekebalan tubuh Anda terhadap infeksi dan kanker. Seperti sel darah lainnya, sel darah putih dibuat di sumsum tulang Anda.
Tubuh Anda memiliki beberapa jenis sel darah putih, yaitu:
 
  • Neutrofil, jenis yang paling banyak, membantu melindungi tubuh terhadap infeksi dengan membunuh dan menelan bakteri dan jamur dan dengan menelan puing-puing asing.
 
  • Limfosit terdiri dari tiga jenis utama: Sel T (limfosit T) dan sel pembunuh alami, yang keduanya membantu melindungi terhadap infeksi virus dan dapat mendeteksi dan menghancurkan beberapa sel kanker, dan sel B (limfosit B), yang berkembang menjadi sel yang menghasilkan antibodi.
 
  • Monosit mencerna sel-sel mati atau rusak dan membantu bertahan melawan banyak organisme infeksius.
 
  • Eosinofil membunuh parasit, menghancurkan sel kanker, dan terlibat dalam respons alergi.
 
  • Basofil juga berpartisipasi dalam respons alergi.
 
Beberapa sel darah putih mengalir dengan lancar melalui aliran darah, tetapi banyak yang menempel pada dinding pembuluh darah atau bahkan menembus dinding pembuluh darah untuk memasuki jaringan lain. Ketika sel darah putih mencapai lokasi infeksi atau masalah lain, mereka melepaskan zat yang menarik lebih banyak sel darah putih. Sel-sel darah putih berfungsi seperti pasukan, tersebar di seluruh tubuh Anda dan siap pada saat itu juga untuk mengumpulkan dan melawan organisme penyerang bagi tubuh.
 
Tes darah yang menunjukkan jumlah sel darah putih yang kurang dari 4.000 per mikroliter menunjukkan bahwa tubuh Anda mungkin tidak dapat melawan infeksi seperti seharusnya. Jumlah sel darah putih yang rendah disebut leukopenia.
 
Dokter Anda akan melakukan pemeriksaan fisik dan mempertimbangkan gejala yang Anda miliki bersama dengan masalah medis Anda untuk mencari tahu penyebab kekurang sel darah putih pada tubuh. Namun, berikut alasan lain yang dapat mempengaruhi jumlah sel darah putih:
 
  1. Masalah sumsum tulang: Berada di sekitar bahan kimia tertentu, seperti benzena dan pestisida, serta beberapa jenis perawatan kanker dan kanker termasuk kemoterapi dan radiasi, dapat merusak kemampuan sumsum tulang Anda untuk membuat sel darah putih.
     
  2. Gangguan autoimun: Beberapa penyakit autoimun, seperti lupus dan rheumatoid arthritis, akan memberitahu tubuh Anda untuk menyerang dan menghancurkan sel darah putihnya sendiri.
     
  3. Infeksi: Virus dapat mempengaruhi sumsum tulang Anda dan menyebabkan sel darah putih rendah untuk sementara waktu. Infeksi yang parah, seperti infeksi darah, dapat menyebabkan tubuh Anda menghabiskan sel darah putih lebih cepat daripada yang Anda dapatkan.
     
  4. Obat-obatan: Beberapa obat, termasuk antibiotik, dapat menghancurkan sel darah putih.
     
  5. Nutrisi: Tidak makan dengan baik atau rendahnya kadar vitamin tertentu, seperti asam folat dan B12, dapat memengaruhi cara tubuh Anda membuat sel darah putih. Penyalahgunaan alkohol dapat mengacaukan nutrisi dalam tubuh Anda serta jumlah sel darah putih Anda.
     
  6. Masalah limpa: Limpa juga membuat sel darah putih. Infeksi, pembekuan darah, dan masalah lain dapat membuat limpa membengkak dan tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Hal ini akan menurunkan jumlah sel darah putih Anda.
 
Jika jumlah sel darah putih Anda rendah, kunjungilah dokter Anda untuk mengetahui mengapa hal itu dapat terjadi. Perawatan yang tepat akan membantu jumlah sel darah putih Anda kembali normal.
 
Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Jumat, 31 Januari 20 - 17:14 WIB
Dibaca sebanyak : 122 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback