Ni
Blog Universitas Komputer Indonesia

Screening Retina

Screening Retina
Screening retina adalah prosedur medis yang dilakukan dengan menggunakan laser atau kamera digital untuk memeriksa bagian belakang mata pasien. Screening retina juga dikenal sebagai optical coherence tomography (OCT) atau digital retinal imaging (DRI).
 
Screeningretina tentunya dilakukan oleh dokter spesialis mata dimana prosedurnya melibatkan pengambilan gambar digital yang dapat menunjukkan kondisi retina, saraf optik, makula, diskus optikus, dan pembuluh darah pada mata pasien.
 
Retina merupakan lapisan yang berada di belakang mata dan merupakan tempat cahaya dan gambar masuk. Saraf optik terletak pada diskus optikus dimana kegunaannya adalah untuk menunjukkan gambar yang ditangkap retina ke otak. Makula adalah bagian retina yang memiliki kegunaan dalam penglihatan pusat yang tajam.
 
Dengan prosedur screening retina, dokter dapat memperoleh gambar retina dengan lebih jelas dibandingkan dengan pemeriksaan biasa yang melibatkan alat oftalmoskop. Pemeriksaan tersebut akan membantu dokter mendeteksi jika pasien mengalami gangguan di bagian mata.
 
Pada screening retina, gelombang cahaya digunakan untuk mendapatkan gambar retina. Selain itu, dokter juga dapat melihat lapisan retina dan menentukan ketebalan pada tiap lapisan. Pengukuran pada retina penting dilakukan karena dokter memerlukannya pada saat diagnosis.
 
Setelah melakukan diagnosis, dokter dapat menentukan pengobatan yang cocok untuk pasien, untuk mengobati gangguan yang berkaitan dengan mata seperti retinopati diabetik dan degenerasi makula.
 
Mengapa Screening Retina Dibutuhkan?
 
Pada umumnya, screening retina dapat digunakan bagi pasien yang mengalami gangguan sebagai berikut:
  • Diabetes melitus
Diabetes melitus adalah masalah dapat merusak pembuluh darah pada retina manusia karena gula darah yang tinggi. Jika gula darah tidak dikontrol dengan baik, maka dapat memicu kebutaan. Pasien yang berusia 12 tahun ke atas yang mengalami kondisi seperti ini perlu melakukan screening retina setahun sekali.
  • Glaukoma
Glaukoma adalah masalah yang juga dapat menyebabkan kebutaan karena penumpukan cairan di bagian depan mata sehingga tekanan dalam bola mata meningkat.
  • Degenerasi makula
Degenerasi makula adalah gangguan yang dapat memicu pandangan kabur seiring bertambahnya usia. Degenerasi makula disebabkan oleh adanya pertumbuhan pembuluh darah abnormal di bawah retina.
  • Toksisitas retina
Toksisitas retina adalah masalah yang dipengaruhi oleh obat radang sendi yang disebut sebagai hydroxychloroquine. Obat tersebut bersifat toksik dan dapat menimbulkan kerusakan pada retina.
  • Kondisi mata yang buruk
Dokter juga menyarankan pasien untuk melakukan screening retina jika pasien mengalami gangguan pada mata tanpa penyebab.
 
Diagnosis
 
Jika Anda mengalami gangguan di bagian mata sehingga perlu menggunakan screening retina, Anda bisa menjalani prosedurnya. Sebelum melakukan prosedur tersebut, dokter perlu memberikan obat tetes mata untuk melebarkan pupil di bagian mata Anda. Pupil perlu dilebarkan untuk memudahkan dokter untuk memeriksa retina.
 
Prosedur screening retina tidak membutuhkan waktu yang lama, hanya sekitar 5 menit. Prosedur tersebut meliputi:
  • Dahi dan dagu pasien yang diposisikan pada penyangga khusus.
  • Pasien akan diminta untuk terus melek.
  • Alat laser digunakan untuk memeriksa kondisi mata pasien.
  • Gambar yang dihasilkan alat tersebut ditunjukkan di layar komputer untuk membantu dokter menganalisanya.
 
Hasil Screening Retina
 
Hasil screening retina dapat membantu dokter mengetahui tanda-tanda yang terjadi pada mata pasien yang sebelumnya tidak terdeteksi, dan akan tampil di layar komputer. Setelah itu, dokter akan menunjukkan hasil dari prosedur tersebut kepada pasien. Jika hasilnya buruk, maka dokter akan menangani pasien dengan menggunakan prosedur lain, sesuai kondisi pasien.
 
Kesimpulan
 
Pada umumnya, screening retina merupakan salah satu prosedur medis yang dapat dilakukan dokter. Prosedur tersebut juga tidak memakan waktu yang lama. Sebelum melakukan screening retina, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter, karena screening retina juga tidak menutup kemungkinan untuk menunjukkan hasil yang tidak bagus.


Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Kamis, 11 Juni 20 - 11:12 WIB
Dalam Kategori : SCREENING RETINA
Dibaca sebanyak : 155 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback