Ni
Blog Universitas Komputer Indonesia

Mari Mengenal Pengatur Segala Aktivitas, Sistem Saraf Manusia

Mari Mengenal Pengatur Segala Aktivitas, Sistem Saraf Manusia
Tahukah Anda berbagai proses kompleks terjadi di dalam tubuh, baik saat Anda sedang beraktivitas maupun sedang beristirahat. Hal tersebut dapat terjadi karena adanya sistem saraf pada manusia.
Dari bentuknya yang seperti tabung, mungkin sudah terbayang bahwa sistem saraf manusia berfungsi sebagai saluran. Adapun yang disalurkan melalui sistem saraf adalah sinyal, dari otak ke tubuh atau sebaliknya. Letak sistem saraf memang ada hampir di seluruh tubuh, mulanya dari otak dan sumsum tulang belakang.
Sistem saraf manusia ini berperan dalam hampir semua aktivitas tubuh. Bahkan aktivitas yang tidak kita sadar sekalipun, seperti detak jantung, bernapas, atau proses mengingat sesuatu.
Sinyal akan dikirimkan antara tiap bagian tubuh, dan sistem saraf bertugas mengkoordinasikan proses tersebut. Setiap organ bertanggung jawab untuk mengendalikan tubuh dan berkomunikasi di antara bagiannya, secara bersama-sama. Itulah sebabnya kita tidak selalu menyadari saat saraf menugaskan jantung untuk berdetak atau menugaskan paru-paru untuk bernapas.
Mari kenali bagian dan cara kerja sistem saraf manusia
Sistem saraf manusia terbagi menjadi dua, yaitu sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi. Keduanya terdiri dari bagian-bagian yang berbeda dengan fungsi yang berbeda pula.
Bagian atau organ yang termasuk ke dalam sistem saraf pusat adalah otak dan sumsum tulang belakang. Otak sebagai pengendali utama dari semua fungsi tubuh, termasuk gerak, pikiran, kesadaran, serta memori.
Sementara sumsum tulang belakang berfungsi membawa semua informasi dari otak ke berbagai bagian tubuh atau sebaliknya. Sumsum tulang belakang ini langsung terhubung dengan otak melalui batang otak, kemudian mengalir di sepanjang ruas tulang belakang.
Jadi, secara umum dapat dikatakan bahwa sistem saraf pusat berfungsi menerima informasi dari semua bagian tubuh serta mengolah informasi tersebut, untuk kemudian menghasilkan respon tubuh.
Sedangkan sistem saraf tepi berfungsi untuk menghubungkan respon dari sistem saraf pusat ke organ tubuh atau bagian tubuh lainnya. Sistem saraf tepi ini menyebar dari sistem saraf pusar ke bagian terluar tubuh, sebagai jalur pengiriman dan penerimaan rangsang dari dan ke otak.
Seperti sistem saraf pusat, sistem saraf tepi pun terdiri dari dua bagian, yaitu sistem saraf somatik dan sistem saraf otonom.
Kadang sistem saraf somatik disebut juga sebagai sistem saraf perifer, sebab fungsinya membawa informasi sensorik atau sensasi dari organ perifer, seperti kulit. Informasi tersebut nantinya dibawa ke sistem saraf pusat. Pada sistem saraf somatik juga terdapat serabut saraf motor yang membawa pesan dari otak agar tubuh bergerak, hal ini dibantu oleh sistem rangka.
Sebagai contoh, saat Anda menyentuh benda panas. Sistem saraf somatik akan membawa informasi sensasi panas ke otak. Kemudian otak memerintahkan bagian tubuh Anda, tangan misalnya, untuk menghindari benda panas tersebut. Dan menakjubkannya, seluruh proses tersebut terjadi hanya dalam hitungan detik.
Bagian dari sistem saraf tepi berikutnya adalah sistem saraf otonom. Sistem saraf ini masih terbagi dua lagi, yakni sistem saraf simpatik dan sistem saraf parasimpatik. Secara sederhana sistem saraf simpatik berfungsi untuk mengatur respon perlawanan dari dalam tubuh saat ada bahaya mengancam Anda.
Misalnya detak jantung Anda meningkat atau napas Anda menjadi lebih cepat saat Anda merasa takut. Kondisi ini membuat tubuh Anda awas dan akan merespon dengan cepat saat bahaya datang.
Sebaliknya dari sistem saraf simpatik, sistem saraf parasimpatik akan berusaha menjaga fungsi normal tubuh ketika ancaman sudah tidak ada. Seperti mengembalikan detak jantung pada kecepatan normal dan memperlambat laju pernapasan. Sehingga tubuh menjadi rileks kembali.
Layaknya bagian tubuh yang lain, sistem saraf manusia juga dapat mengalami kondisi tertentu yang mengganggu kinerjanya. Bila hal tersebut terjadi, segeralah berkonsultasi dengan dokter.
Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Senin, 03 Februari 20 - 16:59 WIB
Dibaca sebanyak : 236 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback