Ni
Blog Universitas Komputer Indonesia

Persyaratan Alur Pendaftaran Paket Haji ONH+ dan Reguler

Persyaratan Alur Pendaftaran Paket Haji ONH+ dan Reguler
Sebagai salah satu rukun islam, haji merupakan sebuah perjalanan ibadah yang sangat diimpikan oleh semua umat islam. Hal ini dapat dibuktikan dengan banyaknya kuota jemaah haji di setiap tahunnya. Tidak hanya itu saja, jumlah calon jemaah haji yang begitu banyak menyebabkan waktu tunggu untuk dapat melakukan ibadah haji bisa mencapai 40 tahun. Terlalu lama? Untungnya, selain jenis haji reguler, saat ini sudah tersedia paket haji ONH+ yang banyak diselenggarakan oleh para agen perjalanan atau travel agent yang telah ditunjuk oleh pemerintah (paket haji reguler diselenggarakan dengan langsung oleh pemerintah melalui Kementerian Agama).
 
Tentu saja paket haji reguler dan paket haji ONH+ memiliki fasilitas yang berbeda, mengingat cara pembayaran dan biaya yang perlu dibayarkan jauh berbeda. Apabila Anda tertarik untuk mengikuti paket haji ONH+, Anda harus bersedia merogoh kocek lebih dalam. Namun, dengan harga sekitar 5000 dolar Amerika, waktu tunggu atau antre paket haji ONH+ hanya sekitar 5 hingga 9 tahun saja. Namun, dengan biaya sebesar itu, Anda mendapatkan fasilitas hotel berbintang dan perlengkapan lain yang lebih lengkap dibandingkan dengan paket reguler. 
 
Pendaftaran
Apabila Anda tertarik untuk mendaftar paket haji ONH+, Anda hanya perlu mendatangi travel agent atau agen perjalanan yang ditunjuk oleh Kementerian Agama. Pastikan izin agen perjalanan tersebut masih berlaku untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan yang bisa mengancam perjalanan haji Anda. Sementara itu, tata cara mendaftar haji reguler di antaranya adalah:
  1. Anda diharuskan untuk membuka tabungan haji pada BPS (Bank Penerima Setoran) haji. Adapun besarnya setoran awal adalah sekitar 25 juta rupiah. Bawalah Kartu Tanda Penduduk (KTP) saat Anda membuka tabungan tersebut. 
  2. Calon jemaah akan mendapatkan dokumen sebagai bukti setoran awal dan juga buku tabungan. Bukti setoran awal tersebut juga akan berisi nomor validasi.
  3. Tahap berikutnya adalah calon jemaah mendatangi Kementerian Agama untuk mendaftar haji. Adapun beberapa dokumen yang perlu dibawa saat mendaftar di antaranya adalah fotokopi KTP, fotokopi KK, fotokopi buku tabungan haji, dokumen bukti setoran awal, fotokopi buku nikah/ijazah/akta kelahiran, dan surat keterangan sehat dari dokter sebanyak 3 lembar. 
  4. Anda kemudian akan diminta untuk melakukan pengambilan pas foto di Kementerian Agama (tidak boleh memakai pakaian dinas dan tidak memakai kacamata. Wajah harus tampak sekitar 80 persen dan disarankan untuk memakai pakaian yang kontras dengan latar belakang)
  5. Setelah hal-hal tersebut di atas dilakukan, Anda akan mendapatkan SPPH atau bukti pendaftaran haji. Dalam SPPH tersebut akan diketahui nomor porsi dan perkiraan kapan Anda dapat berangkat haji. Anda bisa mendapatkan informasi apapun seputar haji dan lain-lain di situs resmi Kementerian Agama. 
Berbeda dengan paket haji ONH+ yang kira-kira membutuhkan biaya sebesar 5000 dolar Amerika, rata-rata Biaya Perjalanan Ibadah Haji untuk tahun 2020 adalah sekitar 35 juta rupiah. Biaya tersebut sama dengan biaya yang berlaku pada tahun 2019. Fachrul Razi, selaku Menteri Agama dalam Rapat Pendahuluan Penetapan Biaya Perjalanan Ibadah Haji, mengusulkan hal tersebut.
 
Paket haji reguler dan paket haji ONH+ memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Salah satu yang paling signifikan adalah waktu lama menunggu yang bisa mencapai belasan tahun untuk jemaah regular, dan hanya 1-3 tahun untuk jemaah paket haji ONH+ (dalam beberapa kasus bahkan bisa lebih cepat). Meskipun lebih mahal, Anda bisa mendapatkan berbagai fasilitas yang lengkap dengan paket haji ONH+. 
Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Selasa, 24 November 20 - 09:01 WIB
Dalam Kategori : PAKET HAJI, NAIK HAJI
Dibaca sebanyak : 122 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback