Ni
Blog Universitas Komputer Indonesia

Kanker Payudara, Gejala dan Faktor Risiko Penyakit Ini

Kanker Payudara, Gejala dan Faktor Risiko Penyakit Ini
Salah satu penyakit yang paling ditakuti setiap wanita adalah kanker payudara. Kanker ini terbentuk pada sel-sel di payudara. Di Amerika Serikat sendiri, kanker payudara menjadi kanker nomor 2 paling umum terjadi pada wanita, setelah kanker kulit. Kanker ini tidak menyerang wanita saja. Laki-laki juga memiliki faktor risiko terkena kanker payudara. Namun wanita lebih rentan terkena risiko penyakit ini.
 
Kanker payudara merupakan jenis kanker yang invasif, dan merupakan penyebab kematian nomor 2 setelah kanker paru-paru pada wanita. Dignosa dan perawatan dini penyakit kanker payudara telah meningkatkan angka kelangsungan hidup sejak tahun 1989. Menurut Lembaga Kanker Amerika, ada lebih dari 3.1 juta  orang yang sembuh dari penyakit ini. Kemungkinan seseorang meninggal akibat kanker payudara sebesar 2.6% atau 1 dari 38 penderita. Mengetahui gejala dan tanda-tanda kanker payudara penting agar Anda bisa mendapatkan perawatan sejak dini. Artikel ini akan membahas risiko, gejala, dan pengobatan kanker payudara dengan lebih mendalam.
Gejala dan Tanda-tanda Kanker Payudara
Gejala awal paling umum dari kanker payudara adalah munculnya benjolan atau jaringan yang menebal pada daerah sekitar payudara dan ketiak. Selain itu, tanda-tanda lain seperti rasa sakit di ketiak dan payudara yang tidak menghilang meskipun setelah menstruasi berakhir, kulit berwarna merah pada daerah payudara, ruam di sekitar puting atau pada puting, perubahan bentuk dan ukuran payudara, serta kulit yang mongering dan mengelupas pada payudara dan puting. Benjolan pada payudara bukan selalu berarti kanker. Namun, tetap kunjungi dokter dan konsultasikan kondisi Anda untuk mendapatkan diagnosa dan perawatan yang tepat sedini mungkin. 
Jenis tahapan kanker payudara dibagi antara 0-4, masing-masing tergantung pada ukuran tumor dan apakah kanker sudah menjalar dan menyerang kelenjar getah bening atau belum. 
• Tahap 0: Biasa dikenal dengan istilah karsinoma duktal in situ, adalah kondisi sel-sel hanya ada pada saluran dan belum menyerang jaringan-jaringan di sekitarnya.
• Tahap 1: Pada tahap ini, tumor memiliki ukuran diameter kurang dari 2 cm. Tumor belum menyerang kelenjar getah bening atau ada sedikit sel kanker pada kelenjar getah bening. 
• Tahap 2: Pada tahap ini, tumor memiliki diameter sebesar 2 cm dan sudah menyebar ke kelenjar sekitar. Atau berukuran 2-4 cm dan belum menyebar ke kelenjar getah bening. 
• Tahap 3: Pada tahap ini tumor berdiameter 5 cm atau lebih dan telah menyebar ke kelenjar getah bening. 
• Tahap 4: Kanker telah menyerang organ tubuh lain seperti tulang, hati, otak, dan paru-paru. 
Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Payudara
Belum diketahui penyebab pasti penyakit kanker payudara. Namun faktor risiko penyakit ini rata-rata disebabkan oleh usia dan genetik. 
• Risiko kanker payudara meningkat seiring bertambahnya usia. Pada umur 20 tahun dan 1 dekade setelahnya, kemungkinan terbentuknya kanker payudara meningkat 0.06%. Pada umur 70 tahun, kemungkinan terjangkit penyakit ini sebesar 3.84
• Faktor genetik juga umum menjadi penyebab kanker payudara. Wanita yang membawa mutasi tertentu pada gen-gen BRCA1 dan BRCA 2 memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena penyakit kanker payudara. Mutasi pada gen TP53 juga dihubungkan dengan meningkatnya risiko kanker ini. 
Meskipun kanker payudara merupakan jenis kanker invasif kronis yang mematikan, diagnose awal dan perawatan serta pengobatan sejak dini dapat meningkatkan angka kelangsungan hidup penderitanya. Segera hubungi dokter apabila Anda memiliki tanda-tanda kanker payudara agar mendapatkan diagnosa yang tepat diikuti perawatan yang dibutuhkan. 
 
Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Rabu, 01 Januari 20 - 22:38 WIB
Dalam Kategori : KANKER, PAYUDARA
Dibaca sebanyak : 286 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback