Ni
Blog Universitas Komputer Indonesia

Manfaat dan Tips Teknik Pijat Bayi

Manfaat dan Tips Teknik Pijat Bayi
 
Teknik pijat bayi merupakan sebuah cara yang menyenangkan bagi orang tua untuk menikmati waktu bersama bayi sekaligus membantu mempererat hubungan. Sebelum bayi memahami bahasa, orang tua sering berkomunikasi dan menenangkan bayi lewat sentuhan. Contohnya, apabila bayi menangis, orang tua akan menggendong, mengusap, dan memeluk bayi. Pijat bayi merupakan bagian dari impuls alami ini.
 
Teknik pijat bayi diperkenalkan 30 tahun lalu di bangsal neonatal untuk mununjang perkembangan bayi premature pada unit perawatan intensif. Studi pada tahun 2004 menemukan bahwa bayi yang berada di unit perawatan intensif yang mendapatkan teknik pijat bayi menghabiskan waktu lebih sedikit di rumah sakit, memiliki nilai tes perkembangan yang lebih baik, dan memiliki lebih sedikit komplikasi pasca kelahiran. Sekarang, banyak kepercayaan bahwa memijat bayi dapat meningkatkan kesdaran ibu akan kebutuhan bayi dan mendukung ikatan antara ibu dan bayi agar menjadi lebih kuat. Bukti klaim tersebut tidak bersifat konklusif, namun orang tua mengamnini memijat bayi merupakan cara mengasuh anak yang menyenangkan.
Pijat bayi dapat membantu mengatasi gangguan perut bayi dan rasa sakit yang disebabkan karena “teething”, meningkatkan perkembangan otot, menenangkan bayi saat ia rewel, dan membantu anak agar tidur lebih mudah dan lelap. Ada beberapa tips yang perlu Anda perhatikan saat ingin memberikan teknik pijat bayi, di antaranya adalah:
  • Buat memijat bayi menjadi bagian dari rutinitas Anda. Lakukan teknik pijat bayi di waktu yang sama setiap harinya sehingga anak dapat mengharapkan aktivitas tersebut dan menikmatinya. Tidak ada waktu terbaik untuk memijat bayi. Umumnya, Anda hanya perlu memilih waktu di mana Anda tidak terburu-buru atau ketika bayi lapar dan baru saja makan (memijat bayi setelah ia makan dapat membuatnya muntah).
  • Apabila menggunakan minyak, pilihlah jenis minyak yang aman apabila tertelan, tidak beraroma pewangi tambahan. Melakukan teknik pijat bayi sesungguhnya tidak mewajibkan penggunaan minyak. Akan tetapi, apabila Anda hendak menghindari gesekan antara tangan dan kulit lembut dan sensitif bayi, minyak sayur atau buah yang alami dapat menjadi alternatif minyak pijat. Beberapa pilihan minyak yang baik adalah kelapa, jagung, zaitun, biji anggur, apricot, dan alpukat. Minyak tersebut dapat diserap dengan mudah oleh kulit bayi, dan aman apabila anak memasukkan jari berlumuran minyak ke mulut. Hanya gunakan secukupnya, dan jauhi minyak bayi ataupun minyak mineral karena dapat menyumbat pori-pori.
  • Pilihlah daerah yang nyaman untuk Anda dan bayi. Tempat di mana Anda akan melakukan teknik pijat bayi, baik dalam ruangan atau di luar ruangan harus nyaman, tidak terlalu panas ataupun tidak terlalu dingin.
  • Pijat dengan lembut. Jangan terlalu banyak memberikan tekanan pada tubuh rentan bayi.
Selain memahami teknik pijat bayi, Anda juga harus memperhatikan keamanan proses pemijatan. Misalnya, pastikan minyak yang digunakan aman untuk kulit bayi. Selain itu, saat Anda memijat lengan dan kaki bayi, selalu berikan sokongan pada pergelangan kaki atau tangan dengan menggunakan satu tangan Anda. Pada saat memijat perut bayi, gunakan gerakan memutar searah jarum jam, dan bukan berlawanan jarum jam. Selain itu, apabila anak Anda menjadi rewel setelah dipijat, atau tertidur pulas, hentikan aktivitas teknik pijat bayi tersebut. Terkadang, pada saat teknik pijat bayi dilakukan pertama kali, bayi akan merasa enggan dan tidak nyaman. Hal ini tidak perlu dikhawatirkan. Pijatan bayi merupakan sebuah pengalaman baru bagi bayi dan membutuhkan sedikit usaha dan waktu lebih agar bayi merasa terbiasa dan nyaman.


Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Rabu, 11 November 20 - 09:46 WIB
Dalam Kategori : TEKNIK PIJAT BAYI
Dibaca sebanyak : 34 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback