Ni
Blog Universitas Komputer Indonesia

Beragam ‘Peran’ Lelaki: Apakah Anda Termasuk Alpha Male?

Beragam ‘Peran’ Lelaki: Apakah Anda Termasuk Alpha Male?
 
Konstruksi sosial membuat laki-laki menjadi gender yang berada di atas yang lainnya. Tentu saja pernyataan itu masih dapat diperdebatkan. Namun, permasalahannya tidak terletak pada siapa yang unggul. Lebih jauh dari itu, konstruksi sosial membuat laki-laki dituntut untuk memilih peran dalam kehidupan sosialnya. Apakah dia harus menjadi alpha male atau yang lainnya?
Yang dimaksud peran di paragraf sebelumnya adalah berdasarkan karakteristik dan/atau kepribadian. Dua faktor tersebut pada akhirnya akan membentuk dan memengaruhi peran laki-laki.
 
Selain alpha male, setidaknya ada lima jenis peran yang bisa diambil oleh laki-laki di dalam komunitas sosialnya. Apa saja jenis-jenis itu? Apa ciri yang menonjol dari masing-masingnya? Dan apa saja perbedaannya? Berikut penjelasannya: 
 
1. Alpha Male
Ciri utama dari alpha male adalah seorang laki-laki yang memiliki kepercayaan diri yang kuat. Pria alpha juga merupakan tipe laki-laki yang cenderung digandrungi oleh banyak perempuan. Penampilannya yang menarik selalu berhasil menarik hati perempuan.
 
Selain itu, alpha male seakan dilahirkan sebagai seorang pemimpin. Ia selalu menjadi pusat perhatian setiap orang. Sifat agresif dan keras kepala menuntun alpha male berhasil mendapatkan apa yang ia inginkan.
 
2. Beta Male
Secara garis besar, beta male memiliki karakter yang sama dengan alpha male, hanya saja mereka cenderung lebih “lunak” dari jenis yang pertama. Beta male biasanya lebih sensitif, sederhana, dan juga mudah bergaul.
 
Sayangnya, mereka tidak semenarik lelaki dengan karakteristik alpha male, sehingga banyak yang terlewat di mata komunitas sosialnya. Jika dibandingkan dengan alpha male secara keseluruhan, mereka adalah tipe yang lebih bersahabat dibandingkan dengan alpha male.
 
3.  Gamma Male
Gamma male merupakan cowok yang pemalu. Ketika kamu membandingkannya dengan alpha male atau beta male, seseorang akan melihat perbedaannya dengan sangat jelas. Gamma male akan mencoba dengan keras untuk mencapai tujuan yang dia inginkan. Namun, sayangnya dia tidak mau melakukan usaha lebih untuk mencapai tujuannya.
 
Laki-laki dengan sifat gamma male juga tipe orang yang sensitif, hal itu bisa dilihat dari bagaimana ia menaruh simpati pada lingkungan di sekitarnya. Hal itu mungkin dapat menjadi masalah dengan komunitas sosialnya.
 
Sebagai contoh, dalam urusan bisnis, misalnya. Pria dengan sifat gamma male ini tipe orang yang penurut jika sudah menyangkut dengan atasan. Dia selalu ingin menyelesaikan urusannya dengan cepat dan cenderung menghindari perselisihan.
 
4. Omega Male
Cowok omega adalah campuran karakteristik dari alpha male dan beta male. Layaknya pria dengan karekteristik alpha, pria omega akan menjadi seorang dominan saat ia menjalin sebuah hubungan. 
 
Namun, terkadang dia tidak tahu apa yang dia perjuangkan dan ketika hal-hal tidak terjadi seperti yang dia bayangkan, individu dengan sifat omega male berpikir bahwa itu adalah kesalahan orang lain. Ia menganggap bahwa dirinya adalah yang paling pintar dan pekerjaan tidak akan selesai jika tidak ada dirinya.
 
5. Delta Male
Delta Male adalah seorang cowok biasa yang memiliki mimpi dan berusaha untuk menjadi seseorang yang sukses seseuai dengan kemampuannya. Dia juga selalu mencoba untuk menemukan perempuan yang akan mengerti dirinya secara keseluruhan.
 
Delta male merupakan orang yang jujur, yang akan menyampaikan pendapatnya sekalipun di depan orang yang ia sukai. Dia tahu bahwa dirinya sangat berharga dan dia selalu memiliki rencana yang baik dan tersusun sehingga hidupnya terasa aman dan nyaman.
 
6. Sigma Male
Seorang sigma male biasanya tidak peduli terhadap aturan-aturan yang ada, tapi dia bisa menyelesaikan pekerjaan dengan baik. Dia begitu misterius dan para perempuan biasanya dibuat gila akan dirinya.
 
Cowok sigma biasanya pendiam, meski itu tidak berarti bahwa mereka adalah seorang yang pemalu. Dalam diamnya tersebut, ia memperhatikan orang-orang dan ia tahu kapan waktunya untuk berbicara ataupun bertindak. Sigma male sangat percaya diri dan kua dan seakan mengagungkan prinsip "lebih baik salah dari pada bertanya pada orang lain". 
***
Itulah beberapa “peran” laki-laki yang terdapat dalam konstruksi sosial dan budaya pada zaman ini. Baik itu alpha male atau jenis karakteristik yang lainnya sebenarnya tidak menandakan apa-apa. Setiap individu berguna dan memiliki kelebihan dan kelemahannya masing-masing. Tinggal bagaimana individu tersebut mampu memaksimalkan segala potensi yang ada di dalam dirinya.


Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Kamis, 02 Juli 20 - 12:57 WIB
Dalam Kategori : ALPHA MALE
Dibaca sebanyak : 128 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback