Ni
Blog Universitas Komputer Indonesia

Obat yang Mungkin Dibutuhkan untuk Menyembuhkan Pityriasis Rosea

Obat yang Mungkin Dibutuhkan untuk Menyembuhkan Pityriasis Rosea
 
Kulit adalah salah satu bagian tubuh yang sering mengalami masalah. Ada berbagai jenis masalah kulit yang dapat diderita oleh manusia. Mulai dari yang parah hingga yang tidak mengkhawatirkan. Artikel ini akan membahas salah satu masalah di kulit manusia, yakni penyakit pityriasis rosea.
 
Kondisi pityriasis rosea dapat dikenali dengan tanda yang mencolok, yakni bercak ruam berbentuk bulat atau oval yang biasanya muncul pertama kali pada dada, perut, atau punggung. Bentuknya yang menyerupai pohon pinus terbalik membuat kondisi ini sering pula disebut dengan christmas tree rash.
 
Gejala umumnya berlangsung 4-8 minggu. Ruam dimulai dengan satu bercak besar yang disebut bercak (patch) herald. Ruam dapat menyebar setelah beberapa hari ke area dada, punggung, lengan, dan kaki.
 
Pityriasis rosea sendiri bukanlah suatu penyakit atau kondisi yang mengkhawatirkan. Dalam kondisi yang ringan, pityriasis rosea bahkan tidak perlu perawatan khusus. Menjaga kebersihan tubuh adalah salah satu perawatan terbaik yang bisa Anda lakukan.
 
Namun, untuk kasus yang lebih parah, Anda mungkin akan menjalani tes darah untuk memastikan tidak ada gejala penyakit lain. Biaanya, dalam pemeriksaan itu dokter juga akan memberikan krim kulit, seperti hidrokortison, untuk meredakan iritasi. Anda juga bisa meminum obat histamine untuk mengurangi rasa gatal pada kulit Anda.
Dua obat yang disebutkan di atas dapat dijelaskan sebagai berikut:
  • Antihistamin
Dalam pengobatan pityriasis rosea antihistamin menentang aktivitas reseptor histamin di dalam tubuh. Dalam pengertian kata ini, antihistamin digolongkan berdasarkan reseptor histamin yang mereka tindak lanjuti. Dua kelas antihistamin terbesar adalah antihistamin-H1 dan antihistamin-H2.
 
Antihistamin menekan respon wheal yang diinduksi-histamin (pembengkakan) dan vasodilasi dengan menghalangi pengikatan histamin ke reseptornya atau mengurangi aktivitas reseptor histamin pada saraf, otot polos vaskular, sel kelenjar, endotelium, dan sel mast.
Gatal, bersin, dan respon inflamasi dapat ditekan oleh antihistamin yang bekerja pada reseptor-H1. Pada tahun 2014 antihistamin seperti desloratadin ditemukan efektif sebagai pembantu untuk pengobatan standar jerawat karena sifat anti-inflamasinya serta kemampuan mereka untuk menekan produksi sebum.
 
Antihistamin sendiri adalah obat-obatan yang digunakan untuk mengobati rinitis alergi dan alergi lainnya. Antihistamin dapat memberikan rasa lega ketika seseorang mengalami hidung tersumbat, bersin, atau gatal karena serbuk sari, tungau debu rumah, atau alergi hewan. Biasanya orang menggunakan antihistamin sebagai obat pasar generik yang murah, dengan sedikit efek samping.
Dokter menyarankan agar orang berbicara dengan mereka sebelum penggunaan antihistamin dalam jangka waktu yang lebih lama. Obat-obatan antihistamin di antaranya Chlorpheniramine, Cyproheptadine, Hydroxyzine, Ketotifen, dan Promethazine. Ada pula Desloratadine, Fexofenadine, Levocetirizine, Cetirizine, serta Loratadine.
  • Hidrokortison
Hidrokortison merupakan obat kortikosteroid yang berfungsi untuk meredakan bagian tubuh yang mengalami peradangan (inflamasi), dan digunakan untuk mengobati beberapa kondisi klinis seperti peradangan, alergi berat, gangguan adrenal, peradangan sendi, asma, lupus, dan berbagai kelainan kulit seperti gigitan serangga, eksim, dermatitis, ruam, dan gatal-gatal. Hidrokortison bekerja pada sistem kekebalan tubuh sehingga membantu mengurangi pembengkakan, gatal, kemerahan, dan reaksi alergi yang dapat terjadi.
 
Hidrokortison sendiri tersedia dalam bentuk injeksi atau suntikan, oral atau obat yang dikonsumsi melalui mulut, serta topikal. Untuk pengobatan pityriasis rosea sendiri yang digunakan adalah hidrokortison topikal.
 
Dokter yang menangani masalah pityriasis rosea Anda akan memberikan dosis dan aturan pakai dari obat ini. Namun, biasanya penggunaan hidrokortison yang disarankan adalah tidak mengoleskan obat ini pada daerah wajah atau lipatan ketiak. Jangan gunakan obat ini pada daerah kulit yang mengalami luka terbuka, atau terbakar.
***
Yang perlu diingat sebelum mengonsumsi atau menggunakan obat untuk mengatasi pityriasis rosea Anda adalah pastikan telah mendapat anjuran dan dosis dari dokter. Jangan pernah menggunakan atau mengonsumsi obat di atas tanpa pernah mendatangi dokter sebelumnya. Keracunan atau kondisi-kondisi efek samping obat mungkin saja mengancam Anda apabila belum mendapat “lampu hijau” dari tenaga kesehatan yang berwenang.
 


Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Rabu, 20 Mei 20 - 14:25 WIB
Dalam Kategori : PITYRIASIS ROSEA
Dibaca sebanyak : 26 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback