Ni
Blog Universitas Komputer Indonesia

Inilah Risiko Akibat Dehidrasi Berat

Inilah Risiko Akibat Dehidrasi Berat
Apabila tubuh jika kehilangan cairan dalam jumlah yang banyak ketimbang carian yang masuk dinamakan dengan kondisi dehidrasi. Kondisi ini dapat dikenali jika seseorang merasakan sangat haus dibarengi dengan badan yang terasa lemas, risiko yang ditimbulkan sangat berat.
 
Air memiliki peran yang sangat penting bagi tubuh, beberapa diantaranya bisa digunakan untuk memperlancar perncernaan, kemudian membuat zat sisa dan racun atau toksin. Air juga berfungsi untuk membahasi mata dan sendi, fungsi lainnya adalah menjaga kesehatan kulit tubuh.
 
Gejala Dehidrasi
 
Kondisi biasa maupun berat dapat dialami oleh siapa saja, namun hanya akan menyerang bagi orang-orang yang mengonsumsi air lebih sedikit ketimbang yang dibutuhkan oleh tubuh. Meskipun diketahui bahwa kebutuhan cairan setiap orang ini berbeda karena bergantung pada beberapa faktor.
Selain itu, kondisi ini juga dapat disebabkan karena beberapa penyakit dan kebiasaan, seperti diare, diabetes, kebiasaan mengonsumsi alcohol, banyak mengeluarkan keringat ketika demam, karena cuaca panas bahkan hingga olahraga. Kondisi ini ditandai dengan rasa haus yang sangat amat.
Meski demikian, rasa haus yang berlebih bukan menjadi patokan seseorang masuk dalam kondisi ini. Hal itu terjadi pada para orang tua lanjut usia, kebanyakan dari mereka tidak merasa harus dalam jangka waktu yang lama meski tubuhnya sudah masuk dalam kondisi kekurangan air.
Kekurangan air juga dapat terjadi pada bayi dan anak, namun memiliki gejala yang berbeda. Gejala yang timbul bisa dicermati lewat mulut dan lidah kering, menangis tanpa air mata, lesu dan rewel hingga popok bayi tidak basah dengan urine dalam kurun waktu lebih dari tiga jam.
Risiko
Kondisi kekurangan air memiliki dampak pada tubuh, karena kebutuhan cairan yang tidak dapat terpenuhi. Dalam keadaan yang sudah berat, seseorang bahkan harus dibawa ke rumah sakit agar mendapatkan penanganan yang benar. Berikut ini beberapa risiko yang akan diterima tubuh jika kekurangan cairan.
• Kejang
Seseorang akan mengalami kejang jika kadar elektrolit yang terdapat di dalam tubuh tidak seimbang, dampaknya akan menimbulkan kontraksi otot yang berakhir dengan kejang hingga tak sadarkan diri atau hilang kesadaran.
• Cedera
Cuaca panas dapat mengakibatkan tubuh cedera, keadaan ini terjadi karena keringat yang terlalu banyak dikeluarkan setelah melakukan aktivitas berat dan tidak disertai asupan cairan yang memadai atau cukup.
• Gangguan Ginjal
Kehilangan carian dalam kondisi yang sangat berat, berulang serta berkepanjangan dapat menyebabkan munculnya beberapa kelainan, seperti batu ginjal, infeksi saluran kemih hingga gagal ginjal.
• Hipovolemik
Syok hipovolemik terjadi pada saat tekanan darah dan kadar oksigen di dalam tubuh dalam kondisi menurun, hal ini disebabkan karena volume darah yang kurang. Jika tidak ditangani dengan benar, kondisi ini sangat berbahay karena mengancam jiwa.
Satu-satunya cara terhindar dari keadaan ini adalah mencukupi kebutuhan cairan dalam tubuh, mengonsumsi air yang cukup. Lakukan hal ini sebelum, selama  dan setelah Anda melakukan aktivitas.
Perlu diingat bahwa kondisi ini dapat terjadi pada siapapun dan kapanpun meski terdapat beberapa kelompok yang terkena akibat keadaan tertentu, seperti tengah menderita penyakit.
Kehilangan cairan berat atau dehidrasi dapat dicegah jika seseorang memperhatikan betul kebutuhan cairan mereka sehari-hari. Asupan makanan bergizi disertai konsumsi air yang cukup mampu membuat Anda terhindar dari konsisi kekurangan bahkan kehilangan cairan.
Namun demikian, banyak orang yang masih tidak peduli dengan hal-hal kecil seperti mencukupi asupan cairan untuk tubuh. Gaya hidup yang kurang sehat juga dapat memicu terjadinya kondisi ini.
 
Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Rabu, 01 Januari 20 - 18:15 WIB
Dalam Kategori : DEHIDRASI, KESEHATAN
Dibaca sebanyak : 384 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback