Ni
Blog Universitas Komputer Indonesia

Manfaat Kesehatan dari Konsumsi Beras Merah Organik

Manfaat Kesehatan dari Konsumsi Beras Merah Organik

Bagi masyarakat Indonesia, makan tanpa nasi mungkin terasa kurang memuaskan. Terkadang, sebagai pengganti nasi putih, banyak orang memilih beras merah organik untuk mengonsumsi nasi dengan cara yang lebih sehat. 

Sebenarnya, baik beras merah maupun beras putih sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Semuanya tergantung pada kebutuhan yang Anda perlukan. 

Kandungan nutrisi beras merah organik

Beras merah organik tidak melalui proses yang sama seperti beras putih. Bisa dibilang beras merah merupakan biji-bijian dari gandum utuh. Jadi, karena tidak melalui proses yang kompleks, nutrisi yang tertinggal di dalamnya pun lebih tinggi dari beras putih. 

Berikut ini beberapa kandungan nutrisi pada beras merah yang tidak bisa Anda temukan pada beras putih:

1. Serat

Salah satu kandungan yang dipercaya sangat kaya pada beras merah adalah serat. Dalam beras merah, terdapat 1-3 gram kandungan serat yang lebih banyak dari nasi putih.

Ada banyak sekali manfaat yang bisa Anda dapatkan dengan mengonsumsi serat. Salah satu manfaat yang paling umum adalah meredakan sembelit, serta menurunkan risiko penyakit jantung dan diabetes.

Selain itu, serat bisa memberikan Anda sensasi kenyang yang lebih cepat, sehingga Anda tidak akan makan dalam jumlah yang terlalu banyak. Karena itu, serat dianggap baik dikonsumsi ketika Anda ingin menurunkan berat badan. 

2. Magnesium

Tidak hanya serat, beras merah organik juga kaya akan kandungan magnesium. Kandungan ini tidak ada pada beras putih biasa. 

Rata-rata satu porsi beras merah yang dimasak dapat menyediakan sekitar 11 persen asupan magnesium dari jumlah kebutuhan magnesium harian Anda. 

Magnesium baik untuk fungsi vital dalam tubuh Anda, seperti membantu pembekuan darah, mendukung kontraksi otot, produksi sel, serta mendukung perkembangan tulang. 

3. Karbohidrat

Sebenarnya, karbohidrat juga ada pada beras putih. Akan tetapi, bila dibandingkan dengan beras merah, karbohidrat kompleks pada beras merah jauh lebih mencukupi. 

Satu porsi beras merah mengandung 45 gram karbohidrat kompleks lebih banyak dari beras putih, dan tidak mengandung gula. Karbohidrat kompleks, dipadukan dengan serat, mampu memberikan tubuh Anda energi yang lebih besar untuk beraktivitas sehari-hari.

Selain itu, karbohidrat pada beras merah dipercaya memiliki glycemic index (GI) yang sedang. GI ini digunakan untuk mengukur kecepatan karbohidrat pada beras merah untuk menurunkan glukosa darah.

Semakin rendah skor GI-nya, maka semakin tinggi juga penjagaan kadar gula darah. Ini menjadikan karbohidrat pada beras merah lebih baik dari beras putih. 

4. Protein

Kandungan lainnya yang bisa didapatkan dari beras merah organik adalah protein. Ada lebih dari 4 gram protein pada satu porsi beras merah yang dimasak.

Pada dasarnya, protein terdiri atas dua bentuk, yaitu protein lengkap dan protein tidak lengkap. Dalam beras merah, karena terbuat dari biji gandum utuh, protein yang terkandung di dalamnya adalah protein tidak lengkap.

5. Selenium 

Beras merah juga dipercaya kaya akan kandungan selenium. Karena itu, beras merah bisa menjadi sumber selenium yang baik. 

Selenium memiliki peran penting dalam memproduksi hormon tiroid, memberikan perlindungan antioksidan, serta menjaga fungsi kekebalan tubuh. Selain itu, bila selenium dikombinasikan dengan vitamin E, kandungannya mampu melindungi sel dari kanker.

Itulah beberapa manfaat yang bisa Anda dapat dengan mengkonsumsi beras merah organik. Jika Anda menginginkan asupan nutrisi tambahan, Anda bisa mengganti beras putih Anda dengan beras merah. 

Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Selasa, 16 Februari 21 - 15:50 WIB
Dalam Kategori : BERAS MERAH ORGANIK
Dibaca sebanyak : 124 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback