Ni
Blog Universitas Komputer Indonesia

Dipengaruhi oleh Gaya Hidup, Apa Saja Faktor Risiko Hipertensi?

Dipengaruhi oleh Gaya Hidup, Apa Saja Faktor Risiko Hipertensi?
Anda tentu familiar dengan istilah mencegah lebih baik daripada mengobati. Ketika Anda ingin mencegah hipertensi, Anda perlu terlebih dahulu mengetahui faktor risiko hipertensi. Dengan begitu, upaya pencegahan akan menjadi lebih tepat sasaran.

Jika Anda mengetahui apa saja faktor risikonya, Anda bisa menebak apakah Anda rentan terkena hipertensi atau tidak. Gaya hidup Anda sejak muda akan banyak mempengaruhi faktor risiko ini.

Apa saja faktor risiko hipertensi?
Supaya Anda bisa melakukan upaya pencegahan, berikut ini macam-macam faktor risiko hipertensi:
  • Kondisi hormon
Masalah pada hormon Anda bisa menyebabkan lonjakan pada tekanan darah. Contohnya seperti penyakit tiroid, penyakit adrenal, penyakit hipofisis, dan penyakit-penyakit lainnya yang dilatarbelakangi oleh gangguan hormonal.

Fluktuasi hormonal bisa menyebabkan perubahan tekanan darah. Hipertensi menjadi salah satu komplikasi yang paling sering terjadi.

Oleh sebab itu, jika Anda menderita penyakit yang disebabkan oleh fluktuasi hormon, Anda perlu waspada. 
  • Apnea tidur
Sleep apnea atau apnea tidur adalah gangguan tidur yang ditandai dengan berhentinya pernapasan selama beberapa kali ketika tidur. Kondisi ini akan membuat napas Anda terhenti sementara waktu secara berulang saat tertidur.

Penelitian telah membuktikan bahwa orang yang menderita apnea tidur lebih rentan menderita penyakit kardiovaskular. Salah satunya termasuk hipertensi. 
  • Kebiasaan merokok
Anda tentu tahu bahwa kebiasaan merokok bukanlah kebiasaan yang sehat. Merokok menjadi salah satu faktor risiko hipertensi yang perlu diperhatikan.
 
Kebiasaan merokok termasuk sebagai faktor utama yang menyebabkan seseorang mengalami tekanan darah tinggi. Merokok bisa menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Selain itu, merokok juga bisa membuat aterosklerosis dan arteri menjadi tidak fleksibel. Inilah yang memicu perokok lebih rentan terkena hipertensi. 
  • Upaya berdiet
Terkadang, tidak semua orang bisa melakukan diet yang sehat. Diet yang dilakukan dengan cara yang salah justru bisa membuat Anda menjadi faktor risiko hipertensi.
 
Konsumsi garam dan pola makan seseorang akan sangat mempengaruhi tekanan darah. Bagi sebagian orang, pola makan rendah garam akan berdampak besar pada tekanan darah. 

Tapi, ada juga orang yang tidak terlalu terpengaruh dengan asupan garam. Itu semua berbeda-beda pada setiap orang, tergantung kondisi masing-masing. 
  • Konsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang
Bukan hanya kebiasaan merokok saja yang tidak sehat untuk tubuh Anda, tapi juga kebiasaan mengonsumsi alkohol. Orang yang terbiasa meminum alkohol berat sampai kronis sangat mungkin untuk terkena hipertensi.

Selain itu, penggunaan obat-obatan terlarang juga akan meningkatkan risiko tekanan darah tinggi. Contohnya seperti kokain, heroin, dan metamfetamin. 
  • Faktor genetik
Hipertensi juga bisa diturunkan dalam keluarga. Hal ini menjadikan faktor genetik sebagai salah satu golongan faktor risiko hipertensi yang juga perlu diperhatikan.

Jika Anda memiliki keluarga yang pernah menderita tekanan darah tinggi, maka Anda lebih mungkin untuk mengalaminya juga. Karena itu, saat salah satu anggota keluarga inti Anda terkena tekanan darah tinggi, sebaiknya Anda segera melakukan upaya pencegahan. 
  • Faktor usia
Seiring bertambahnya usia, kesehatan tubuh Anda akan semakin melemah. Karena itu, Anda pun menjadi lebih rentan terkena tekanan darah tinggi ketika usia Anda terus bertambah.

Hipertensi yang disebabkan oleh faktor usia akan disertai dengan sejumlah tanda penuaan lainnya, seperti kehilangan fleksibilitas pembuluh darah dan perubahan hormon seperti menopause.

Dengan mengetahui faktor risiko hipertensi, Anda bisa melakukan berbagai upaya pencegahan sedini mungkin. Pencegahan dini bisa menghindarkan Anda dari risiko tekanan darah tinggi yang lebih parah. 
Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Kamis, 11 Februari 21 - 13:02 WIB
Dalam Kategori : HIPERTENSI, PENYAKIT
Dibaca sebanyak : 46 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback