Ni
Blog Universitas Komputer Indonesia

Kapan Waktu yang Tepat untuk Menjalani Tes Covid-19?

Kapan Waktu yang Tepat untuk Menjalani Tes Covid-19?
 
Saat ini, Indonesia sudah menerapkan tiga jenis tes Covid-19 untuk mendeteksi keberadaan virus corona di dalam tubuh. Setiap jenis tes ini memiliki prosedur, cara kerja, dan akurasi yang berbeda-beda. Akan tetapi, kapankah sebenarnya waktu yang tepat untuk menjalani tes tersebut?
Anda bebas memilih untuk menjalankan tes sesuai kondisi Anda masing-masing. Hanya saja, tes ini secara khusus ditujukan bagi Anda yang merasakan gejala, melakukan interaksi dengan penderita, atau baru saja melakukan perjalanan dari area rawan virus.
Tanda-tanda perlu menjalani tes Covid-19
Saat gejala muncul, Anda mungkin perlu segera menjalankan tes untuk mengetahui kondisi kesehatan Anda saat itu. Berikut ini beberapa gejala yang perlu diwaspadai:
  • Demam
  • Batuk-batuk
  • Kelelahan
  • Sesak napas
Gejala di atas adalah gejala utama dari Covid-19. Karena itu, gejala inilah yang selalu dijadikan tanda bagi seseorang untuk menjalankan tes.
Di beberapa area, ketersedia peralatan tes mungkin terbatas, sehingga hanya ditujukan bagi orang-orang yang tergolong ke dalam faktor risiko. Dokter akan membantu menentukan apakah Anda memerluka tes atau tidak.
Seperti yang Anda ketahui, gejala dari virus corona muncul dalam waktu 2-14 hari setelah Anda terpapar. Terkadang, pasien bisa saja tidak mengalami gejala apa pun, namun tetap menularkan virus itu ke orang lain.
Memilih jenis tes Covid-19
Di Indonesia, tes Covid-19 dilakukan melalui tiga jenis tes, yaitu swab test antigen, PCR test, dan rapid test. Anda mungkin bertanya-tanya, jenis tes apa yang paling tepat untuk Anda jalankan saat ini.
Sebenarnya, semua itu tergantung dengan kondisi Anda sendiri. Simak penjelasan berikut untuk mengenal jenis tes lebih jauh:
  • Rapid test
Pada awal mula penyebaran virus terjadi di Indonesia, rapid test menjadi salah satu jenis tes yang paling umum dilakukan. Tes ini menggunakan darah sebagai sampel untuk mendeteksi keberadaan protein antibodi khusus.
Tubuh manusia memang akan memproduksi protein ketika antibodi sedang berupaya melawan virus. Protein inilah yang bisa dilihat pada darah Anda melalui rapid test.
Akan tetapi, protein antibodi dalam darah tidak selalu menandakan bahwa virus yang sedang dilawan oleh tubuh Anda adalah virus corona. Protein ini bisa saja dihasilkan karena adanya keberadaan virus lain.
Karena itu, akurasi rapid test cenderung tidak terlalu baik. Apalagi jika Anda belum pernah terinfeksi sebelumnya. Jadi, rapid test lebih tepat bagi Anda yang sudah pernah teirnfeksi.
  • Swab test antigen
Tes ini dilakukan dengan mengambil sampel melalui swab atau pengusapan di pangkal hidung dan tenggorokan. Tes ini bekerja dengan mencari keberadaan protein di permukaan virus.
Dibandingkan dengan rapid test, swab test antigen mungkin lebih efektif. Akan tetapi, akurasinya pun belum seratus persen baik.
Hal ini disebabkan oleh prosedur swab, dimana pada pelaksanaan swab bisa saja tanpa sengaja melewati atau bahkan tidak mengenali protein virus corona.
  • Tes PCR
PCR merupakan tes Covid-19 dengan biaya tertinggi dan memerlukan waktu terlama untuk mendapatkan hasilnya. Akan tetapi, tes ini adalah tes yang paling efektif dengan akurasi terbaik.
Prosedurnya dilakukan dengan mengambil sampel dari pangkal hidung dan tenggorokan. Cara kerjanya melalui sampel RNA Covid-19 yang diperbanyak untuk membentuk pasangan DNA.
Setelah mengetahui jenis-jenis tes Covid-19 yang ada di Indonesia, Anda kini bisa memilih berdasarkan keadaan Anda masing-masing. Bila mulai merasakan gejala, mungkin Anda perlu segera menjalani tes.
Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Rabu, 06 Januari 21 - 11:42 WIB
Dibaca sebanyak : 27 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback