Ni
Blog Universitas Komputer Indonesia

Makanan Sumber Leusin dan Manfaatnya

Makanan Sumber Leusin dan Manfaatnya
 
Asam amino yang termasuk ke dalam asam amino esensial antara lain adalah valin, histidin, triptofan, isoleusin, lisin, leusin, metionin, treonin, dan fenilalanin. Tubuh kita memerlukan asam amino untuk dapat bertahan hidup, termasuk asam amino esensial. Berbagai bahan pangan dapat dikonsumsi untuk memperoleh asam amino esensial. Asam amino sendiri sebenarnya adalah senyawa organik yang bergabung menjadi protein. Ketika Anda mengonsumsi makanan yang mengandung protein, protein di dalam makanan tersebut akan mengalami proses penguraian atau metabolisme. Leusin atau l-leucine adalah salah satu jenis asam amino esensial.
Sebagai asam amino esensial, leusin tidak dapat diproduksi tubuh dan harus dikonsumsi dari makanan sehat. Asam amino seperti leusin menjadi komponen penyusun protein – sehingga juga berperan dalam pembentukan dan pemeliharaan jaringan otot. Leusin juga menjadi jenis asam amino yang spesial. Bersama isoleusin dan valin, leusin masuk ke dalam kelompok asam amino rantai bercabang atau BCAA. Asam-asam amino dalam kelompok BCAA membantu merangsang sintesis protein di dalam otot. 
Secara sederhana, BCAA seperti leusin membantu meningkatkan performa atletik dan mencegah penurunan massa otot. Atas perannya tersebut, leusin dan BCAA amat populer di kalangan pencinta binaraga.Selain berperan dalam pembentukan dan pemeliharaan massa otot, leusin juga berperan dalam fungsi tubuh berikut ini:
  • Terlibat dalam regulasi kadar gula darah 
  • Berperan dalam pertumbuhan dan perbaikan jaringan tulang
  • Meningkatkan produksi HGH)
  • Berperan dalam produksi hormon pertumbuhan
  • Terlibat dalam mekanisme penyembuhan luka
Leusin terkandung dalam berbagai sumber protein, baik protein hewani maupun protein nabati. Kandungan pasti leusin dalam tiap makanan biasanya tidak tercantum. Namun, para ahli memperkirakan bahwa kadar leusin dalam total protein bervariasi antara 5 hingga 10%. Beberapa orang juga akan berusaha meningkatkan asupan leusin dari suplemen. 
Berikut ini sumber leusin serta kadarnya dalam tiap 100 gram makanan:
  • Telur, 1,40 gram 
  • Ayam, 1,48 gram 
  • Kacang kedelai, 2,87 gram 
  • Kacang almond, 1,49 gram 
  • Bubuk protein whey, 10-12 gram 
  • Bubuk protein kedelai 7,5-8,5 gram 
  • Daging sapi, 1,76 gram 
  • Ikan salmon, 1,62 gram
  • Kacang tanah 1,67 gram
  • Kacang Arab, 0.63 gram
  • Lentil, 0.65 gram
Makanan lain yang mengandung leusin termasuk susu, jagung, keju, biji chia, dan daging babi.
Klaim manfaat populer leusin adalah mempercepat pertumbuhan otot. Biasanya, suplemen leusin menyediakan 3 hingga 5 gram leusin per sajian. Namun, walau populer, riset terkait efektivitas suplemen leusin untuk mendorong pertumbuhan massa otot masih belum jelas. Misalnya, sebuah riset dalam jurnal Nutrients tidak menemukan manfaat tambahan suplemen leusin dalam latihan selama 3 bulan. Namun, perubahan sel memang terdeteksi dan berpotensi bermanfaat jika latihan dilakukan lebih lama. Riset lanjutan diperlukan karena studi lain menemukan potensi suplemen leusin untuk mempercepat pertumbuhan massa otot. 
Ada klaim menyebutkan bahwa suplemen leusin bisa dikonsumsi untuk meningkatkan kualitas kesehatan. Namun, untuk alasan ini, Anda mungkin tidak membutuhkan leusin dari suplemen.Leusin yang didapatkan dari makanan sehat jauh lebih baik dibandingkan leusin dari suplemen. Efek leusin bagi kesehatan dari sumber protein dilaporkan lebih efektif ketimbang mengonsumsinya dalam bentuk suplemen. 
Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Selasa, 20 Oktober 20 - 16:41 WIB
Dibaca sebanyak : 100 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback