Ni
Blog Universitas Komputer Indonesia

Sakit Rhinitis Alergi? Obati Dengan Dexteem

Sakit Rhinitis Alergi? Obati Dengan Dexteem

 

Rhinitis alergi dapat menyebabkan tanda seperti demam dan gejala seperti hidung meler, mata gatal, hidung tersumbat, bersin-bersin, dan tekanan sinus. Berbeda dengan demam, rhinitis alergi tidak disebabkan oleh virus. Rhinitis alergi disebabkan oleh respon alergi terhadap alergen dalam dan luar ruangan, misalnya karena serbuk sari, tungau debu, dan bulu hewan. Untuk mengatasi reaksi alergi ini, dokter biasanya merekomendasikan dexteem, sebuah obat dengan kandungan utama dexamethasone.

Dokter akan merekomendasikan dexteem atau obat dexamethasone lainnya apabila Anda memiliki gejala seperti hidung meler dan tersumbat, mata merah gatal dan berair, bersin-bersin, batuk-batuk, hidung dan tenggorokan yang gatal, bagian bawah mata yang membengkak dan berwarna kebiruan, dan kelelahan. Beberapa faktor musiman yang dapat memicu terjadinya rhinitis alergi adalah serbuk sari pohon (yang biasanya mudah dijumpai pada musim semi), tungau debu dan kecoak, serta jamur yang ada di dalam atau luar ruangan. Beberapa faktor risiko juga dapat meningkatkan risiko Anda menderita rhinitis alergi, di antaranya adalah memiliki alergi atau asma, memiliki eksim, memiliki saudara yang menderita alergi atau asma, hidup atau tinggal di lingkungan yang terus terpapar alergen seperti tungau debu dan bulu hewan, serta memiliki ibu yang merokok saat Anda berusia kurang dari 1 tahun. 

Gejala rhinitis alergi umumnya bersifat ringan, namun dapat menyebabkan komplikasi kesehatan yang cukup serius, seperti:

  • Berkurangnya kualitas hidup

Rhinitis alergi dapat mengganggu Anda menikmati aktivitas dan menyebabkan hidup menjadi kurang produktif. Bagi banyak orang, saat menderita rhinits alergi membuat mereka tidak dapat bekerja atau bersekolah. 

  • Tidur yang buruk

Gejala rhinitis alergi dapat membuat Anda terbangun tengah malam dan sulit tidur, yang mana dapat membuat Anda kelelahan dan kurang segar keesokan harinya. 

  • Asma yang semakin memburuk

Rhinitis alergi dapat memperburuk tanda dan gejala penyakit asma, seperti batuk dan mengi. 

  • Sinusitis

Penyumbatan sinus yang lama yang disebabkan karena rhinitis alergi dapat meningkatkan kemungkinan Anda menderita sinusitis, sebuah infeksi atau peradangan selaput yang melapisi sinus. 

  • Infeksi telinga

Pada anak-anak, rhinitis alergi sering menjadi faktor terjadinya infeksi telinga tengah. 

Perawatan

Perawatan terbaik adalah dengan membatasi paparan terhadap zat-zat yang dapat memicu terjadinya rhinitis alergi. Apabila rhinitis alergi Anda tidak parah, obat-obatan OTC biasanya sudah cukup dalam mengatasi gejala yang ditimbulkan. Namun, apabila gejala menjadi lebih parah, dokter dapat meresepkan obat seperti dexteem untuk kondisi Anda. 

  • Nasal corticosteroid. Semprotan nasal resep yang dapat membantu mencegah dan merawat peradangan nasal, nasal yang gatal, dan hidung meler yang disebabkan karena rhinitis alergi. Bagi kebanyakan orang, ini adalah perawatan yang paling efektif untuk melawan rhinitis alergi, dan merupakan jenis obat yang pertama kali diresepkan. 

  • Antihistamine. Obat ini biasanya diberikan dalam bentuk pil seperti dexteem. Namun, ada pula antihistamine yang berbentuk tetes mata dan semprotan nasal. Antihistamine dapat membantu mengatasi gatal, bersin, dan hidung meler, namun memiliki efek yang kurang efektif dalam mengatasi hidung tersumbat. Obat ini bekerja dengan cara menghambat zat kimia penyebab gejala yang dilepaskan oleh sistem kekebalan tubuh saat terjadi reaksi alergi (histamine).

Selain menggunakan obat antihistamine seperti dexteem dannasal corticosteroid, Anda bisa mengatasi rhinitis alergi dengan melakukan perubahan gaya hidup untuk membatasi paparan tubuh dengan alergen, seperti menutup pintu dan jendela pada saat musim di mana banyak serbuk sari berterbangan. Anda juga perlu membatasi aktivitas luar ruangan pada pagi hari, di mana jumlah serbuk sari paling banyak ditemui.

Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Senin, 28 Desember 20 - 11:17 WIB
Dalam Kategori : DEXTEEM
Dibaca sebanyak : 242 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback