Ni
Blog Universitas Komputer Indonesia

Mengenal Ablasi Retina Penyebab Pandangan Kabur

Mengenal Ablasi Retina Penyebab Pandangan Kabur
Ketika kamu mengalami pandangan kabur, bisa jadi hal ini menjadi tanda jika kamu mengalami ablasi retina. 
 
Ablasi retina adalah kondisi dimana jaringan retina yang ada di belakang mata terlepas dari jaringan pembuluh darah yang memiliki fungsi untuk menyalurkan oksigen. 
 
Jika ablasi retina tidak segera diobati bukan hanya membuat pandangan kabur dan tidak fokus, namun risiko untuk mengalami kebutaan permanen juga bisa semakin tinggi. 
 
Berikut ini beberapa gejala dan penyebab ablasi retina yang membuat pandangan kabur serta cara mengobatinya. 

Gejala ablasi retina

Biasanya, gejala ablasi retina dimulai dari hal-hal ringan dulu dan tidak menimbulkan rasa sakit. Namun, seiring berjalannya waktu gejalanya bisa mengganggu aktivitas karena membuat pandangan terganggu.
 
Berikut ini beberapa gejala ablasi retina:
 
  • Pandangan kabur dan penglihatan berkurang
  • Muncul bintik-bintik kecil seperti melayang di depan mata
  • Penglihatan samping berkurang
  • Seperti ada kilatan cahaya yang muncul.
Sebaiknya segera hubungi dokter jika kamu mengalami beberapa gejala tersebut. 
 

Penyebab ablasi retina

Ada tiga penyebab ablasi retina yang membuat pandangan jadi kabur, seperti:
 
  • Rhegmatogenous
Rhegmatogenous merupakan penyebab ablasi retina yang paling umum terjadi. Hal ini disebabkan karena adanya retina yang robek sehingga cairan terkumpul di bawah retina, sehingga retina tidak lagi berada di posisinya. 
 
Hal ini kemudian membuat mata tidak mendapat suplai darah sehingga penglihatan menurun dan pandangan kabur. 
 
Hal ini biasanya terjadi karena faktor usia dimana gel vitreous semakin menyusut dan menarik retina yang membuat retina terlepas dari tempatnya. 
  • Traksional
Traksional terjadi ketika ada jaringan parut di permukaan retina yang menyebabkan retina tertarik ke belakang dan membuat pandangan jadi kabur.  Hal ini terjadi pada seseorang yang mengidap diabetes. 
  • Eksudatif
Kondisi ini terjadi ketika cairan menumpuk di bawah retina. Hal ini disebabkan karena degenerasi makula yang membuat pandangan kabur. 
 
Ablasi retina bisa menimpa siapa saja, namun risikonya makin tinggi pada seseorang dengan usia lanjut lebih dari 50 tahun, memiliki riwayat ablasi retina, riwayat cedera mata, hingga  penderita rabun jauh.
 

Pengobatan ablasi retina

Pengobatan untuk ablasi retina disesuaikan dengan penyebab ablasi retina itu sendiri, seperti seberapa banyak retina terlepas dari tempatnya.
  •  Kriopeksi 
Pengobatan yang umum dilakukan yakni dengan melakukan pembekuan. Hal ini dilakukan untuk menutup robekan dan kerusakan pada retina, sehingga retina tetap ada di dinding mata dan menempel. 
  • Pembedahan
Jika kondisi retina terlepas dari bagian belakang mata, maka harus dilakukan operasi untuk mengembalikan retina ke posisi yang semula.
  • Vitrektomi
Jika muncul robekan yang cukup besar pada retina, dokter akan merekomendasikan melakukan vitrektomi. Cara ini dilakukan dengan mengangkat jaringan luka dan cairan yang menumpuk di retina serta mengembalikan retina ke tempat asalnya. 
 

Risiko mengalami ablasi retina

Berikut ini beberapa yang bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami ablasi retina yang bisa membuat pandangan kabur.
  • Ablasi retina sering terjadi pada seseorang dengan usia di atas 50 tahun
  • Memiliki riwayat keluarga yang mengalami ablasi retina
  • Rabun jauh yang ekstrim
  • Pernah melakukan operasi pada mata
  • Mengalami cedera mata yang parah
  • Mengalami penipisan retina mata
Penanganan untuk ablasi retina sejauh ini selalu berhasil. Jika penanganan dilakukan lebih awal, hasil yang didapatkan juga lebih bagus lagi. Sehingga bisa mengurangi efek pandangan kabur. 
 
Selain itu, selalu terapkan gaya hidup sehat dan melindungi kesehatan mata dengan menggunakan kacamata khusus serta penggunaan lensa kontak yang aman. Mata kamu pun akan sehat dan terhindar dari pandangan kabur. 
Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Senin, 22 Maret 21 - 16:54 WIB
Dalam Kategori : PANDANGAN KABUR, SAKIT MATA, GANGGUAN PENGLIHATAN
Dibaca sebanyak : 133 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback