Ni
Blog Universitas Komputer Indonesia

Benarkah Menggunakan Celana Dalam Ketat Bikin Selulit?

Benarkah Menggunakan Celana Dalam Ketat Bikin Selulit?
Tak jarang banyak orang kurang memerhatikan ukuran celana dalam yang digunakan, asalkan jika dipakai nyaman maka celana tersebut akan selalu dipakai. Namun, perlu diketahui jika pemakaian celana dalam ketat dengan alasan lebih kencang atau untuk membentuk badan memiliki faktor risiko kesehatan yang buruk.
 
Salah satu risiko yang muncul ketika seseorang menggunakan celana dalam tidak sesuai dengan ukurannya atau terlalu ketat adalah dapat memicu munculnya selulit. Selulit merupakan masalah kulit yang kerap kali menimpa perempuan, berupa guratan-guratan putih lembut yang biasanya muncul pada lengan, paha, bokong dan perut yang berdampak menurunnya rasa percaya diri.

Celana Dalam Ketat Bikin Selulit
Secara umum selulit disebabkan adanya penumpukan lemak yang terjadi di bawah kulit yang lama kelamaan muncul ke permukaan. Tumpukan lemak ini akan membuat kulit terlihat bergelombang, hal ini dikarenakan jaringan ikat pada kulit tersebut terdorong ke atas permukaan kulit. Celana dalam yang ketat bisa menimbulkan kondisi ini atau bahkan memperparahnya.

Celana dalam yang ketat bisa membuat sirkulasi aliran darah di area sekitar paha, perut dan bokong menjadi terhambat. Kondisi inilah yang membuat selulit muncul, selain itu bahaya lain yang muncul karena saking ketatnya celana dalam adalah membuat tubuh tidak bekerja dengan maksimal ketika membuang racun lewat darah, proses pembuangan ini bisa terhambat.

Fakta mengenai pemakaian celana dalam yang ketat mampu menghambat aliran darah di bokong, kondisi ini bahkan membuat sistem limfatik, proses mengalirnya limfa atau kelenjar getah bening di tubuh menjad tersumbat. Pakaian dalam yang ketat menjadi salah satu faktor lemak dalam tubuh tidak terbakar secara maksimal.

Cara Penanganan
Para pakar sepakat untuk mengatasi cara yang paling direkomendasikan adalah dengan tidak memakai celana atau pakaian dalam yang ketat, khususnya ketika tidur di malam hari. Alasannya sangat mendasar, karena pada malam hari saat tidur terjadinya proses detoksifikasi tubuh bekerja, dengan cara menyaring sekaligus membuang berbagai racun dari dalam tubuh.

Apabila celana dalam yang ketat tetap dipakai, dikhawatirkan racun yang ada di dalam tubuh tidak benar-benar bisa dibuang, hingga memicu masalah kesehatan termasuk selulit. Risiko munculnya selulit juga akan bertambah ketika seseorang melihat adanya bekas yang muncul pada kulit usai melepas celana dalam yang dikenakan.

Inilah dampak berbahaya yang ditimbulkan ketika memakai celana dalam terlalu ketat, selulit tidak diakibatkan karena kelebihan berat badan. Meskipun semua orang bisa mengalaminya, tetapi perempuan lebih cenderung berisiko terkena ketimbang laki-laki. Segera hindari kebiasaan menggunakan celana dalam ketat, baik saat beraktivitas maupun ketika akan tidur.

Menyamarkan Selulit
Selulit bisa disamarkan atau dikurangi, namun cukup sulit untuk bisa benar-benar hilang sepenuhnya dari kulit. Beberapa faktor yang membuat orang lebih berisiko terkena kondisi ini seperti berat badan berlebih, bertambahnya usia, faktor genetik, pasca persalinan, pola makan yang buruk, dehidrasi, kurang aktif bergerak hingga perubahan hormon.

Menurunkan badan bisa menjadi solusi terbaik bagi seseorang yang sudah terlanjur mendapati selulit pada tubuhnya. Meskipun tidak hilang secara keseluruhan, namun otot kuat yang berada di bawah area selulit bisa membuat kulit tampak lebih rata dan tidak terlihat bergelombang. Pemijatan juga diklaim mampu melancarkan peredaran darah serta mengurangi penumpukan cairan.

Terdapat pula cara medis untuk menghilangkan selulit, seperti penggunaan krim retinol 0,3 persen yang dioleskan pada kulit. Krim ini mampu menyamakan selulit dalam jangka waktu pemakaian lebih dari setengah tahun. Terdapat pula beberapa metode operasi yang bisa dilakukan untuk menghilangkan selulit.
Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Senin, 09 November 20 - 10:19 WIB
Dalam Kategori : KESEHATAN VAGINA
Dibaca sebanyak : 35 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback