Ni
Blog Universitas Komputer Indonesia

Ini Penyebab Henoch-Schonlein Purpura dan Komplikasinya

Ini Penyebab Henoch-Schonlein Purpura dan Komplikasinya
Saat pembuluh darah kecil mengalami peradangan, pembuluh ini mungkin akan menyebabkan kebocoran darah. Kondisi ini disebut dengan Henoch-Schonlein Purpura.
Henoch-Schonlein Purpura bisa menyerang siapa saja, namun lebih sering terjadi pada anak-anak dalam rentang usia 2 hingga 11 tahun. Gejala utamanya adalah munculnya ruam keunguan pada kulit, khususnya di kulit sekitar bokong dan kaki bagian atas.
Umumnya, kondisi ini bisa membaik dengan sendirinya setelah beberapa minggu. Namun, terkadang ada penderita yang kembali mengalami gejala setelah sembuh, tapi ada juga yang tidak memerlukan perawatan khusus. 
 
Penyebab Henoch-Schonlein Purpura dan faktor resikonya
Sebenarnya, hingga kini tidak diketahui dengan pasti apa yang menyebabkan seseorang bisa mengalami Henoch-Schonlein Purpura. Akan tetapi, para ahli percaya bahwa kondisi ini ada kaitannya dengan gangguan pada sistem kekebalan tubuh.
Respon imun yang abnormal terhadap infeksi dapat menjadi faktor utama dalam banyak kasus. Sebagian besar kasus penyakit ini terjadi beberapa hari setelah gejala infeksi saluran pernapasan bagian atas berkembang, seperti pilek.
Selain itu, ada juga beberapa kondisi lain yang diperkirakan bisa menjadi pemicu, seperti cacar air, radang tenggorokan, campak, dan hepatitis.
Pola hidup atau kebiasaan tertentu juga bisa mempengaruhi sistem kekebalan tubuh dan menyebabkan penyakit ini, seperti kebiasaan dalam mengonsumsi obat-obatan, pola makan, gigitan serangga, serta paparan cuaca dingin. 
Beberapa ahli juga memperkirakan adanya faktor genetik dalam kondisi ini. Karena, dalam beberapa kasus, penyakit Henoch-Schonlein Purpura menyerang orang dalam satu keluarga yang sama. 
Faktor-faktor yang meningkatkan resiko pengembangan penyakit ini antara lain: 
  • Faktor usia
Secara khusus, penyakit ini menyerang anak-anak dalam rentang usia 2 hingga 11 tahun. Meskipun, tidak menutup kemungkinan, orang dewasa pun bisa terserang kondisi ini. 
  • Jenis kelamin
Berdasarkan penelitian dari kasus yang sudah pernah terjadi sebelumnya, penyakit Henoch-Schonlein Purpura lebih banyak menyerang pria dibandingkan dengan wanita. 
  • Ras
Anak-anak dalam golongan ras Asia dan berkulit putih lebih rentan terkena kondisi ini dibandingkan dengan anak-anak dari golongan kulit hitam.
Komplikasi dari Henoch-Schonlein Purpura
Sebenarnya, kondisi ini bukanlah kondisi yang berbahaya dan bisa sembuh dengan sendirinya. Akan tetapi, dalam beberapa kasus yang cukup parah, Henoch-Schonlein Purpura bisa menimbulkan komplikasi tertentu.
Bagi penderita yang gejalanya semakin membaik dalam kurun waktu satu bulan, kemungkinan adanya komplikasi sangatlah kecil. Namun, jika gejala ini tak kunjung membaik hingga lebih dari satu bulan, komplikasi yang mungkin timbul berupa:
  • Kerusakan ginjal
Adanya masalah pada ginjal memang menjadi salah satu gejala dari Henoch-Schonlein Purpura. Gejala ini bisa saja terus berkembang bahkan setelah penyakit sembuh sekalipun, menyebabkan kerusakan ginjal yang bersifat jangka panjang.
Kerusakan ginjal merupakan komplikasi yang paling serius dari penyakit ini. Namun, resiko ini lebih besar pada orang dewasa dibandingkan dengan anak-anak.
Terkadang, kerusakan ginjal bisa sangat parah, membuat Anda harus menjalani dialisis atau transplantasi ginjal untuk mengobatinya. 
  • Sumbatan usus
Henoch-Schonlein Purpura juga bisa memicu komplikasi lainya berupa sumbatan pada usus. Namun, komplikasi ini cenderung jarang terjadi.
Dalam beberapa kasus, Henoch-Schonlein Purpura menyebabkan intususepsi, yaitu kondisi saat bagian usus terlipat ke dalam dengan sendirinya seperti teleskop, mencegah materi bergerak melalui usus.
Seluruh komplikasi dari Henoch-Schonlein Purpura ini dapat dihindari dengan penanganan yang tepat. Bila merasakan gejala, segera bawa anak Anda untuk berkonsultasi dengan dokter. Dokter bisa memberikan anjuran pengobatan yang paling aman untuk anak Anda.
Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Senin, 14 Desember 20 - 10:35 WIB
Dalam Kategori : HENOCH-SCHONLEIN PURPURA
Dibaca sebanyak : 89 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback