Ni
Blog Universitas Komputer Indonesia

Hal-Hal Seputar Kepribadian Introvert Pada Anak

Hal-Hal Seputar Kepribadian Introvert Pada Anak
Kenalkah Anda dengan kepribadian anak Anda? Beberapa orang tua merasa khawatir saat anaknya tampak lebih introvert dibandingkan dengan anak lain. Padahal, tidak ada yang salah dengan kepribadian introvert pada anak.
 
Menurut penelitian, sebagian besar anak justru memiliki kepribadian yang introvert. Kepribadian ini bisa saja berubah atau semakin berkembang seiring dengan bertambahnya usia.

Anak yang introvert lebih peka dan memiliki rasa empati yang tinggi. Jangan mengira bahwa anak Anda kesepian atau asosial hanya karena mereka memiliki kepribadian yang introvert. 

Hal yang perlu diketahui soal kepribadian introvert pada anak
Anak yang introvert bukan berarti anak yang depresi atau mengalami gangguan mental. Jika anak Anda memiliki kepribadian ini, perhatikan beberapa hal berikut ini: 
  • Interaksi sosial akan menguras energi anak
Banyak orang tua memaksa anak mereka untuk bersosialisasi dengan anak lain sebagai upaya mengubah kepribadian introvert pada anak mereka. Padahal, hal ini hanya akan membuat anak merasa terbebani dan lebih mudah merasa lelah.
 
Interaksi sosial akan menguras energi anak yang introvert. Sebagai orang tua, Anda perlu memahami hal ini dan mengajarkan anak Anda mengenai sikap yang perlu ditunjukkan ketika mereka mulai merasa lelah setelah berhubungan dengan orang lain di tempat umum. 
  • Ajarkan anak untuk mengatur perasaan negatif
Anak yang introvert seringkali mengalami kesulitan untuk memulai hubungan baru dengan teman lain. Hal ini bisa membuat mereka memiliki berbagai perasaan negatif dalam menjalin pertemanan.
 
Anda perlu mengajarkan tentang cara mengelola perasaan negatif tersebut. Berikan kata-kata yang positif dan menguatkan, tapi tidak memojokkan anak Anda. Asosiasikan perasaan negatif anak dengan hal positif lainnya. Misalnya, bila anak merasa lelah setelah merayakan ulang tahunnya, Anda bisa menekankan pada mereka bahwa melalui acara tersebut, mereka justru mendapat teman baru. 
  • Menjadi pendengar yang baik
Biasanya, anak yang introvert lebih sulit bersikap terbuka dalam mengungkapkan perasaannya. Supaya Anda memahami perasaan anak, jadilah pendengar yang baik dan yakinkan anak bahwa Anda akan mendengarkan dan peduli terhadap perasaan mereka.
 
Bagi anak introvert, mengungkapkan perasaan dan pikiran adalah hal yang sangat berat. Anda harus menghargai usaha mereka saat mereka sudah berani untuk terbuka dengan Anda. Bila Anda tidak menjadi pendengar yang baik, anak akan lebih mudah mengalami stres dan depresi. 
  • Tidak masalah jika teman anak hanya sedikit
Anda tidak perlu khawatir jika lingkaran pertemanan anak Anda cenderung kecil. Jumlah teman yang banyak tidak selalu menentukan kualitas diri anak. Kuantitas bukanlah hal yang paling utama, melainkan kualitas. 
 
Bisa saja, teman anak yang jumlahnya hanya sedikit adalah teman yang benar-benar berhubungan baik dengan anak Anda. Biasanya, anak yang introvert memiliki hubungan yang lebih dalam dan erat dengan teman-teman mereka. 
  • Tak perlu malu dengan anak yang introvert
Jangan mengira bahwa kepribadian introvert pada anak adalah suatu hal yang memalukan. Tidak ada kepribadian yang buruk. Masing-masing kepribadian memiliki sisi positif dan negatif.
 
Anda perlu memahami, sebagian besar manusia yang tinggal di dunia didominasi oleh kepribadian introvert. Introvert bukan berarti anak Anda mengalami keterbelakangan khusus. Jadi, Anda tidak perlu khawatir atau merasa malu.
 
Sebagai orang tua, penting bagi Anda untuk menunjukkan sikap yang mendukung. Jangan sampai, kesalahpahaman Anda mengenai kepribadian introvert pada anak membuat anak Anda mengalami masalah dengan kesehatan mentalnya. 
Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Kamis, 19 November 20 - 09:41 WIB
Dalam Kategori : KEPRIBADIAN ANAK, TIPE KEPRIBADIAN, INTROVERT
Dibaca sebanyak : 19 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback