Ni
Blog Universitas Komputer Indonesia

6 Penyebab Sikap Rasis Muncul

6 Penyebab Sikap Rasis Muncul
Pernahkan Anda menjauhi atau tidak mau terlalu dekat dengan seseorang karena ia berasal dari suku tertentu atau Anda sendiri yang pernah mengalami dijauhi karena suku, agama, atau bahkan warna kulit Anda? Jika iya, artinya Anda pernah terjebak dalam kerasisan.
 
Sikap rasis yang pernah Anda lakukan atau Anda alami sejatinya sudah ada sejak dahulu dan hingga kini masih sulit untuk dihilangkan dari dunia. Sikap rasis sendiri merupakan perlakuan seseorang atau kelompok kepada orang atau kelompok lain dengan tujuan mendominasi. Umumnya, sikap rasis akan diberikan ke orang atau kelompok yang berbeda ras. Banyak pertikaian dan yang akhirnya berujung pada “peperangan” bermula dari sikap rasis ini.

Mungkin Anda akan bingung, sebenarnya apa yang memicu seseorang bersikap rasis kepada orang lain. Berikut ini adalah beberapa penyebab yang kerap menjadi pemantik sikap rasis tersebut muncul ke permukaan. 
  • Kepentingan Pribadi 
Tidak bisa dimungkiri, penyebab utama dari munculnya sikap rasis sedari dulu adalah kepentingan pribadi atau sekelompok orang. Seseorang akan cenderung membenarkan sikapnya apabila menyangkut hal yang menguntungkan pribadinya. Sebagai contoh, selama abad ke-17 dan ke-18, orang-orang dari Afrika diculik dan dipaksa menjadi budak karena jika merekrut pekerja kontrak, mereka harus membayar mahal namun dengan hasil yang terbatas. Sementara itu, budak mau tidak mau harus melakukan apapun yang diminta.
  • Kebijakan Diskriminatif 
 
Sampai saat ini, beberapa negara masih menerapkan kebijakan yang mengarah pada rasisme. Kebijakan ini tidak ayal membuat masyarakat secara tidak sadar mengikuti langkah rasis dan diskriminatif tersebut. Sebagai contoh, ada kebijakan di beberapa negara yang melarang kepemilikan properti di suatu daerah kepada ras tertentu. Beberapa orang menganggap itu wajar, padahal kebijakan tersebut sangat diskriminatif dan rasis. 
  • Pengalaman Masa Lalu 
Orang-orang yang di masa lalunya pernah mengalami dan mendapati perlakuan diskriminatif dan rasis cenderung menjadi lebih mudah melakukan hal yang sama kepada orang lain. Pasalnya, pengalaman masa lalu telah membuat pemikirannya menjadi lebih sempit. Rasa takut dan sakit akibat sikap rasis yang pernah diterimanya pun menurunkan rasa empati sehingga seseorang menjadi merasa benar untuk melakukan hal yang sama kepada orang lain. Jangan sampai Anda termasuk dalam orang-orang yang berlaku rasis, karena pengalaman masa lalu. 
  • Dogma Ilmu 
Pernahkah Anda merasa bahwa sikap rasis sebenarnya bermula dari adanya sejumah dogma dari ilmu agama ataupun pengetahuan yang menganakemaskan ras tertentu dan menganaktirikan ras yang lain? Nyatanya, hal ini benar-benar terjadi. Sejumlah dogma ilmu kerap menyatakan bahwa ras tertentu lebih baik dan lebih hebat secara ilmiah. Alhasil, sekelompok ras tersebut merasa sebagai pemenang dan menjadi lebih mudah memperlakukan ras lain dengan seenaknya.
  • Lingkungan Homogen 
 
Orang-orang yang tinggal di lingkungan homogen yang tanpa perbedaan cenderung akan lebih mudah melakukan sikap rasis ketika ia lepas dari lingkungannya. Lingkungan homogen akan mudah membuat seseorang merasa ciri-ciri seperti dirinyalah yang terbaik, sementara yang lain tidak. Dari lingkungan homogen pula, pandangan-pandangan rasisme akan lebih mudah diterima karena tidak adanya pembanding. 
  • Representasi Media 
Media sangat berpengaruh terhadap terbentuknya sikap rasis. Contoh simpelnya, apakah Anda pernah membaca buku atau menonton film di mana ras tertentu digambarkan sebagai sosok penjahat? Tanpa sadar, hal yang direpresentasikan media tersebut masuk ke alam bawah sadar penikmatnya sehingga Anda maupun orang lain membenarkan representasi tersebut. Alhasil, perlakuan Anda kepada ras-ras yang digambarkan kurang baik di media akan menjadi berbeda dan cenderung menjauhi atau merundungnya karena dinilai merugikan. 
 
Beberapa akar penyebab dari sikap rasis tidaklah disangka-sangka. Memperluas wawasan, kritis, dan bergaul dengan lebih banyak orang menjadi tameng yang pada akhirnya bisa menghindarkan Anda dari kemungkinan berbuat dan bersikap rasis. 
Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Selasa, 12 Januari 21 - 11:12 WIB
Dalam Kategori : KESEHATAN MENTAL, GANGGUAN MENTAL
Dibaca sebanyak : 78 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback