Ni
Blog Universitas Komputer Indonesia

Macam-macam Bikini Waxing, Manakah yang Paling Cocok?

Macam-macam Bikini Waxing, Manakah yang Paling Cocok?
Bikini waxing membuat penampilan seseorang semakin seksi dan percaya diri saat di pantai atau kolam renang. Tidak hanya wanita, tren ini juga dilakukan oleh pria agar tampil lebih maskulin. Bikini waxing mampu mencabut bulu di sekitar daerah intim hingga ke akarnya. Biasanya bulu akan tumbuh kembali 2-9 minggu kemudian.
 
Jenis bahan yang digunakan
Waxing dengan jenis hard wax bisa menjadi pilihan yang cocok untuk mencabut rambut kasar seperti area ketiak dan organ intim. Hard wax akan mengeras saat dibiarkan di atas kulit dan ditarik tanpa menggunakan kain atau strip. Efektif atau tidaknya hard wax bergantung pada kualitas lilin yang digunakan. Lilin berkualitas tidak akan menempel pada kulit, melainkan hanya pada bulu yang akan dicabut.

Pilihan sugar wax juga bisa digunakan terutama untuk kulit berminyak dan sensitif karena mengandung bahan-bahan alami seperti gula, madu, dan lemon. Berbeda dengan hard wax, jenis ini diaplikasikan menggunakan kain atau strip saat mencabut bulu.   

Tekstur wax yang digunakan
Secara umum, terdapat dua tekstur wax yang bisa digunakan yaitu hot and cold wax. Hot wax menggunakan lilin yang sudah dipanaskan lalu dioleskan ke kulit. Hot wax juga memudahkan bulu-bulu halus tercabut. Namun, pemakaiannya susah dilakukan sendiri sehingga membutuhkan bantuan salon atau klinik kecantikan. 
 
Sementara itu, jenis cold wax bisa digunakan di rumah karena pengaplikasianya yang lebih mudah. Kekurangan cold wax yaitu tidak terlalu efektif menghilangkan bulu halus sehingga harus dilakukan berulang kali.  
 
Menurut modelnya  
Estetika menjadi hal penting dalam melakukan bikini waxing. Perawatan ini menawarkan beberapa model waxing yang disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan. 
  • Classic bikini wax
Model ini cocok digunakan bagi Anda yang baru pertama kali mencoba bikini wax. Waxing dilakukan di bulu organ intim bagian bikini line yang sekiranya terlihat saja. Anda bisa menyesuaikan dengan bikini yang sedang Anda pakai. Classic bikini wax sering disebut juga american waxing.
  • Full Brazillian
Berbeda dengan classic bikini wax yang masih menyisakan sedikit bulu, model full brazilian sama sekali tidak menyisakan bulu dari mulai pantat, anus, sampai vulva (urethra opening). Area pantat dan anus sedikit susah untuk dijangkau sehingga dibutuhkan posisi tertentu yang membuat Anda sedikit canggung dan malu jika tidak terbiasa. Beberapa salon dan klinik kecantikan menyediakan obat anti nyeri yang biasanya dikonsumsi satu jam sebelum waxing. 
  • French wax
Model ini hanya menyisakan sebuah garis lurus bulu di bagian tengah miss V dan belakang. Bulu bagian samping diangkat habis, sementara bagian depan bisa disesuaikan dengan model yang ada seperti landing strip, triangle, atau yang lainnya. French wax cocok untuk Anda yang menginginkan kulit area organ intim bersih dengan sedikit sisa. 
  • Full buttocks
Berbeda dengan model lainnya, full buttocks hanya dilakukan di area pantat secara keseluruhan. Sedangkan bulu area depan organ intim tidak dihilangkan. Model ini cocok digunakan selama Anda tidak merasa terganggu dengan tumbuhnya bulu di bagian depan.
 
Seperti yang telah disebutkan di awal, pria juga bisa melakukan bikini wax. Terutama bagi mereka atlet binaraga, perenang, atau sekadar dorongan pribadi. Banyak pria yang cenderung tidak tahan dengan waxing, sehingga perlu dilakukan persiapan yang matang seperti pemilihan salon atau klinik kecantikan yang tepat. 

Jika Anda memiliki kulit sensitif, sebaiknya lakukan riset terlebih dahulu mengenai bahan bikini waxing yang akan diaplikasikan atau bertanya kepada ahli. Selain itu, beberapa sumber juga menyebutkan bahwa bikini waxing kurang disarankan untuk ibu hamil karena kulit ibu hamil lebih mudah sensitif dan iritasi.
Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Selasa, 15 September 20 - 11:37 WIB
Dalam Kategori : PERAWATAN KULIT, WAXING
Dibaca sebanyak : 27 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback