Ni
Blog Universitas Komputer Indonesia

Manfaat Jambu Biji, Buah dengan Kandungan Protein Tertinggi

Manfaat Jambu Biji, Buah dengan Kandungan Protein Tertinggi
 
Guava atau jambu biji merupakan buah asli Amerika Tengah. Jambu biji termasuk salah satu buah yang kaya manfaat kesehatan. Daunnya umum digunakan untuk mengatasi diare. Daging buahnya sering diolah menjadi jus untuk mendapat manfaat penyembuhan luka.
Tak banyak yang tahu, diantara buah lainnya, jambu biji dinobatkan sebagai buah yang mengandung protein tertinggi. Ini menambah daftar manfaat lain dari buah berwarna kuning kehijauan tersebut.
Protein dan nutrisi lain pada jambu biji
100 gram daging buah jambu biji mengandung 2,6 gram protein, yang berarti sudah memenuhi 5% dari rekomendasi kebutuhan nutrisi harian. Selain itu, menurut  Departemen Pertanian Amerika Serikat, dengan berat yang sama jambu biji juga mengandung:
  • 68 kalori
  • 14,32 g karbohidrat
  • 8,92 g gula
  • 5,4 g serat makanan
  • 0,95 g lemak
  • 417 mg kalium
  • 228,3 mg vitamin C
  • 624 unit internasional vitamin A
Peran protein pada jambu biji
Hampir seluruh bagian tubuh membutuhkan protein agar tetap sehat dan berfungsi dengan normal. Lebih dari 10.000 jenis ditemukan di organ, otot, jaringan, hingga tulang, termasuk kulit dan rambut.
Protein juga berperan dalam memasok energi tubuh dan membawa oksigen ke seluruh tubuh. Mencukupi asupan protein yang direkomendasikan membuat sistem kekebalan tubuh lebih kuat yang bisa menangkal segala penyebab penyakit.
Berikut ini manfaat jambu biji sebagai buah yang mengandung protein.
  • Membantu menurunkan berat badan
Penelitian menemukan bahwa protein adalah nutrisi yang paling mengenyangkan sehingga bisa menekan nafsu makan Anda yang berlebihan. Kalori pada makanan juga mempengaruhi berat badan.
 
Jambu biji kaya akan protein dan rendah kalori yang sangat cocok dikonsumsi selama Anda menjalani diet. Selain itu, satu buah jambu biji memberikan Anda 12% dari asupan serat harian yang direkomendasikan.
 
Selain itu, asupan protein tinggi telah terbukti meningkatkan metabolisme dan meningkatkan jumlah kalori yang dibakar tubuh, yaitu sekitar 80-100 kali lebih banyak setiap hari.
 
  • Anti penuaan
Protein berperan dalam menjaga kesehatan kulit. Vitamin dan antioksidan yang dikemas dalam jambu biji membantu meningkatkan manfaat tersebut. Antioksidan melindungi kulit dari kerusakan, yang dapat memperlambat proses penuaan dan mencegah kulit keriput.
 
Mengoleskan ekstrak daun jambu biji ke kulit juga dipercaya bisa mengobati jerawat dengan membunuh bakteri penyebab jerawat dan mengurangi peradangan yang ditimbulkan.
 
Namun diperlukan lebih banyak penelitian untuk membuktikan manfaat jambu biji terhadap kesehatan kulit.
 
  • Meningkatkan kesehatan tulang
Protein hewani maupun nabati memiliki manfaat sangat besar bagi kesehatan tulang. Orang yang makan lebih banyak protein cenderung memiliki tulang yang kuat dan sehat. Mempertahankan asupan protein seiring bertambahnya usia mencegah dari risiko osteoporosis dan patah tulang. 
 
Penelitian menemukan konsumsi ekstrak jambu biji melindungi kerusakan tulang rawan pada tikus osteoartritis. Namun para peneliti belum mengkonfirmasiefek tersebut pada manusia.
 
  • Menurunkan tekanan darah tinggi
Peningkatan asupan protein dikaitkan dengan penurunan tekanan darah tinggi. Hal ini juga terlihat pada peran protein dalam jambu biji.
 
Sifat antioksidan pada ekstrak daun jambu biji juga memperlihatkan kegunaannya dalam melebarkan pembuluh darah. Namun para ilmuwan perlu melakukan penelitian lebih dalam untuk membuktikan manfaatnya pada manusia.
Catatan
Kebutuhan protein setiap orang berbeda-beda tergantung pada usia, jenis kelamin, dan tingkat aktivitasnya. Memakan buah yang mengandung protein menjadi pilihan yang aman dibandingkan protein hewani karena beberapa diantaranya memiliki lebih banyak kadar kolesterol.
Jambu biji juga termasuk salah satu makanan yang aman dikonsumsi oleh siapapun. Namun, jika Anda ingin mengkonsumsinya dalam bentuk suplemen, Anda harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
Tanyakan pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store atau Google Play Store.
Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Jumat, 05 Februari 21 - 11:25 WIB
Dibaca sebanyak : 206 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback