Ni
Blog Universitas Komputer Indonesia

Coronavirus, Kelompok Virus Berbahaya dan Mematikan

Coronavirus, Kelompok Virus Berbahaya dan Mematikan

Sejak akhir bulan Januari 2020, warga dunia dalam keadaan waspada akan penyebaran virus corona, novel coronavirus (nCoV). Pada dasarnya, coronavirus (CoV) ini merupakan satu kelompok virus yang mengakibatkan beberapa penyakit berbahaya, seperti MERS-CoV, SARS-CoV, dan nCoV. Virus ini bersifat zoonosis, yang mana dapat ditularkan secara langsung atau dengan perantara dari hewan ke manusia. Ketiganya dapat menyebabkan pneumonia atau infeksi paru-paru.

Gejala coronavirus yang perlu diwaspadai

Baik SARS, MERS, atau novel coronavirus menyerang dan menginfeksi paru-paru, sehingga menyebabkan alveolus meradang. Alveolus ini berperan sebagai tempat pertukaran udara. Apabila ia terinfeksi, maka paru-paru akan terisi dengan cairan atau pun nanah yang nantinya akan membuat penderita kesulitan bernafas. Adapun gejala-gejala dari coronavirus yang perlu diwaspadai:

  • Sakit kepala

  • Rasa nyeri di dada

  • Berkeringat

  • Menggigil dan demam

  • Mual atau bahkan hingga muntah

Pencegahan Coronavirus

Walaupun kasus penyebaran infeksi SARS dan MERS telah lama terjadi, hingga ini belum ditemukan vaksin dan pengobatan secara efektif yang mampu menyembuhkan penyakit ini. Sama halnya dengan kedua virus tersebut, vaksin untuk novel coronavirus juga belum ditemukan. Meskipun begitu, pencegahan harus tetap dilakukan agar kesehatan Anda tidak terganggu:

  • Hindari melakukan kontak langsung atau berdekatan dengan seseorang yang mengalami gejala seperti yang telah disebutkan di atas.

  • Mencuci tangan dengan benar sesuai anjuran tenaga medis menggunakan sabun dengan air mengalir selama 15-25 detik.

  • Usahakan untuk tidak menyentuh hidung, mata, dan mulut sebelum mencuci tangan dengan benar dan bersih.

Selain cara-cara yang telah dijelaskan di atas, menjaga kesehatan dengan memperbanyak makan buah dan sayur, mengonsumsi vitamin, dan berolahraga, ada baiknya pula untuk tidak bepergian sementara ke negara atau wilayah yang telah teridentifikasi virus.

Coronavirus dapat menginfeksi siapa saja, tidak bergantung pada usia atau pun jenis kelamin. Walaupun begitu, kelompok usia lanjut memiliki peluang yang lebih besar untuk terjangkit dengan virus ini. Sebagai perbandingan, angka peluang kematian MERS pada usia kelompok 80 tahun ke atas lebih dari 50% dan sekitar 21% peluang kematian pada penderita COVID-19 yang berumur di atas 80 tahun ke atas. 

Selain itu, virus ini juga memiliki kemampuan untuk menyebar di luar batas geografi, yang mana dapat menjangkit jauh dari tempat pertama virus diidentifikasi. Sebagai contoh, virus SARS menjangkit 26 negara, MERS sebanyak 27 negara, dan COVID-19 sekitar 90 negara.

 
Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Jumat, 06 Maret 20 - 17:40 WIB
Dalam Kategori : VIRUS CORONA, CORONAVIRUS, PENYAKIT
Dibaca sebanyak : 214 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback