Ni
Blog Universitas Komputer Indonesia

3 Konsukensi Hubungan Beda Agama

3 Konsukensi Hubungan Beda Agama

Meski sulit terjadi, bagi sebagian pasangan memilih menjalin hubungan berbeda agama tidak jadi masalah bagi mereka. Meski demikian, nantinya hubungan beda agama dapat menimbulkan konsekuensi yang harus ditanggung. Tak sedikit para psikolog yang menyebut menjalin hubungan dengan agama berbeda tidak menjadi masalah jika sifatnya masih awal.

Dalam artian hubungan tersebut masih dalam tahap pacaran, meskipun beda halnya jika sudah memasuki jenjang hubungan yang lebih serius. Terdapat beberapa faktor yang menjadi penyebab mengapa perbedaan agama bisa menjadi penghambat hubungan serius bagi pasangan yang menghendaki itu.

Konsekuensi Hubungan Beda Agama

Dijelaskan oleh psikolog dari Internasional Wellbeing Center Jakarta, Tiara Puspita menyebut bahwa hubungan dengan berbeda agama pada dasarnya memang lebih rumit. Para pasangan yang menjalani hubungan ini diharap mau untuk memahami konsekuensi yang akan dihadapi nantinya, biasanya seperti perbedaan nilai, budaya hingga pertentangan di keluarga.

Tujuan melakukan diskusi dan saling memahami konsekuensi hubungan yang dijalani adalah untuk mengetahui ke mana arah yang akan dituju kedua belah pihak. Diskusi yang dilakukan juga harus secara terbuka agar kedua belah pihak sama-sama lebih mengerti dan memahami apa yang dibicarakan tersebut.

Meski demikian, diskusi tersebut tak hanya dilakukan dengan pasangan melainkan juga dengan keluarga terdekat. Hal ini dilakukan agar masing-masing pihak keluarga mampu menemukan solusi terbaik tentunya berkaitan dengan kelanjutan hubungan ke jenjang yang lebih serius, yakni pernikahan.

Yang paling penting di dalamnya adalah setiap pasangan tidak boleh menghindari pembicaraan atau diskusi mengenai keyakinan dan justru lebih memilih menunda-nunda mencari solusi. Tiara Puspita juga menekankan bahwa lebih baik menelan pil pahit di awal tepatnya pada saat saling memahami konsekuensi dan tanggapan keluarga.

Ketimbang nantinya justru dapat memunculkan masalah di saat hubungan yang lebih serius terjalin, seakan-akan menjadi bom waktu yang bisa meledak kapan saja. Bagi pasangan yang tengah menjalin hubungan berbeda agama, berikut ini terdapat tiga konsekuensi yang bisa dipilih sebagai pertimbangan ke jenjang yang lebih serius.

- Salah Satu Mengalah

Konsekuensi pertama yang biasanya menjadi pilihan bagi pasangan dengan berbeda agama adalah salah satu pasangan mengalah dan memilih untuk mengikuti keyakinan pasangannya. Maka, harus dipertimbangkan secara matang mengenai pilihan ini.

- Tetap Berhubungan dan Komitmen

Pilihan ini berlaku jika masing-masing pasangan memilih untuk tetap mempertahankan keyakinan masing-masing. Untuk itu diperlukan komitmen secara penuh bagi setiap pihak yang terlihat di dalam hubungan ini.

- Akhiri Hubungan

Dengan tidak ditemukannya kesepakatan atau solusi dari masing-masing pihak, pada umumnya pasangan ini akan memilih untuk mengakhiri hubungan. Pilihan ini disebut menjadi yang terbaik demi nantinya menghindari konflik yang akan muncul.

Pasangan yang menjalani hubungan beda agama sangat mungkin mengalami konflik, terlebih jika keduanya sepakat memilih berlanjut ke jenjang yang lebih serius. Biasanya konflik akan muncul ketika pasangan tersebut sudah memiliki anak. Hal ini berkaitan dengan cara asuh yang akan dipilih oleh ayah atau ibu dari anak tersebut.

Perlakuan khusus harus diberikan kepada anak baik itu dari sang ayah ataupun dari sang ibu, terlebih dalam urusan memilih keyakinan. Orang tua anak di keluarga ini tentu sangat disarankan untuk tidak memaksakan kehendak mereka kepada anak terkait urusan tersebut. Kompromi perlu dilakukan keduanya agar hubungan keluarga tetap terjalin secara harmonis dan tidak timbul konflik.

Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Rabu, 20 Mei 20 - 10:06 WIB
Dalam Kategori : HUBUNGAN BEDA AGAMA
Dibaca sebanyak : 22 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback