Ni
Blog Universitas Komputer Indonesia

Penanganan Eksim Susu pada Bayi yang Tepat

Penanganan Eksim Susu pada Bayi yang Tepat
 
Merupakan ruam berwarna kemerahan dan menimbulkan rasa gatal serta perih yang muncul pada pipi bayi disebut dengan eksim susu. Hal inilah yang kemudian membuat banyak orang menyebut munculnya keadaan ini disebabkan karena konsumsi susu atau cipratan asi ketika ibu sedang menyusui bayinya.
Karena anggapan itulah tidak sedikit para ibu yang justru membatasi atau menghentikan pemberian asi kepada sang bayi. Padalah bayi masih memerlukan asupan nutrisi dari asi agar tumbuh kembang berjalan dengan baik. Meskipun istilah yang muncul berawal dari pemahaman bahwa segala yang ibu makan selama masa kehamilan dan menyusui akan terserap ke dalam asi.
Cara Penanganan Eksim Susu
Eksim merupakan peradangan kronis yang dipicu oleh ketidakmampuan tubuh untuk memproduksi sel lemak atau ceramide dalam jumlah cukup. Penyebab munculnya ruam ini belum dapat dipastikan, namun memiliki khas dengan pipi bayi merah, bersisik dan terasa gatal tidak disebabkan karena konsumsi atau paparan susu (asi).
Meskipun memang sangat disayangkan hingga saat ini belum ada pengobatan yang bisa menyembuhkan eksim. Namun, kondsi kulit ini bisa dikontrol dengan bantuan dokter, sebelum itu beberapa langkah yang bisa orang tua atau ibu lakukan untuk mengatasi eksim pada bayi ini di antara sebagai berikut.
  • Teknik Mandi yang Benar
Ketika memandikan bayi, gunakan air hangat untuk membasuh bagian yang terkena eksim agar membersihkan dari kotoran dan bakteri. Gosok kulit bayi dengan lembut dan pastikan untuk tidak memandikan lebih dari 10 menit agar kulit bayi tidak kering.
  • Pakai Sabun dan Pelembap
Pilih sabun bayi dan losion dengan bahan natural, ringan dan aman bagi kulit sensitif pada bayi, pastikan produk yang dipakai hypoallergenic, tidak berwarna dan tidak mengandung pewangi. Sekitar tiga hingga lima menit setelah mandi, pakaikan losion yang sesuai dengan jenis kulit bayi.
  • Pakaian Bayi
Perhatikan pakaian bayi, pakaian yang terlalu kasar, ketat atau bisa membuat gatal dan memicu eksim bayi sebaiknya dihindari dan tidak digunakan. Termasuk pakaian bayi yang terlalu tebal, dikhawatirkan bisa membuat bayi berkeringat hingga memicu eksim kambuh.
Sangat disarankan untuk memilih pakaian berbahan katun, linen, sutra atau hemp dan jangan sampai atau hindari pakaian dengan bahan wol atau bahan lain yang membuat kulit bayi gatal-gatal hingga memicu eksim muncul.
  • Identifikasi Pemicu Eksim
Identifikasi digunakan untuk mengetahui penyebab atau pemicu eksim pada bayi, ini bisa membantu mengendalikan kekambuhan. Beberapa produk atau kondisi yang harus diperhatikan adalah susu, keringat, air liur, faktor udara, bulu, sabun, sampo dan bedak.
  • Pakai Salep Kortikosteroid
Sering digunakan sebagai salah satu pengobatan eksim, mampu mengurangi peradangan dan gejala lain seperti gatal. Namun demikian, para ibu yang ingin menggnakan salep ini harus berdasarkan pemeriksaan dokter.
  • Hindari Keringat Berlebih
Sangat disarankan untuk bisa mengatur suhu di rumah, agar bayi tidak kegerahan dan membuat banyak keringat. Perlu diketahui bahwa keringat bisa memperparah gatal apabila eksim bayi secara kebetulan kambuh di waktu yang sama.
Risiko mengalami eksim susu lebih besar ketika bayi lahir dari keluarga dengan riwayat alergi makanan, sebanyak 30 persen penderita eksim di dunia juga mengalami ini. Biasanya alergi terhadap suatu makanan yang mengandung kacang, telur dan susu. Meskipun sangat ditekankan sekali jika susu bukanlah penyebab kemunculan kondisi ini.



Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Jumat, 06 November 20 - 17:44 WIB
Dibaca sebanyak : 42 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback