Ni
Blog Universitas Komputer Indonesia

6 Cara Membentuk Anak Jadi Pemberani

6 Cara Membentuk Anak Jadi Pemberani

Selayaknya orang tua pada umumnya, tidak ada dari mereka yang menginginkan anaknya menjalani kehidupan yang sulit. Kondisi ini akan muncul jika anak tidak memiliki perasaan berani dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Meski begitu orang tua tak perlu khawatir karena terdapat beberapa cara membentuk anak pemberani menjalani kehidupan.

Hal ini menjadi salah satu cara yang perlu dilatih sejak dini, fungsinya untuk mempersiapkan diri anak dalam menghadapi dunia yang mengharuskan anak bersaing. Keberanian anak perlu dilatih agar si anak mampu mengelola kemampuan emosional dalam dirinya. Anak perlu mentolerir perasaan takut dan tidak membiarkan rasa takut tersebut menahan mereka.

Cara Membentuk Anak Pemberani

Setiap anak memiliki kepribadian berbeda masing-masing, secara alami beberapa dari mereka memiliki perasaan lebih berani ketimbang yang lain. Meskipun umur dan kepribadian juga berhubungan dengan keberanian, mulai dari umur 2 tahun para orang tua sudah harus menanamkan rasa berani pada anak, beberapa cara berikut ini bisa dipakai untuk membantu.

  • Mengakui Perasaan

Jika orang tua melihat anak-anak bereaksi berlebihan pada situasi yang dinilai tidak berbahaya, biarkan saja apa yang dirasakan anak tersebut. Orang tua perlu mengakui perjuangan anak, dengan pengakuan tersebut mereka akan merasa dihargai, dimengerti hingga tak lagi takut dalam mengekspresikan apa yang dirasa.

  • Beri Informasi

Jika anak mengaku takut segera tanya apa yang menjadi penyebab mereka merasakan itu, lalu beri penjelasan sesuai dengan usia bahwa hal itu tidak perlu ditakutkan. Terkadang anak merasa takut karena mereka salah paham terhadap sesuatu yang tidak dimengerti informasinya. 

  • Akrab dengan Anak

Mencoba akrab dengan anak ketika mereka mengaku takut dengan sesuatu, ajak mereka untuk mengenali sesuatu yang baru. Jika perlu diskusikan terlebih dahulu dengan anak, mereka menginginkan apa untuk dipelajari. Diskusikan terlebih dahulu mengenai apa yang bisa dilakukan anak dalam situasi tertentu.

  • Berikan Contoh

Anak merupakan peniru yang baik, salah satu cara membuat anak menjadi berani adalah memberi contoh mengenai bagaimana respons tidak takut dan tenang ketika mereka menghadapi situasi yang sebelumnya tidak pernah dihadapinya.

  • Lakukan Perlahan

Cara ini bisa dilakukan ketika anak ingin melakukan sesuatu tetapi dia merasa gugup dan takut, cobalah untuk mengajak anak melakukan pendekatan terhadap kondisi itu. Seperti anak ingin melakukan pelatihan bela diri, terlebih dahulu ajak mereka untuk mengenal jenis olahraga bela diri yang ingin dipelajari.

  • Peringkatkan Anak

Ingatkan anak pada momen ketika ia bisa menaklukan ketakutan yang kemudian bisa menjadi kekuatan ampuh dalam membangkitkan keberaniannya. Orang tua memegang peranan yang sangat penting dalam pembentukan karakter anak. Terutama ibu, ibu bisa menjadi contoh pertama yang dilihat anak.

  • Apresiasi

Berikan apresiasi pada anak, tak harus dalam bentuk fisik seperti hadiah tetapi bisa saja dalam bentuk kalimat. Seperti kalimat semangat yang bisa meningkatkan kepercayaan diri si anak, lakukan hal ini setiap kali anak merasa takut.

  • Kritik

Cara membentuk anak pemberani selanjutnya adalah melontarkan kritik, hal ini justru bisa membangun kemampuan komunikasi anak. Namun, untuk anak yang lebih muda atau memiliki perasaan sensitif emosinya harus hati-hati, agar tak membuatnya kecil hati. 

Untuk melontarkan kritik agar tidak menyakiti hatinya bisa dengan sambil bercanda dan menunjukkan ekspresi yang ceria. Sehingga anak akan belajar menerima kesalahan dan emosinya akan menjadi lebih positif.

Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Selasa, 12 Januari 21 - 09:18 WIB
Dalam Kategori : MEMBENTUK ANAK JADI PEMBERANI
Dibaca sebanyak : 154 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback