Ni
Blog Universitas Komputer Indonesia

Infeksi Postpartum

Infeksi Postpartum
 
Infeksi postpartum merupakan jenis infeksi yang terjadi pada seorang ibu setelah melahirkan anak. Walaupun jarang terjadi, infeksi postpartum bisa memicu bagian organ tubuh tertentu yang meliputi rahim, serviks, vagina, atau perineum (jalur keluarnya bayi).
 
Infeksi postpartum bisa dipengaruhi oleh adanya robekan pada perineum, luka terbuka pada rahim dimana terdapat plasenta yang menempel di bagian tersebut, atau bekas luka pascaoperasi caesar. Bagian-bagian tubuh tersebut lebih rentan terhadap infeksi postpartum. Tidak hanya itu, seorang ibu yang baru melahirkan anak dan menggunakan kateter bisa mengalami infeksi di bagian saluran kemih.
 
Faktor Risiko
 
Seorang ibu bisa memiliki risiko yang lebih tinggi terhadap infeksi postpartum jika mereka memiliki kondisi sebagai berikut:
  • Obesitas.
  • Anemia.
  • Bakterial vaginosis.
  • Kolonisasi bakteri Streptococcus grup B.
  • Adanya retensi plasenta atau sisa plasenta pada bagian rahim.
 
Jenis Bakteri
 
Selain faktor risiko, berikut adalah jenis infeksi yang bisa terjadi pada seorang ibu pacsapersalinan:
  • Infeksi saluran kemih.
  • Infeksi pada luka jahitan.
  • Mastitis.
  • Endometritis.
 
Gejala
 
Seorang ibu yang terkena infeksi postpartum dapat menunjukkan gejala sebagai berikut:
  • Demam.
  • Nyeri di bagian yang terinfeksi.
  • Infeksi saluran kemih.
  • Luka bekas jahitan terasa nyeri, bengkak, serta mengeluarkan cairan kekuningan atau nanah.
  • Payudara memerah, bengkak, keras, dan nyeri.
  • Kesulitan untuk mengeluarkan ASI.
 
 
Penyebab
 
Infeksi postpartum terjadi karena adanya bakteri di dalam tubuh. Ada berbagai jenis bakteri yang bisa menimbulkan hal tersebut terjadi, namun bergantung pada lokasi. Salah satu penyebab umum yang membuat seorang ibu mengalami infeksi postpartum adalah bakteri Streptococcus.
 
Diagnosis
 
Jika Anda seorang ibu yang baru melahirkan anak dan terkena infeksi postpartum, maka Anda perlu periksa diri ke dokter. Dokter akan membantu Anda dengan melakukan diagnosis. Awalnya, dokter akan menanyakan kondisi yang Anda rasakan. Setelah mengetahui kondisi Anda, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik. Pemeriksaan penunjang juga dapat dilakukan dokter. Berikut adalah pemeriksaan penunjang infeksi postpartum:
  • Pemeriksaan dalam
Pemeriksaan dalam perlu dilakukan dokter untuk memeriksa kondisi organ reproduksi pasien.
  • Pemeriksaan payudara
Pemeriksaan payudara perlu dilakukan dokter untuk mengetahui apakah infeksi berasal dari payudara atau tidak.
  • Pemeriksaan darah dan kultur
Pemeriksaan darah dan kultur perlu dilakukan dokter untuk mengetahui apakah ada penanda infeksi, jenis bakteri penyebab, dan antibiotik yang sensitif terhadap bakteri penyebab infeksi postpartum.
  • Pemeriksaan urine
Pemeriksaan urine perlu dilakukan dokter untuk mengetahui jika infeksi terjadi di saluran kemih atau tidak.
  • USG
USG perlu dilakukan dokter untuk memeriksa kondisi rahim, serviks, ginjal, dan kandung kemih pasien.
 
Pengobatan
 
Jika Anda ingin mengobati infeksi postpartum, Anda sebaiknya gunakan obat antibiotik. Penggunaan obat antibiotik juga berdasarkan jenis infeksi yang Anda alami.
 
Pencegahan
 
Untuk mencegah infeksi postpartum, Anda perlu menjaga kebersihan organ reproduksi dan bekas luka pascaoperasi. Cara-caranya adalah sebagai berikut:
  • Mencuci tangan sebelum dan sesudah membasuh area kelamin.
  • Membasuh bagian kelamin dari depan ke belakang.
  • Mengenakan pembalut dan ganti pembalut secara teratur.
  • Mengenakan pakaian dalam yang mampu menyerap keringat. Jika sudah terasa lembab, Anda sebaiknya ganti pakaian tersebut.
  • Meluangkan waktu untuk beristirahat.
  • Mengkonsumsi makanan dengan teratur.
 
Berkonsultasi Dengan Dokter
 
Sebelum Anda berkonsultasi dengan dokter, Anda sebaiknya siapkan beberapa hal sebagai berikut:
  • Mencatat gejala yang Anda rasakan akibat infeksi postpartum.
  • Mencatat penyakit yang Anda pernah derita.
  • Mencatat riwayat operasi yang pernah Anda lakukan.
 
Ketika Anda berkonsultasi dengan dokter, dokter dapat menanyakan kondisi Anda seperti:
  • Kapan gejala yang Anda alami akibat infeksi postpartum terjadi?
  • Apakah Anda pernah menjalani operasi?
  • Apakah Anda punya penyakit tertentu?
 
Kesimpulan
 
Infeksi postpartum merupakan jenis infeksi yang dapat menimbulkan berbagai gejala. Jika kondisi tersebut tidak segera ditangani, maka bisa memicu risiko yang besar pada tubuh. Oleh karena itu, jika ingin mengatasi masalah seperti ini, Anda sebaiknya terapkan cara-cara yang disebutkan di atas. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter.
Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Rabu, 14 Oktober 20 - 10:38 WIB
Dalam Kategori : INFEKSI POSTPARTUM
Dibaca sebanyak : 32 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback