Ni
Blog Universitas Komputer Indonesia

Pruritus

Pruritus
Kulit gatal, atau istilah lain sebagai pruritus, adalah kondisi medis yang terjadi di bagian kulit dimana seseorang merasa ingin menggaruknya karena mengalami penyakit atau kondisi medis yang dialami. Pada umumnya, pruritus disebabkan oleh penyakit sistemik seperti infeksi.
 
Gejala
 
Orang-orang yang mengalami pruritus tentunya akan mengalami gejala berupa gatal di bagian kulit tertentu seperti kulit pada bagian tangan atau kaki. Gatal-gatal juga bisa terjadi tanpa disertai dengan perubahan atau kelainan yang tampak pada bagian kulit tersebut. Berikut adalah kelainan kulit yang disertai dengan gatal atau pruritus:
  • Kemerahan pada kulit.
  • Benjolan, bintik, atau lepuhan.
  • Kulit kering dan pecah-pecah.
  • Kulit bersisik.
Terkadang, rasa gatal pada kulit bisa terjadi dalam waktu yang lama (sekitar 2 minggu), dan infeksi akibat gatal bisa membusuk. Ketika penderita menggaruk di bagian kulit yang mengalami pruritus, kondisi yang dialami bisa semakin parah. Orang-orang yang terus menggaruk di bagian kulit yang terkena pruritus akan merusak kulit sehingga dapat memicu terjadinya infeksi.
 
Penyebab
Gatal atau pruritus merupakan gejala dari kondisi medis lain yang sering terjadi pada manusia. Gatal-gatal bisa terjadi akibat:
  • Kulit kering sehingga dapat memicu eksim dan psoriasis.
  • Penyakit sistemik atau penyakit yang terjadi pada bagian organ tubuh seperti penyakit hati atau gagal ginjal.
  • Penyakit saraf seperti saraf terjepit dan diabetes mellitus.
  • Iritasi dan reaksi alergi terhadap makanan, hewan, dan penggunaan bahan kimia seperti sabun.
  • Reaksi terhadap obat-obatan seperti obat antibiotik atau obat anti nyeri.
  • Infeksi di dalam tubuh akibat virus, jamur, atau parasit seperti cacar air dan skabies.
  • Gatal pada bagian perut dan paha ketika hamil.
Seseorang yang mengalami pruritus dalam jangka lama dapat mempengaruhi penampilan pada bagian kulit. Kondisi yang dialami, jika terus terjadi, dapat meningkatkan intensitas gatal dan menyebabkan luka di bagian kulit, infeksi, dan jaringan parut.
 
Diagnosis
Jika Anda mengalami pruritus, Anda perlu periksa diri ke dokter. Untuk mengetahui penyebabnya, dokter dapat melakukan diagnosis yang terdiri dari:
  • Tes darah untuk menunjukkan bukti dari kondisi di dalam tubuh yang memicu terjadinya reaksi gatal.
  • Pemeriksaan fungsi tiroid, hati, dan ginjal.
  • Pemeriksaan kulit jika pasien mengalami ruam atau kelainan kulit lainnya.
 
Pengobatan
Untuk mengobati pruritus, ada beberapa cara yang dapat dilakukan, antara lain:
  • Obat oral
Obat oral yang dapat digunakan untuk mengatasi pruritus adalah obat antidepresan seperti fluoxetine dan sertraline. Obat-obat antidepresan dapat mengurangi beberapa jenis gatal kronis pada tubuh.
  • Krim dan salep
Selain obat oral atau obat antidepresan, cara lain yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah menggunakan krim dan salep. Anda dapat mengoleskan krim atau salep langsung ke bagian kulit yang terkena pruritus.
  • Terapi cahaya
Terapi cahaya, atau disebut sebagai fototerapi, adalah cara lain yang dapat dilakukan untuk mengobati pruritus. Caranya dengan mengekspos kulit pasien ke jenis cahaya tertentu. Terapi ini perlu dilakukan beberapa kali sampai reaksi gatal pada tubuh hilang.
 
Persiapan Ketika Berkonsultasi Dengan Dokter
Pada umumnya, pruritus merupakan salah satu kondisi medis yang serius dimana gangguan tersebut dapat menyebabkan dampak buruk bagi kulit. Oleh karena itu, jika Anda terkena pruritus, Anda dapat mengobatinya dengan beberapa cara yang disebutkan di atas.
 
Jika Anda ingin berkonsultasi dengan dokter jika Anda terkena pruritus, Anda bisa mempersiapkan beberapa pertanyaan sebagai berikut:
  • Mengapa pruritus bisa muncul?
  • Apakah ada penyebab lain yang dapat memicu terjadinya pruritus?
  • Apakah pruritus terjadi dalam waktu singkat atau lama?
  • Diagnosis seperti apa yang perlu dilakukan?
  • Pengobatan apa yang sebaiknya digunakan untuk mengobati pruritus?
 
Ketika Anda berkonsultasi dengan dokter, dokter akan menanyakan Anda sejumlah pertanyaan sebagai berikut:
  • Kapan Anda terkena pruritus?
  • Seperti apa kondisi kulit Anda ketika pertama kali mengalami pruritus?
  • Apakah gejala pruritus terus muncul?
  • Apakah kondisi yang dialami membaik atau memburuk?


Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Jumat, 29 Mei 20 - 13:22 WIB
Dalam Kategori : PRURITUS
Dibaca sebanyak : 102 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback