Ni
Blog Universitas Komputer Indonesia

Kenali Penyebab dan Pencegahan pada Anak Biduran

Kenali Penyebab dan Pencegahan pada Anak Biduran
 
Sebagai orang tua, Anda tentu akan merasa khawatir jika terjadi sesuatu dengan sang buah hati. Kondisi alergi sederhana, seperti anak biduran terkadang memicu kepanikan berlebih. Perlu Anda tahu, kondisi anak biduran adalah salah satu kondisi normal yang seringkali dialami anak. Bahkan, 1 dari 5 orang di dunia pernah mengalami kondisi ini.
 
Apa yang menyebabkan anak biduran?
Biduran atau urtikaria adalah salah satu bentuk respons tubuh terhadap pemicu alergi (alergen). Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan anak biduran, seperti akibat mengonsumsi makanan atau obat tertentu, tersengat serangga, berada di suhu yang terlalu panas atau dingin, rasa gerah, hingga terkena tumbuhan tertentu. Biduran juga dapat muncul ketika anak mengalami sakit tertentu, seperti diare atau pilek.
 
Apakah biduran dapat dicegah dan bagaimana cara mencegah anak biduran?
Kondisi anak biduran pada dasarnya dapat dicegah, yaitu dengan menjauhkan anak dari pemicu alergi tersebut. Anda perlu untuk memperingati Anak tentang hal ini dan terus mengingatkannya untuk menjauhi pemicu alergi.
 
Contoh, jika allergen anak biduran yaitu hawa panas, maka oleskan tabir surya selalu pada anak tiap kali mereka pergi keluar rumah. Sementara itu, anak biduran karena alergi dingin, perlu Anda kenakan pakaian yang tebal dan tertutup ketika bepergian ke tempat sejuk.
 
Jika anak Anda mengalami biduran akibat alergi terhadap sabun atau deterjen tertentu, maka Anda perlu untuk mengganti merek sabun tersebut dengan produk yang lebih aman terhadap kulit sensitif, lebih ringan, dan lembut.
 
Pertolongan pertama untuk anak biduran
Di bawah ini, terdapat beberapa langkah yang perlu Anda lakukan jika anak biduran, yaitu:
 
  • Mengatasi rasa gatal
Rasa gatal yang ditimbulkan oleh biduran dapat diatas dengan beberapa cara, antara lain:
 
  • Mandi atau berendam dengan air dingin selama sekitar 10 menit. Hindari untuk menggosok area biduran ketika mandi, cukup dibilas, dan juga menepuk lebih lembut.
  • Kompres dingin dengan air batu yang telah dibungkus oleh handuk lebih dulu. Jika es ditempelkan secara langsung, hal tersebut dapat menambah iritasi pada area yang terinfeksi.
  • Oleskan losion calamine di sekitar area biduran lalu diamkan hingga kering
 
  • Mengonsumi antihistamin
Obat antihistamin banyak direkomendasikan sebagai pertolongan pertama untuk anak biduran. Namun, sebelum Anda memutuskan untuk mengobati anak biduran dengan obat ini, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu.
 
Dengan berkonsultasi, Anda akan mendapatkan dosis obat yang tepat dan sesuai dengan berat badan dan juga tingkat keseriusan biduran tersebut.
 
  • Ingatkan anak untuk tidak menggaruk area biduran
 
Usahakan untuk terus mengingatkan dan mencegah anak dari menggaruk area kulit yang terkena biduran. Anda perlu menjelaskan bahwa dengan menggaruk kulit yang terkena alergi tersebut, dapat memperparah infeksi.
 
Sebagai pencegahan, Anda dapat memasangkan sarung tangan yang lembut di kedua tangan anak Anda.
 
Perlukah berkonsultasi dengan dokter ketika anak biduran?
Walaupun biduran tergolong sebagai kondisi yang normal, namun jika ia disertai dengan beberapa kondisi kesehatan lain, Anda perlu untuk lebih waspada.
 
Anda perlu memeriksakan anak ke dokter jika biduran diikuti dengan sesak napas, demam, munculnya ruam pada kulit, dan juga biduran yang selalu kerap kali muncul lebih dari enam minggu.
 
 
 
 
Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Rabu, 12 Agustus 20 - 16:08 WIB
Dibaca sebanyak : 67 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback