Ni
Blog Universitas Komputer Indonesia

Perbedaan Darah Haid dan Flek Saat Hamil Muda

Perbedaan Darah Haid dan Flek Saat Hamil Muda
Wanita setiap bulan mempunyai siklus untuk haid. Normalnya, wanita yang menstruasi berlangsung kurang lebih selama satu minggu. Tak hanya pada wanita yang sedang haid, flek merah juga bisa terjadi di awal kehamilan lho! Flek saat hamil muda ini sebenarnya bisa dikatakan suatu hal yang tidak berbahaya. Sebab, kejadian itu umum terjadi, apalagi untuk ibu hamil.
Di antara darah haid dan flek saat hamil itu memang sekilas sebenarnya terlihat sama. Namun, sebenarnya kedua hal tersebut memiliki ciri-ciri yang berbeda. Nah, agar kamu tak terkecoh, yuk kenali perbedaan darah haid dan flek saat hamilseperti yang akan dijelaskan di bawah ini.
 
1. Darah menstruasi
 
Menstruasi atau yang biasa disebut datang bulan merupakan proses perubahan pada tubu wanita.  Menstruasi akan ditandai dengan beberapa tanda fisik maupun mental. Beberapa diantaranya seperti badan yang linu, nyeri payudara, perubahan suasana hati sampai keluarnya flek ringan. Flek berwana kecoklatan ini merupakan hal yang normal dan tidak berbahaya. Hal ini biasanya terjadi di awal maupun akhir siklus menstruasi.
Normalnya, darah yang keluar pada awal haid berwarna hitam dan kental, lalu berubah menjadi merah segar kemudian menjadi merah kekuningan, mendekati akhir akan menjadi warna kuning dan keruh. Siklus ini biasanya akan berlangsung selama 28 hari, terjadinya hide pun biasanya terjadi selama 5-7 hari. Walupun setiap wanita mempunyai siklus yang berbeda, namun segera periksakan diri ke dokter jika darah keluar lebih dari 15 hari.
Berikut di bawah ini akan dijelaskan mengenai ciri-ciri flek menstruasi yang perlu diketahui:
  • Flek bisa berupa gumpalan
  • Berwana merah atau kecokelatan
  • Terjadi satu sampai dua hari sebelum haid

2. Darah Tanda Kehamilan
 
Berbeda dengan menstruasi, flek darah yang keluar saat di awal kehamilan disebut pendarahan implantasi. Umumnya terjadi di sepuluh hari pertama saat pembuahan. Di sinilah banyak yang terkecoh karena menganggap bercak darah yang keluar adalah menstruasi. Pendarahan ini memang tidak dikategorikan berbahaya namun tetap butuh penanganan khusus. Penyebab keluarnya flek darah ini dikarenakan sel telur yang telah dibuahi oleh sperma akan menjadi embrio dan kemudian mendekat ke dinding rahim. Sel telur yang menempel di dinding rahim inilah yang menjadi kemungkinan keluarnya bercak darah. Namun, kamu tidak perlu khawatir karena pendarahan implantasi ini tidak mengganggu perkembangan embrio.
Berikut ini adalah ciri-ciri flek tanda kehamilanyang perlu diketahui:
  • Berwarna merah muda atau cokelat
  • Tidak berbentuk gumpalan
  • Volume lebih sedikit dari darah haid
 
Keluarnya bercak darah memang tidak berbahaya namun tetap butuh perhatian khusus. Pendarahan saat hamil muda biasanya juga memiliki bebrapa penyebab lain salah satunya adalah keguguran. Hal lain yang kemungkinan terjadi apabila keluarnya flek darah di awal kehamilan adalah kelainan pada mulut rahim, kehamilan di luar kandungan, dan karena faktor lainnya.
 
Mengetahui ciri-ciri dan perbedaan darah haid dan flek saat hamil dapat membantu wanita untuk tetap waspada. Walaupun pendarahan implantasi adalah suatu hal normal, tapi ada baiknya tetap lakukan pemeriksaan ke dokter untuk memastikannya.
 
Itulah perbedaan yang signifikan antara darah haid dengan flek saat hamil muda. Setelah mengetahui perbedaan dari kedua hal tersebut, setidaknya kamu akan lebih waspada dan sudah siap untuk melakukan penanganan lebih lanjut terkait kedua hal tersebut. Semoga artikel di atas membantu.
Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Senin, 13 Januari 20 - 15:37 WIB
Dibaca sebanyak : 127 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback