Ni
Blog Universitas Komputer Indonesia

Pentingnya Vaksin pada Anak

Pentingnya Vaksin pada Anak
 
Manfaat terbesar yang diberikan oleh vaksin dan paling mendasar adalah menjadi upaya mencecah penyakit menular menyerang tubuh seseorang, khususnya pada anak. Vaksin anak dapat memberikan tubuh pertahanan dan perlindungan dari berbagai infeksi penyakit mulai ringan hingga yang paling berbahaya dan mengancam nyawa anak tersebut.
Vaksin disebut juga sebagai zat atau senyawa dengan fungsi membentuk daya tahan pada tubuh, senyawa ini mampu merangsang tubuh untuk menghasilkan antibodi. Nantinya, antibodi inilah yang melawan kuman, bakteri dan virus penyebab munculnya infeksi penyakit. Vaksin mengandung bakteri baik, yang masih hidup dan sudah dilemahkan.
 
Alasan Pentingnya Vaksin Anak
  • Hak Anak
Vaksin atau pemberian imunisasi untuk anak sudah dilakukan di Indonesia sejak tahun 1970, salah satu alasannya adalah memenuhi Konvensi Hak Anak yang telah diberlakukan PBB sejak 2 September 1990. Meliputi, hak anak untuk keberlangsungan hidup, hak untuk berkembang, hak atas perlindungan dan hak berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat.
  • Dampak Penyakit Lebih Berbahaya
Penyakit yang muncul karena infeksi virus biasanya memiliki dampak berat hingga berbahaya bagi tubuh anak. Berbagai dampak berbahaya yang ditimbulkan infeksi virus dan bakteri ini bisa dicegah melalui imunisasi terhadap anak, meskipun nantinya muncul dampak dari pemberian vaksin seperti demam namun hal itu tidak lebih berbahaya dari dampak infeksi virus tersebut.
  • Diberikan Secara Teratur
Ikatan Dokter Anak Indonesia bersama Kementerian Kesehatan telah menyusun jadwal pemberian imunisasi sedemikian rupa. Mulai jadwal yang telah disesuaikan dengan kelompok usia dengan paling banyak terkena penyakit tersebut. Seperti penyakit HIB (Haemophilus Influenza Type B), penyakit yang menyebabkan radang paru atau pneumonia.
Selain radang paru, terdapat pula meningitis atau radang selaput otak, kondisi ini banyak terjadi pada kelompok usia kurang dari satu tahun. Hal inilah yang membuat vaksin atau imunisasi HIB harus diberikan pada bayi sejak berusia dua bulan dan yang paling penting tidak boleh ditunda hingga bayi berumur lebih dari satu tahun.
  • Imunisasi Booster
Penelitian menyebut kadar antibodi atau kekebalan yang terbentuk pada bayi lebih baik ketimbang pada anak yang lebih besar. Inilah menjadi penyebab sebagian besar vaksin diberikan ketika bayi masih berumur enam bulan, kemudian beberapa jenis vaksin dilakukan pemberian ulang setelah berumur satu tahun.
  • Manfaat Imunisasi
Bakteri hingga virus yang bertebaran dimana-mana memiliki risiko memunculkan penyakit yang menyerang tubuh sangat besar. Ketika anak sudah 80 persen mendapat imunisasi, risiko tubuh terserang penyakit dapat dicegah dengan mudah. Selain itu, imunisasi bisa mencegah tubuh terserang penyakit tertentu lainnya.
Terdapat banyak jenis penyakit yang bisa dicegah dengan melakukan imunisasi pada anak sejak usia dini. Penyebaran penyakit akan terjadi dengan sangat cepat jika daerah tempat tinggal seseorang memiliki cakupan imunisasi yang rendah. Sementara anak-anak yang tidak mendapat imunisasi sangat berisiko sebagai sumber penyakit bagi anak lainnya.
 
Pemberian vaksin anak akan menimbulkan rasa tidak nyaman, seperti muncul rasa nyeri atau ruam yang muncul di bagian kulit area suntikan. Kemudian, ada pula reaksi setelah imunisasi selain nyeri, yakni munculnya rasa demam ringan hingga tinggi, bengkak, kemerahan hingga anak menjadi rewel. Pada umumnya, gejala akan hilang dengan sendirinya dalam kurun waktu tiga sampai empat hari, meskipun bisa berlangsung lebih lama.
 
Untuk mengatasi secara sementara, para orang tua bisa memberikan obat penurun panas setiap empat jam, kemudian kompres air hangat hingga berikan pakaian tipis untuk anak. Hindari pemberian selimut, lalu berikan asi yang lebih sering.


Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Jumat, 08 Mei 20 - 12:24 WIB
Dalam Kategori : VAKSIN ANAK, KESEHATAN ANAK
Dibaca sebanyak : 153 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback