Ni
Blog Universitas Komputer Indonesia

3 Jenis Luka Bakar dan Penanganannya

3 Jenis Luka Bakar dan Penanganannya
Salah satu jenis luka yang diakibatkan dari cedera rumah tangga dan paling umum terjadi adalah luka bakar. Penyebab terjadinya luka ini muncul dari berbagai macam hal yang biasanya berkaitan dengan alat-alat rumah tangga seperti, terkena piringan logam setrika, kulit menempel knalpot motor yang panas hingga tak sengaja terciprat air mendidih.
Luka ini terjadi karena sel-sel pada kulit mengalami kerusakan setelah terpapar atau terkena benda panas, listrik dan bahan kimia tertentu. Namun perlu diketahui bahwa tidak emua luka akibat benda panas ini terjadi sama persis. Luka karena tersundut setrika berbeda dengan akibat terjebak kebakaran.
Macam Luka Bakar
Luka yang disebabkan karena panas memiliki tingkat keparahan dan potensi risiko yang berbeda, pun dengan cara penanganan yang harus dilakukan terhadap luka tersebut. Berikut ini beberapa macam luka yang disebabkan karena panas dengan macam-macam tingkatan yang berbeda.
Cara menangani luka ini tergantung dari tingkat keparahan, pada umumnya disebut dengan derajat luka. Derajat luka ini dibagi menjadi tiga tingkatan, diantaranya derajat satu, derajat dua dan derajat tiga. Semakin tinggi derajatnya, maka dampak pada tubuh juga semakin parah.
  • Derajat Satu
Disebut juga luka superfisial, kerusakan di kulit hanya mengenai lapisan kulit paling luar atau epidermis. Tingkatan luka ini tergolong paling ringan dan juga mudah untuk ditangani. Terdapat beberapa tanda luka derajat satu, diantaranya kulit merah, peradangan atau bengkak ringan, nyeri yang masih bisa ditahan hingga kulit mengelupas.
Luka terbakar derajat satu ditandai dengan beberapa indikasi, seperti diantaranya kulit kemerahan, terjadinya peradangan atau pembengkakan ringan. Lalu terasa nyeri namun masih dapat di tahan dan yang terakhir adalah kulit kering mengelupas saat luka ini sembuh.
Cara penanganan luka derajat satu ini bisa menggunakan air dingin yang di tempatkan pada luka selama lima menit. Namun, hindari mengompres dengan menggunakan es batu karena dapat memparah. Selain itu, gunakan paracetamol dan ibuprofen untuk mengurangi rasa sakit.
  • Derajat Dua
Tingkat keparahan luka ini cenderung lebih serius ketimbang tingkatan pertama, area kerusakan sel tida lagi hanya pada lapisan kulit luar. Akan tetapi, kerusakan sel-sel kulit sudah mulai menembus epidermis hingga mengenai sebagian dermis atau lapisan kulit dalam.
Tanda luka terbakar derajat dua diantaranya kulit yang melepuh, memerah dan muncul rasa perih. Area pada kulit yang terbakar juga tampak basah bahkan cenderung mengkilap. Bila tidak diperhatikan dengan benar, kondisi ini dapat memicu perumbuhan jaringan parut yang mengandung nanah.
Cara penanganannya adalah dengan mengompres area kulit yang terbakar menggunakan air dingin selama 15 menit, hindari pemaiakan es batu. Kemudian konsumsi paracetamol dan ibuprofen untuk meredakan nyeri. Lalu, hindari menutup area luak dengan kapas karena akan memperarah infeksi.
  • Derajat Tiga
Luka terbakar dengan derajat ini merupakan yang terparah, hal ini dikarenakan kerusakan yang terjadi pada kulit lebih lebar dan merusak jaringan subkutan kulit. Tanda-tanda luka terbakar pada derajat ini antara lain timbul area putih dan cokelat pada kulit, lalu kulit kasar mengelupas disertai dengan penebalan kulit.
Sangat disarankan dan dianjurkan untuk tidak mengobati luka bakar derajat tiga ini sendiri karena rentan terhadap infeksi, hal inilah yang membuat Anda harus segera dilarikan ke IGD rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif dari luka tersebut.
Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Senin, 20 Januari 20 - 14:14 WIB
Dibaca sebanyak : 315 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback