Ni
Blog Universitas Komputer Indonesia

Memahami 7 Tanda Awal Demensia

Memahami 7 Tanda Awal Demensia
Kadang orang berkata bahwa ketika lansia kita akan kembali seperti anak kecil: kesulitan menangani tugas yang rumit atau sulit berkomunikasi misalnya. Sebetulnya mungkin bukan soal kembali menjadi anak kecil, melainkan telah mengalami demensia, sindrom yang ditandai dengan penurunan fungsi otak. Sindrom ini sering terjadi pada orang yang telah berusia lebih dari 65 tahun, namun bukan berarti setiap orang yang berusia lebih dari 65 tahun akan mengalami demensia.
 
Penurunan fungsi otak memang bagian yang tidak terhindarkan dari penuaan. Kerusakan alami otak terjadi pada semua orang ketika bertambah tua. Tetapi, hal itu terjadi lebih cepat pada orang-orang dengan demensia.
 
Seseorang yang mengalami demensia, fungsi kognitifnya akan menurun, termasuk kemampuan untuk mengingat, berpikir, atau membuat keputusan. Pada jenis yang progresif, kondisinya akan bertambah buruk dari waktu ke waktu. Namun, ada beberapa tanda awal seseorang mengalami demensia.
 
1. Kehilangan memori
Ini adalah gejala umum dari demensia. Hal ini biasanya disadari oleh pasangan atau orang terdekat.
 
Orang dengan demensia biasanya kesulitan mengingat informasi, seperti tanggal dan peristiwa, atau informasi baru. Mereka akan mengandalkan teman, orang terdekat, atau bantuan alat untuk melacak hal-hal tersebut.
 
Seseorang dengan demensia juga mungkin tidak dapat mengingat di mana mereka meninggalkan benda sehari-hari, seperti remote control, dokumen penting, uang tunai, atau kunci mereka. Kesalahan penempatan benda bisa membuat frustasi dan bisa membuat mereka menuduh orang lain mencuri.
 
Semakin bertambah usia, orang memang akan lebih sering lupa. Namun, mereka akan mengingatnya kembali, bila memang lupa tersebut hanya terkait usia dan bukan karena demensia.
 
2. Kesulitan merencanakan sesuatu
Orang dengan demensia akan kesulitan untuk membuat rencana atau mengikuti rencana atau petunjuk. Misal merasa sulit untuk mengikuti resep masakan atau mengikuti petunjuk arah ketika mengemudi.
 
 
3. Kesulitan melakukan pekerjaan, walau itu familier
Demensiaakan membuat seseorang merasa sulit menyelesaikan pekerjaan yang biasa mereka lakukan. Mengubah pengaturan televisi, membuat secangkir teh, berangkat ke tempat yang sudah dikenal, merupakan contoh-contoh pekerjaan rutin yang mungkin tidak akan mudah lagi dilakukan.
 
 
4. Bingung atau disorientasi
Sulit menilai berlalunya waktu merupakan salah satu tanda seseorang mengalami demensia. Lupa berada di mana dan kapan. Juga sulit membedakan suatu peristiwa adalah masa lalu, masa kini, atau masa depan.
 
5. Sulit berkomunikasi
Seseorang dengan demensia mungkin merasa sulit untuk terlibat dalam percakapan. Lupa apa yang dikatakan atau apa yang orang lain katakan.
 
Merasa sulit untuk memasuki percakapan karena mulai kesulitan untuk menemukan kata-kata. Pengejaan dan tata bahasa menjadi semakin buruk.
 
6. Kesulitan untuk menalar atau memecahkan masalah
Mungkin akan sulit bagi orang dengan demensia untuk memahami apa yang adil dan masuk akal. Itulah sebabnya mereka kadang membayar lebih banyak untuk barang-barang yang mereka beli.
 
Selain sulit menalar, memecahkan masalah juga akan terasa lebih menantang bagi orang dengan demensia. Walaupun persoalan yang harus dipecahkan sesederhana menambahkan angka ke dalam tagihan atau menghitung total biaya belanja.
 
7. Perubahan kepribadian
Biasanya orang demensia mengalami perubahan kepribadian dan mood. Misal mereka jadi lebih mudah tersinggung, lebih mudah tertekan, serta sering merasa takut atau cemas.
 
Mereka juga bisa lebih bebas dan bertindak tidak tepat atau tidak sesuai aturan.
 
Bila Anda atau keluarga mengalami tanda-tanda di atas, sebaiknya segera konsultasi dengan dokter.Demensia mungkin tidak dapat diobati, namun dokter dapat membantu memperlambat perkembangan penyakit dan meringankan gejala, sehingga kualitas hidup akan meningkat.
Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Senin, 20 Januari 20 - 11:25 WIB
Dalam Kategori : DEMENSIA
Dibaca sebanyak : 102 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback