Ni
Blog Universitas Komputer Indonesia

Kalsium dan Vitamin D, Kombinasi Suplemen Tulang Paling Penting

Kalsium dan Vitamin D, Kombinasi Suplemen Tulang Paling Penting
Tulang perlu dijaga sejak Anda masih muda sebelum osteoporosis menyerang. Jika tulang sudah rusak, maka Anda akan sulit melakukan aktivitas sehari-hari. Untuk memelihara kesehatan tulang, terutama mencegah osteoporosis ataupun mengelola penyakit ini, Anda bisa mengonsumsi suplemen tulang. Suplemen kalsium dan vitamin D adalah kombinasi suplemen tulang yang penting untuk menjaga dan meningkatkan kekuatan dan kepadatan tulang. 
 
Mengapa perlu suplemen?
Suplemen berfungsi untuk melengkapi asupan nutrisi penting yang mungkin tidak cukup jika hanya dari makanan saja. Beberapa alasan yang mengharuskan seseorang perlu untuk mengonsumsi suplemen adalah:
  1. Mengalami kondisi kesehatan tertentu yang menyebabkan penyerapan nutrisi menjadi terhambat.
  2. Ingin menambah asupan nutrisi ekstra – selama masih sesuai dosis – dengan tujuan tertentu, misalnya atlet olahraga. 
  3. Berada dalam kelompok rawan kekurangan gizi, seperti ibu hamil, anak-anak, lansia, dan remaja perempuan.
Jika Anda termasuk ke dalam beberapa kondisi di atas, seperti lansia, mungkin Anda perlu mengonsumsi suplemen tulang agar kesehatan tulang tetap terjaga. Jika Anda sedang mengalami osteoporosis, mungkin Anda tidak hanya membutuhkan obat resep saja. Anda juga butuh vitamin dan mineral dari makanan untuk membantu penyerapan nutrisi untuk membangun tulang yang kuat.
 
Masalahnya, usia lansia adalah masa-masa di mana keluhan dalam mengonsumsi makanan banyak terjadi yang akhirnya memengaruhi asupan zat gizi hariannya. Misalnya, pantangan makanan tertentu, nafsu makan hilang, mengalami gangguan pencernaan, atau faktor lainnya yang memengaruhi penyerapan nutrisi. Di sinilah peran suplemen sebagai cara untuk meningkatkan asupan nutrisi penting yang Anda butuhkan.
 
Kalsium dan vitamin D, kombinasi suplemen tulang paling penting
Kalsium berperan untuk membangun tulang yang kuat, sedangkan vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium secara maksimal. Kombinasi suplemen tulang yang baik, bukan? Inilah mengapa wanita pasca menopause membutuhkan 1.200 miligram kalsium dan setidaknya, 400 – 600 IU vitamin D setiap hari untuk kesehatan tulang yang lebih baik.
Anda juga harus memperbanyak konsumsi makanan yang mengandung kalsium dan vitamin D, seperti susu dan produk olahannya, ikan, bayam, brokoli, dan lainnya. Suplemen tulang hanya berperan memastikan tubuh Anda terpenuhi asupannya. 
 
Cara memilih suplemen kalsium dan vitamin D
 
Kalsium
Anda bisa membeli suplemen kalsium tanpa resep di apotek atau toko obat terdekat. Ada dua jenis kalsium yang dapat dibeli tanpa resep, yaitu kalsium karbonat dan kalsium sitrat.
 
Kalsium karbonat harus dikonsumsi bersama makanan, agar tubuh dapat menyerapnya dengan baik. Diemer, spesialis osteoporosis di Universitas Washington yang diwawancarai oleh tim WebMD, menyatakan bahwa efek samping dari kalsium karbonat yang mungkin terjadi adalah sembelit. Namun, jika dikonsumsi dengan magnesium, maka efek samping ini bisa dicegah. 
 
Kalsium sitrat dapat dikonsumsi jika Anda sedang menjalani pengobatan tertentu  yang dapat mengganggu penyerapan kalsium karbonat, seperti Nexium, Prevacid, Prilosec, dan lainnya. Obat-obatan ini biasanya digunakan untuk mengobati refluks asam (GERD) atau tukak lambung. 
 
Kalsium sitrat umumnya dapat dikonsumsi tanpa makanan. Konsumsi suplemen tulang ini pada waktu yang berbeda dapat membantu tubuh menyerap kalsium dengan baik. Jika Anda mengonsumsi lebih dari sekitar 500 mg kalsium dalam satu waktu, maka tubuh Anda akan mengeluarkannya sebagai limbah. Artinya, tidak ada manfaatnya jika dikonsumsi secara berlebihan. 
 
Vitamin D
Ada dua jenis suplemen vitamin D, yaitu vitamin D2 (ergocalciferol) dan vitamin D3 (cholecalciferol). Keduanya sama-sama baik untuk kesehatan tulang.
 
Suplemen vitamin D dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan. Meskipun tubuh Anda membutuhkan vitamin D untuk menyerap kalsium, Anda mungkin tidak perlu mengonsumsi suplemen tulang ini bersamaan dengan kalsium. 
 
Untuk mengetahui berapa banyak vitamin D yang Anda butuhkan dari sebuah suplemen, coba kurangi jumlah total vitamin D yang diperoleh setiap hari dari jumlah total harian yang disarankan untuk usia Anda. Misalnya, seorang wanita 55 tahun mendapat 400 IU vitamin D dari suplemen kalsiumnya, maka harus mengonsumsi antara 400 – 600 IU vitamin D tambahan untuk memenuhi 800 – 1.000 IU yang direkomendasikan untuk usianya.

Jika Anda kebingungan dalam mengonsumsi suplemen tulang ini, Anda bisa berkonsultasi dengan apoteker atau dokter Anda pada saat menjalani pengobatan. Tidak menutup kemungkinan, dokter Anda akan meresepkan suplemen ini bersamaan dengan obat resep osteoporosis Anda.
Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Jumat, 06 November 20 - 09:20 WIB
Dalam Kategori : KESEHATAN TULANG, KALSIUM, VITAMIN D
Dibaca sebanyak : 37 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback