Ni
Blog Universitas Komputer Indonesia

Gejala dan Penyebab Penebalan Dinding Rahim yang Membahayakan Kesehatan

Gejala dan Penyebab Penebalan Dinding Rahim yang Membahayakan Kesehatan
Anatomi dan fisiologi tubuh wanita memang kompleks terlebih karena memiliki sistem reproduksi yang rumit. Dinding rahim terdalam terbentuk dari lapisan endometrium yang mengandung banyak pembuluh darah. Endometrium ini akan berubah sesuai siklus haid. Namun, ada kondisi di mana terjadinya penebalan dinding rahim yang tidak normal.
Ketika awal siklus haid, dinding rahim akan menebal akibat indung telur menghasilkan hormon estrogen untuk membantu endometrium tumbuh dan menebal. Proses ini terjadi alamiah sebagai persiapan rahim untuk menerima kehamilan. Lalu, di pertengahan siklus, sel telur akan dilepas dan menjadi proses ovulasi. Setelah itu, progesteron akan mulai diproduksi yang tujuannya untuk mempersiapkan endometrium menerima dan memberikan nutrisi pada sel telur yang dibuahi. 
Namun, jika kehamilan tidak terjadi, maka hormon estrogen dan progesteron akan menurun. Ketika progesteron menurun, terjadilah peluruhan lapisan dinding rahim atau disebut menstruasi.
Jika siklus tidak normal, maka alih-alih luruh, dinding rahim justru terus berkembang akibat kelebihan hormon estrogen. Endometrium akan terus berkembang dan lapisan tersebut akan berubah menjadi abnormal.
Gejala dan Tanda-tanda Penebalan Dinding Rahim
Penebalan dinding rahim memang bukan kanker, tetapi dalam beberapa kasus, ini dapat memicu terjadinya kanker rahim. Umumnya, ada beberapa gejala yang muncul jika mengalami penebalan dinding rahim, yaitu:
  • Siklus menstruasi biasanya lebih pendek dari 21 hari, yang dihitung dari hari pertama periode menstruasi hingga hari pertama periode bulan selanjutnya.
  • Terjadi perdarahan yang hebat selama periode menstruasi atau periode menstruasi terjadi lebih lama dibanding biasanya.
  • Terjadi perdarahan apapun setelah menopause
Penyebab Penebalan Dinding Rahim
Ada beberapa penyebab terjadinya penebalan dinding rahim yang tidak normal. Paling umum memang karena kelebihan hormon estrogen dan dikaitkan dengan kanker rahim. Selain itu, ada beberapa penyebab lain yang membuat dinding rahim menebal abnormal, yaitu:
  • Periode menstruasi tidak teratur, terlebih pada kondisi yang berkaitan dengan infertilitas atau polycystic ovary syndrome
  • Menjelang masa menopause, yang pada saat itu ovulasi tidak teratur sehingga risiko terjadinya penebalan dinding rahim lebih besar. Hal ini karena waktu itu hormon progesteron tidak lagi diproduksi oleh tubuh.
  • Pernah menjalani terapi pengganti hormon estrogen, misalnya  mengkonsumsi obat-obatan sebagai pengganti estrogen atau menjalani perawatan kanker payudara.
  • Obesitas, saat berat badan berlebihan dan hormon di dalam tubuh menjadi terganggu, termasuk produksi hormon estrogen dan progesteron yang menjadi bermasalah.
Selain itu, ada juga faktor pemicu yang membuat seseorang berisiko mengalami penebalan dinding rahim, yaitu:
  • Wanita berusia di atas 35 tahun
  • Merokok
  • Usia tua ketika menopause
  • Ras kulit putih
  • Tidak pernah mengalami masa kehamilan sebelumnya
  • Mulai menstruasi ketika usia muda
  • Keluarga memiliki riwayat kanker indung telur, rahim, atau usus besar
  • Memiliki riwayat kesehatan seperti penyakit kantung empedu, diabetes militus, polycystic ovary syndrome, atau pun penyakit tiroid.
Mengobati Penebalan Dinding Rahim
Secara umum kasus penebalan dinding rahim ini dapat diatasi dengan terapi hormon yang mengandung progestin melalui suntik, oral, ataupun intrauterine. Akan tetapi, dapat kembali kambuh jika berat badan penderita kelebihan.
Pada kasus yang serius, bentuk dan fungsi sel endometrium dapat berubah dan berpotensi menjadi kanker rahim. Sehingga pengangkatan rahim merupakan terapi terbaik dengan risiko Anda tidak lagi dapat memiliki keturunan. Jika prosedur ini dipilih, kemungkinan terjadinya kekambuhan tidak ada.
Namun, kondisi penebalan dinding rahim yang abnormal ini memang perlu segera diperikasakan ke dokter kandungan agar bisa terdeteksi lebih dini dan peluang untuk sembuh lebih besar.



Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Kamis, 20 Agustus 20 - 09:00 WIB
Dibaca sebanyak : 133 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback