Ni
Blog Universitas Komputer Indonesia

Mau Manfaat Neutransmitter GABA? Konsumsi Makanan-makanan Ini

Mau Manfaat Neutransmitter GABA? Konsumsi Makanan-makanan Ini
Neutransmitter GABA berfungsi baik dalam menyampaikan pesan antar sel saraf dalam tubuh. Kondisi ini membuat sel saraf tidak akan bekerja terlalu keras sehingga tubuh dan pikiran Anda akan terasa lebih rileks. Beragam manfaat kesehatan lain pun akan terdukung dengan hadirnya komposisi GABA (asam gamma-aminobutirat) yang pas dalam tubuh, mulai dari menurunkan tekanan darah, menghilangkan pusing, sampai menjadi pencegah mabuk perjalanan.
 
Untuk bisa memperoleh komposisi GABA guna manfaat-manfaat kesehatan, seseorang cenderung meminum suplemen yang memiliki kandungan GABA yang tinggi. Namun selain asupan suplemen, Anda juga bisa memperoleh GABA dan mendapatkan manfaatnya dengan mengonsumsi berbagai jenis makanan alami.
 
Berikut ini adalah beberapa jenis makanan yang diklaim memiliki kandungan GABA yang tinggi. Nyatanya lewat makanan sehari-hari di bawah ini, Anda bisa mendapatkan manfaat neutransmitter GABA yang tidak kalah dibandingkan asupan suplemen khusus.
 
Beras Merah
Beras merah tidak hanya rendah glukosa yang bisa menurunkan risiko diabetes. Jenis beras yang satu ini disebut dalam Preventive Nutrition and Food Scienceedisi Maret 2003 sebagai salah satu makanan alami yang memiliki kandungan GABA tertinggi. Dalam tiap 100 gram beras merah kering, setidaknya Anda bisa memperoleh 1,96—7,17 miligram GABA.
 
Tomat
Tomat tidak hanya jago membuat rasa masakan menjadi gurih dan sedap. Buah merah yang satu ini nyatanya memiliki kandungan berbagai zat penting, tidak terkecuali GABA. Kandungan GABA pada tomat tinggi karena buah ini memang kaya beragam jenis asam amino yang merupakan pembentuk neutransmiiter GABA.
 
Tempe dan Tahu
Walaupun harganya terjangkau, manfaat tempe dan tahu sangat besar dalam menyediakan protein bagi tubuh. Di samping itu, tergolong sebagai makanan fermentasi, tempe dan tahu memiliki kandungan asam amino tinggi. Salah satu jenisnya adalah GABA yang merupakan salah satu asam amino yang mampu membuat tubuh Anda lebih rileks.
 
Terong
Terong juga mengandung neutransmitter GABA yang sangat bermanfaat bagi tubuh, khususnya terong ungu. Kandungan GABA pada terong umum didapati karena jenis sayuran ini termasuk umbi-umbian yang memang memiliki kandungan asam amino tinggi, tidak terkecuali dengan asam gamma-aminobutirat.
 
Udang
Makanan laut yang satu ini juga memiliki kandungan GABA yang tinggi. Jika Anda sedang merasa stres, cobalah ganti protein Anda dari daging merah atau ayam ke udang-udangan. Dijamin Anda akan merasa lebih rileks karena adanya kandungan GABA yang cukup tinggi di dalamnya.
 
Bayam
Bayam bisa menjadi pilihan makanan alami lain untuk bisa meningkatkan neutransmitter GABA pada tubuh. Pasalnnya, jenis sayuran ini kaya akan magnesium yang merupakan salah satu komponen pendukung GABA. Dari beragam jenis bayam, bayam merah menjadi jenis yang paling tinggi mengandung GABA.
 
Brokoli
Sayuran hijau umumnya memiliki kandungan GABA yang cukup tinggi. Salah satu yang tertinggi adalah brokoli. Jenis sayuran hijau ini memiliki kandungan asam amino yang melimpah sehingga mampu memproduksi neutramitter GABA yang bisa memenuhi kebutuhan Anda.
 
Kacang-kacangan
Jangan pernah meremehkan segala bentuk kacang-kacangan. Pasalnya, jenis makanan ini memiliki kandungan nutrisi tinggi yang bisa bermanfaat besar bagi tubuh. Tidak terkecuali kandungan GABA bisa Anda dapatkan dari beragam jenis kacang-kacangan, mulai dari kacang merah, kacang kedela, kacang hijau, juga kacang tanah.
 
 
Tidak sulit bukan mendapatkan neutransmitter GABA dari beragam makanan yang sehari-hari Anda santap? Dengan mendapatkan GABA dari makanan alami, Anda juga bisa menghindari efek samping yang umumnya timbul akibat pengonsumsian suplemen kimia terlalu sering.
Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Jumat, 28 Agustus 20 - 11:53 WIB
Dalam Kategori : NEUTRANSMITTER GABA
Dibaca sebanyak : 56 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback