Ni
Blog Universitas Komputer Indonesia

Penyebab Bayi Demam dan Cara Mengobatinya

Penyebab Bayi Demam dan Cara Mengobatinya
 
Ketika bayi demam bisa menjadi salah satu hal yang paling menakutkan bagi orang tua, terutama saat demam tinggi atau bayi baru berusia beberapa minggu. Jangan berikan ibuprofen untuk bayi dengan usia di bawag 6 bulan. Pastikan berkonsultasi dengan dokter mengenai dosis dan cara pemakaian obat demam, sebelum memberikan obat demam bagi bayi.  Untuk mengatasinya, berikut ini penjelasan mengenai berbagai penyebab demam bayi, dan langkah-langkah penanganannya.
 
Penyebab demam pada bayi
 
Demam bukanlah penyakit. Demam biasanya menunjukkan bahwa tubuh anak sedang melawan penyakit, dan sistem kekebalan tubuhnya berfungsi dengan baik. Demam pada bayi bisa menandakan infeksi virus pilek atau virus lainnya.
 
Meskipun jarang terjadi pada bayi, penyakit pneumonia, infeksi saluran kemih, infeksi telinga atau infeksi yang lebih serius, seperti infeksi bakteri darah atau meningitis, juga dapat menyebabkan demam. Suhu normal bayi dapat berkisar sekitar 36-37 derajat Celcius. Kebanyakan dokter menganggap suhu rektal 38 derajat Celcius atau lebih tinggi, sebagai demam.
 
Anda perlu hubungi dokter jika bayi Anda memiliki kondisi atau mengalami hal-hal berikut ini:
  • Berusia di bawah usia 3 bulan dan demam. Carilah perawatan medis segera.
  • Lemas dan tidak responsif
  • Masalah pernapasan atau makan
  • Sangat rewel atau sulit untuk tenang
  • Ruam
  • Tanda-tanda dehidrasi, seperti yang cenderung ering, mulut kering, dan tidak ada air mata saat menangis
  • Kejang
 
Cara mengobati demam pada bayi
Jika bayi Anda berusia di bawah 1 bulan dan mengalami demam, segera hubungi dokter, klinik, maupun rumah sakit terdekat. Untuk bayi yang sudah lebih besar, cobalah kiat-kiat ini untuk mengobati bayi demam.
 
Mandikan bayi dengan air hangat
Mandikan bayi dengan menggunakan air hangat. Selalu periksa suhu air di pergelangan tangan Anda, sebelum memandikan bayi. Kemudian, pilihlah pakaian yang ringan untuknya.
 
Pastikan bayi mendapat cukup cairan
Berikan cukup cairan pada bayi Anda, untuk menghindari dehidrasi. Cairan tersebut bisa berupa air susu ibu (ASI), susu formula, larutan elektrolit, atau air, tergantung pada usia bayi. Hubungi dokter maupun bidan, untuk mengetahui panduan perawatan untuk bayi Anda. Bayi dengan dehidrasi mungkin menangis tanpa air mata, mengalami kekeringan pada mulit, dan popoknya tidak basah.
 
Jika bayi berusia lebih dari 6 bulan, Anda dapat memberikan ibuprofen untuk bayi. Hindari pemberian aspirin. Sebab, aspirin memicu risiko sindrom Reye. Jangan berikan ibuprofen untuk bayi dengan usia di bawah 6 bulan. Pastikan berkonsultasi dengan dokter mengenai dosis dan cara pemakaian obat, sebelum memberikan obat penurun demam bagi bayi. Jika mengkhawatirkan demam pada bayi Anda, hubungi tenaga medis untuk mendapatkan saran terbaik.
 
Dokter kemungkinan sulit mengetahui adanya infeksi virus sederhana pada bayi yang baru lahir, misalnya pilek, maupun infeksi yang lebih serius (seperti infeksi saluran kemih, pneumonia, atau meningitis).Itulah sebabnya, dokter kadang-kadang melakukan tes khusus (seperti tes darah atau urine, atau rontgen dada dan keran tulang belakang) untuk menentukan penyebab bayi demam, serta mencari infeksi lebih serius, pada bayi yang masih kecil. Chat konsultasi dokter, tips dan trik menjaga kesehatan, mengatasi demam, bahkan membeli obat demam, dapat Anda peroleh dengan mengakses di SehatQ.com.


Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Senin, 07 September 20 - 08:59 WIB
Dalam Kategori : OBAT DEMAM
Dibaca sebanyak : 29 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback